KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LAMPUNG: SOSOK MUSH’AB BIN UMAIR YANG DAPAT MENJADI TELADAN PEMUDA ISLAM

Sosok Mush’ab bin Umair

Saat masih muda kita memiliki banyak tenaga dan semangat, sehingga pasti lebih suka mencari pengalaman baru dan melakukan hal yang bermanfaat untuk masa depan. Tapi tak sedikit pula yang terjerumus pada kemungkaran karena terlalu lalai dengan kenikmatan dunia. Di zaman sekarang orang berbondong-bondong memperbaiki nasib di dunia yang sementara ini dengan bekerja keras siang dan malam.

Mereka lupa dengan nasibnya di akhirat karena kesibukannya itu hingga melupakan sholat dan beibadah kepada Allah. Jika zaman Rasulullah orang kaya meninggalkan kekayaannya demi akhirat lain lagi dengan zaman sekarang orang justru meninggalkan urusan akhirat demi hidup di dunia yang sementara.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER GRESIK: KISAH SAHABAT RASULULLAH YANG MENJADI KAYA KARENA SEDEKAH

Abdurrahman bin Auf

Salah satu sahabat Rasulullah berikut ini adalah seseorang dari Bani Zuhrah, sebelum masuk Islam dikenal dengan nama Abd Amr. Setelah memeluk agama Islam, Rasulullah pun memintanya mengganti nama dengan Abdurrahman bin Auf yang masih dikenal hingga sekarang. Beliau termasuk dari 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga. Orang kedelapan dari golongan sahabat yang pertama kali memeluk Islam dan beliau di Islamkan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq, dua hari setelah Abu Bakar masuk Islam.

Beliau lahir pada tahun ke-10 dari tahun Gajah atau tepatnya pada 581 M. Abdurrahman lahir dari ayah yang bernama Auf bin Abdu Manaf dengan ibu yang bernama Assyifa binti Auf. Beliau adalah salah satu sahabat Rasul yang cerdas, hafal Al-Qur’an, bahkan selalu mencatat setiap wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah dengan tekun.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MALAYSIA: CARA MENJALIN HUBUNGAN BAIK DENGAN KERABAT YANG KAFIR DALAM ISLAM

Kisah teladan tentang wajibnya berbakti kepada
orang tua yang masih kafir

Kisah pertama datang dari Al-Auza’i yang  pernah kedatangan tamu yakni seorang pemuda dari Testour yang datang ke Lebanon. Beliau perhatikanya pemuda itu karena tidak bisa mengaji. Bertanyalah Al-Auza’i kepada pemuda itu: “kau dari mana, wahai pemuda?”. Pemuda itupun menjawab: “saya dari Testour“. Kemudian Al-Auzai bertanya lagi: “bagaimana kedua orang tuamu?”.

Pemuda itupun menjawab: “keluargaku masih Majusi”. Ternyata pemuda itu telah masuk Islam sedangkan keluargannya masih majusi. Mendengar jawaban itu, Al-Auza’i meminta pemuda itu untuk pulang menemui orang tuanya: “hai pemuda, pulanglah engkau, sungguh kasihan bapakmu itu. Siapa tahu orang tuamu bisa mendapatkan hidayah melalui engkau”.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER JOMBANG: DIRIKANLAH SHOLAT DAN BERKURBANLAH

Berkurban dalam Islam

Berqurban bukan sekedar ibadah tahunan yang dilakukan oleh ummat Islam. Namun juga merupakan bukti ketaqwaan dan ketulusan cinta kepada Allah Ta’ala. Daging dan darah dari hewan qurban sama sekali tidak sampai kepada Allah tetapi dapat saling berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Sesungguhnya dari berkurban ini yang sampai kepada Allah adalah kualitas taqwa pada diri seorang Muqarib (orang yang berkurban) dalam menjalankan perintah Allah. Sebagaimana firman Allah berikut ini:

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LOMBOK: CARA RASULULLAH MENDIDIK PARA SAHABAT DALAM WAKTU YANG TIDAK LAMA

Bagaimana Rasulullah berhasil mendidik para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan seperti baja?

Kita ketahui bahwa di zaman Rasulullah dan para sahabat terkenal memiliki keimanan yang begitu kuat bahkan kenikmatan duniapun tak bisa menghargai itu semua. Para sahabat bahkan rela mati untuk membela keimanan dalam hatinya. Rasulullah berdakwah pada tahun pertama dan kedua setelah kenabian secara sembunyi-sembunyi, tahun ketiga beliau berdakwah secara terang-terang, dan tahun keempat para sahabat mengalami penyiksaan tapi mereka tetap beriman.

Dalam jangka 3 tahun saja ajaran Rasulullah itu sudah membuat keimanan mereka menjadi kuat, sedangkan kita yang sejak lahir sudah Islam hingga saat ini masih memiliki keimanan yang lemah. Keimanan kita masih lemah dan sangat rawan melakukan kelalaian dan kita juga masih terlalu memprioritaskan kenikamatan dunia.

Continue reading