KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KEDIRI: LAKUKAN AMALAN INI JIKA INGIN SUKSES DI AKHIRAT

Bagaimana cara bisnis yang baik? jawabannya adalah mengikuti petunjuk yang diajarkan Rasulullah dengan menjauhi hal larangan Allah seperti riba, korupsi, kolusi, dan lainnya, serta melakukan yang dianjurkan. Pada zaman dahulu orang-orang ingin menjadi kaya agar dapat melakukan zakat, infaq, dan sadaqah. Tapi semua itu mustahil dilakukan jika tidak ada uang. Jadi pada zaman dahulu kekayaan adalah hal yang sudah biasa.

Ada iga macam jalan yang dapat dilewati seseorang jika ingin masuk surga yakni hanya dengan memilih salah satu dari ketiga jalan tersebut. Jalan itu bisa saja melalui harta dengan menjadi orang kaya sehingga bisa banyak memberikan santunan kepada yang membutuhkan, melalui ilmu yang bermanfaat bagi orang lain, dan dengan tenaga yang didedikasikan di jalan Allah.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER GRESIK: KISAH SAHABAT RASULULLAH YANG MENJADI KAYA KARENA SEDEKAH

Abdurrahman bin Auf

Salah satu sahabat Rasulullah berikut ini adalah seseorang dari Bani Zuhrah, sebelum masuk Islam dikenal dengan nama Abd Amr. Setelah memeluk agama Islam, Rasulullah pun memintanya mengganti nama dengan Abdurrahman bin Auf yang masih dikenal hingga sekarang. Beliau termasuk dari 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga. Orang kedelapan dari golongan sahabat yang pertama kali memeluk Islam dan beliau di Islamkan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq, dua hari setelah Abu Bakar masuk Islam.

Beliau lahir pada tahun ke-10 dari tahun Gajah atau tepatnya pada 581 M. Abdurrahman lahir dari ayah yang bernama Auf bin Abdu Manaf dengan ibu yang bernama Assyifa binti Auf. Beliau adalah salah satu sahabat Rasul yang cerdas, hafal Al-Qur’an, bahkan selalu mencatat setiap wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah dengan tekun.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BANYUWANGI: SEJARAH KELAM DAN KEJAYAAN BANI ISRAIL

Tabiat Bani Israil yang selalu bengkok pada kesesatan

Sebelumnya, Bani Israil dipimpin oleh Yusya’ bin Nun a.s, yang membawa mereka ke wilayah Palestina (tanah suci) dan membagi wilayah itu kepada dua bagian sampai beliau wafat. Setelah beliau wafat, keadaan Bani Israil seperti kambing tanpa pengembala selama 356 tahun lamanya. Dengan demikian tersebarlah dikalangan mereka kemaksiatan, kemungkaran, dan hilangnya syariat Allah dengan tersebarnya dikalangan mereka Agama Watsaniah.

Agama Watsaniah adalah kepercayaan terhadap berhala dengan mempersonifikasikan Tuhan dalam bentuk patung-patung sembahan dan anggapnya sebagai perantara dengan Tuhan. Mereka percaya akan Tuhan Yang Esa, namun mereka juga meyakini adanya roh-roh penguasa yang di anggap dan diperlakukan sebagai Tuhan.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BELITUNG: BINATANG INI BISA MENYEBABKAN SESEORANG MASUK NERAKA ATAU SURGA

Pada pembahasan pada kali ini kita akan membahas tentang mendulang faedah dari dua binatang yang menyebabkan seseorang masuk neraka. Ada sebuah hadist bahwa ada seorang laki-laki masuk surga karena lalat dan ada seorang laki-laki masuk neraka karena lalat. Ada sebuah hadist bahwa ada seorang masuk surga karena kucing dan masuk neraka karena kucing. Sehingga menimbulkan pertanyaan bahwa bagaimana bisa hewan-hewan itu bisa membuat orang masuk surga dan neraka?

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BOGOR: CARA AGAR HIDUP PENUH RAHMAT ADALAH ISTIQOMAH DI JALAN ALLAH

Pengertian Istiqomah

Pengertian Istiqomah adalah teguh dalam melaksanakan suatu hal yang harus dilakukan dan meninggalkan yang harus ditingalkan secara terus-menerus. Walaupun kebanyakan orang masih beranggapan bahwa “istiqomah dalam berbuat dosa” adalah sebutan yang cocok untuk seseorang yang selalu berbuat dosa. Padahal sebenarnya istiqomah hanyalah untuk suatu kebaikan yang dilakukan oleh seseorang secara terus-menerus.

Seseorang dikatakan istiqomah apabila telah konsisten dan berkesinambungan melaksanakan amal kebaikan tertentu dan menjahui segala bentuk perbuatan yang tidak baik. Misalnya: beristiqomah sholat dhuha, beristiqomah puasa sunnah, dan beristiqomah untuk tidak berbuat maksiat, dan lainnya.

Continue reading