KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BATAM: KISAH TELADAN DAN DISIPLIN UMAR BIN KHATAB

Pada kajian Mualaf Center Batam kali ini akan membahas mengenai Umar bin Khatab adalah sahabat nabi yang terkenal dengan sikapnya yang tegas. Sehingga karena ketegasannya itulah Rasulullah memberinya julukan Al-Faruq yang artinya membedakan antara yang benar dan salah. Pernah suatu ketika beliau mendatangi rumah Rasulullah yang saat itu para istri Rasulullah sedang berbicara dengan suara mereka yang tinggi.

Pada saat itu mereka sedang mengobrol satu sama lain antar perempuan. Namun mereka terdiam begitu Umar bin Khatab datang hingga membuat Rasulullah tersenyum. Melihat hal itu Umar pun berkata kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, kenapa engkau tersenyum? semoga Allah selalu membuat kau tersenyum”. Menanggapi hal itu Rasulullah berkata: “Aku terheran dengan para wanita-wanita ini karena sejak tadi mereka berbicara dengan suara tinggi dan tiba-tiba menjadi senyap begitu kau datang”.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER SEMARANG: TANDA-TANDA BESAR AKHIR ZAMAN

Kajian Mualaf Center Semarang kali ini akan membahas mengenai tanda-tanda akhir zaman. Asal-usul Dajjal dan Imam Mahdi sebagai tanda-tanda datangnya hari kiamat. Saat ini tanda-tanda akhir zaman sudah mulai bermunculan di mana-mana. Akhir zaman yang berarti zaman sudah mendekati hari akhir. Pada kali ini akan membahas mengenai tanda-tanda besar hari kiamat yang pasti akan terjadi, sebagaimana dalam firman Allah berikut ini:

هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلَائِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ رَبُّكَ أَوْ يَأْتِيَ بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ ۗ يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا ۗ قُلِ انْتَظِرُوا إِنَّا مُنْتَظِرُونَ

Artinya: Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)”. (QS. Al-An’am: 158)

Pada firman Allah tersebut menjelaskan mengenai tiga perkara, berikut ini:

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER PALEMBANG: PENGAKUAN PEMUDA YAHUDI TENTANG AJARAN TAUHID

Meski kita tahu adanya penyimpangan yang dilakukan oleh umat Kristen yang mencederai makna ketauhidan. Pada kajian yang diadakan oleh Mualaf Center Palembang mejelaskan bahwa jaran yang telah diajarkan secara turun temurun sebagaimana yang oleh Abraham dan Musa telah diseimpangkan dengan berbagai teori yang tidak masuk akal.

Jika melihat ajaran ketuhanan terdahulu, jelas telah mengajarkan tentang keesaan tuhan bahwa tuhan itu satu dan tidak beranak dan diperanakan. Hal itu rupanya juga telah ada dan dijelaskan dalam kitab tertua yakni Torah atau yang biasa kita sebut sebagai Taurat. Kemudian lahirlah agama kekristenan yang menyimpangkan makna tentang keesaan tuhan dengan teori-teori yang tidak berdasar yang dikarang oleh manusia biasa yaitu Paulus dari Tarsus. seorang tokoh yang mendalangi penyimpangan ajaran tauhid yang sebenarnya.

Selanjutnya Allah mengutus Rasulullah untuk mengembalikan ajaran tauhid pada porsi yang sebenarnya. Sebagian dari mereka telah masuk Islam karena menyadari ajaran Yesus yang sebenarnya, dan sebagian yang lainnya masih keras kepala dengan penuh kesombongan tetap mempertahankan dogma-dogma yang tidak bisa di logika.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER TOLIKARA: PENGAKUAN PEMUDA YAHUDI TENTANG PLAGIASI DAN REVISI TORAH OLEH AGAMA KRISTEN

Pada kali ini Mualaf Center Aya Sofya Tolikara berhasil melakukan wawancara dengan pemuda Yahudi di Indonesia. Beliau bernama Yitzhaq Ben Avraham. Seseorang yang ingin menegakan kebenaran sebagaimana kebenaran itu nyatanya telah disimpangan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Yaitu oleh agama lain dengan mengatas namakan Torah dan mengacak-ngacak isi kitab suci umat Yahudi.

Semestinya kitab suci harus dipahami dengan bahasa aslinya menurut tradisi yang diwariskan secara generasi kegenerasi, bersanad, dan juga syariat yang terkandung didalamnya. Nyatanya hal itu tidak dipahami oleh agama lain dan berusaha untuk menyelewengan hal itu. Mereka mengubah makna dengan terjemahan yang dilakukan oleh bapak-bapak gereja. Agama lain itu adalah agama Kristen yang berdiri sejak 2000 tahun yang lalu, tepatnya pada abad ketiga, empat, dan kelima.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER SUMEDANG: TANGGAPAN Dr. SURYADI TENTANG ISLAM ANTI TOLERANSI GARA-GARA KRISTOLOGI

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. An-Nahl: 125)

Jika kita merujuk pada ayat diatas maka sebenarnya Allah melalui Al-Qur’an telah mengingatkan kepada kita bahwa proses menyeruh kepada kebenaran itu tidak dapat dihindari. Tetapi disitu terdapat kunci dari setiap khawatirkan bahwa jika kita hendak berdebat atau berdiskusi maka harus dengan cara yang baik. Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Ust. Kainama pada postingan sebelumnya (Klik di sini)

Ujung dari perdebatan yang sering muncul di masyarakat mengenai terminologi Kristologi yang seringkali berujung pada benturan-benturan yang menimbulkan efek negatif. Sesungguhnya Al-Qur’an sudah mengingatkan bahwa memang tidak bisa dihindari akan terjadi proses infraksi. Pertanyaannya saat ini adalah bagaimana kita bisa menyampaikan kebenaran kalau tidak ada proses-proses yang harus kita tempuh?

Continue reading