BROTHER LIM JOOI SOON DATANG KE INDONESIA: HAL MENGGANJAL DALAM BIBLE HINGGA MEMBUATNYA MASUK ISLAM

Pada aktikel sebelumnya menceritakan tentang perjalanan Brother Lim Jooi Soon dalam pencarian agamanya. Awalnya beragama mengikuti orang tuanya yang menyembah berhala, berpindah ke agama Kristen, dan pada akhirnya menemukan kebenaran sejati dalam agama Islam.

Baginya meyakini agama lain masih menimbulkan banyak pertanyaan, namun ketika memeluk agama Islam semua keraguannya terjawab. Pada kali ini beliau akan membagikan alasannya ketika memutuskan berpindah agama dari Kristen ke Islam. Kenapa Brother Lim Jooi Soon memutuskan untuk masuk Islam? Apakah ada yang mengganjal dari agama Kristen?

Continue reading

BROTHER LIM JOOI SOON DATANG KE INDONESIA: MUALAF MALAYSIA PERCAYA BAHWA YESUS BUKAN TUHAN

Momen ini sangat spesial bagi MCN Aya Sofya karena telah kedatangan tamu kehormatan dari negeri seberang. Seorang tokoh mualaf pesohor asal Negara Malaysia. Beliau ini kerap kali mendakwahkan kisah perjalanannya ketika mendapatkan hidayah Islam yang banyak menginspirasi umat Islam di Malaysia dan berbagai negara lainnya yang mana Islam sebagai minoritas. Beliau adalah Lim Jooi Soon yang lebih akrab kami panggil Brother Lim.

Pengalamannya menjadi seorang mualaf adalah suatu pelajaran hidup yang tidak hanya dibagikan bagi warga Malaysia saja. Beliau perna mendakwahkan agama Islam sampai ke Belanda, Inggris, Thailand, dan hampir seluruh negara lainnya. Itu karena kepeduliannya yang teramat besar terhadap Islam. Beliau memperkenalkan Islam dengan tauhidnya, ingin lebih banyak orang mendapatkan hidayah untuk menyembah Allah. Hal itu juga yang membuat beliau pada akhirnya mendirikan suatu lembaga dan yayasan dakwah bernama IDT (Interactive Dakwah Tarbiyah And Association).

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER MALANG: MENJAWAB NALAR TOKOH AGAMA YANG BERDAMPAK UMMAT MENJADI ATHEIS

Beberapa waktu yang lalu sempat viral pernyataan dari salah satu tokoh ormas Islam yang menyatakan bahwa: “𝘮𝘢𝘯𝘶𝘴𝘪𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘴𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘪𝘩𝘢𝘳𝘨𝘢𝘪 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘩𝘭𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘶𝘭𝘪𝘢, 𝘣𝘶𝘥𝘢𝘺𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴, 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘨𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢”. Topik ini akan menjadi pembahasan yang menarik untuk dikupas dalam kajian keIslaman Mualaf Center Nasional Aya Sofya Kota Malang karena sontak pernyataan itu menjadi polemik yang menyebabkan perang pemikiran terhadap aktivis muda yang bisa saja dilema antara aqidah dan akhlaq.

Padahal keduanya harus berjalan berdampingan. Jangan sampai karena pemikiran yang salah dapat mendegradasi keimanan kita. Sangat miris jika kebingungan itu justru disampaikan oleh Tokoh Islam. Sehingga hal inilah ditanggapi oleh Gus Mbethik sebagai Pakar Kristologi sekaligus Budayawan.

Continue reading

MUALAF CENTER MANADO: BERDAKWAH ISLAM DENGAN METODE SUNAN KALIJAGA

Saat mendapatkan laporan bahwa telah terjadi musibah rumah roboh yang menimpa saudara kami mualaf binaan Mualaf Center Nasional Aya Sofya Kota Manado. Berada di Kampong Ambong, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. Kami dengan sigap turun aksi memberikan bantuan kepada mualaf binaan kami yang merupakan anggota aktif Rukun Aya Sofya. Beliau ini adalah bunda Lorensi Corneles.

Bantuan mualaf yang kami salurkan ini adalah salah satu program unggulan dari para pegiat MCN Aya Sofya Sulawesi Utara yang dikomandani oleh Ibunda Henny Moningka. Bantuan dari para mualaf dan disalurkan kepada para mualaf yang membutuhkan bantuan. Slogan program kerja ini adalah “dari mualaf, oleh mualaf, dan untuk mualaf”.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER GRESIK: KENAPA BACAAN SHALAT HARUS BERBAHASA ARAB?

“Apakah Tuhan umat Islam itu orang Arab?”
“Kenapa shalat harus menggunakan bahasa Arab?”

Kerap kali pertanyaan menjebak itu dijadikan senjata oleh misionaris Kristen yang akhirnya membuat aqidah umat Islam sedikit goyah karena kurang pemahaman mendalam tentang hakikat Tuhan dan Islam. Padahal jawabannya cukup bisa dinalar secara logis dan realistis. Sebagai manusia kita memang tidak tahu maksud dan kehendak Tuhan. Sebagaimana Tuhan maha mengetahui segala sesuatu yang manusia pun tidak bisa mengetahuinya.

Continue reading