Beberapa waktu yang lalu sempat viral pernyataan dari salah satu tokoh ormas Islam yang menyatakan bahwa: “𝘮𝘢𝘯𝘶𝘴𝘪𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘴𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘪𝘩𝘢𝘳𝘨𝘢𝘪 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘩𝘭𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘶𝘭𝘪𝘢, 𝘣𝘶𝘥𝘢𝘺𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴, 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘨𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢”. Topik ini akan menjadi pembahasan yang menarik untuk dikupas dalam kajian keIslaman Mualaf Center Nasional Aya Sofya Kota Malang karena sontak pernyataan itu menjadi polemik yang menyebabkan perang pemikiran terhadap aktivis muda yang bisa saja dilema antara aqidah dan akhlaq.
Padahal keduanya harus berjalan berdampingan. Jangan sampai karena pemikiran yang salah dapat mendegradasi keimanan kita. Sangat miris jika kebingungan itu justru disampaikan oleh Tokoh Islam. Sehingga hal inilah ditanggapi oleh Gus Mbethik sebagai Pakar Kristologi sekaligus Budayawan dalam podcast bersama Mualaf Center Nasional Aya Sofya Kota Malang.
Continue reading


