KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER MERAUKE: BUKAN DARI TUHAN, INILAH AGAMA BERKEMBANG DARI BUDAYA

Di dunia ini ada dua jenis agama yang dibedakan berdasarkan sumbernya berdasarkan hasil posdcast yang dilakukan oleh Mualaf Center Merauke bersama Gus Mbhethik di Channel Youtube Mualaf Center Aya Sofya.

Sebagaimana yang pertama kita mengenal agama Samawi yang bersumber dari wahyu seperti Islam disampaian oleh Nabi Muhammad, Yahudi oleh Nabi Musa, dan Nasrani (bukan Kristen) oleh Nabi Isa. Kedua, agama Ardhi agama yang tidak berdasarkan pada wahyu atau meski penuh kontroversi dan sulit disebut agama. Biasanya hanya disebut dengan sekte, ajaran, atau aliran kepercayaan.

Agama Ardhi berkembang berdasarkan budaya, daerah, pemikiran seseorang yang kemudian diterima secara global. Serta tidak memiliki kitab suci, bukan berlandaskan wahyu, dan berdasarkan ajaran dari seseorang.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER DEMAK: BELAJAR DARI KISAH UNTA

Bukti Al-Qur’an melahirkan penemu hebat

Meningkatkan keimanan kita terhadap Islam dengan mengikuti kajian yang diadakan oleh Mualaf Center Demak. Kajian itu menjelaskan bahwa seharusnya kita membaca Al-Qur’an secara pelan-pelan dan memahami setiap makna yang terkandung didalamnya. Sebagaimana sabahat Rasulullah yakni Umar bin Khatab yang luar biasa genius hingga kalau dibacakan suatu kitab maka akan langsung berada pada ingatannya tanpa ada pengulangan.

Semua isi kitab itu rasanya sudah terekam jelas dalam ingatannya. Tetapi ketika beliau membaca Al-Qur’an maka menghabiskan waktu selama 10 tahun karena setiap membacanya akan selalu diamalkan pada tiap ayatnya.

Oleh karena itu, Al-Qur’an diturun tidak sekaligus sebagaimana Taurat dan Injil, tetapi secara beransur-ansur agar manusia dapat memahani, mengamalkan, dan mempraktikan dalam kehidupannya di dunia sebagai bekal di akhirat. Ternyata penelitian kita rehadap kebenaran Al-Qur’an memiliki hubungan dengan tingkat kekhusyukan ibadah kita. Sebagaimana dalam firman Allah berikut ini:

اَفَلَا يَنْظُرُوْنَ اِلَى الْاِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْۗ

Artinya: Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan?
(Al-Gasyiyah: 17)

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER SOLO: ILMUAN MUSLIM YANG BERPENGARUH DI DUNIA

Mualaf Center Solo menyebutkan bahwa sesungguhnya Al-Qur’an adalah sebuah solusi. Walaupun penemuannya tidak harus ada tapi isyaratnya pasti ada di dalamnya. Al-Qur’an bukanlah kitab ilmiah tetapi didalamnya terdamat isyarat-isyarat ilmiah yang dapat dibuktikan dan dikaji oleh manusia. Jika Al-Qur’an disebut sebagai kitab ilmiah maka apabila ada suatu penemuan yang berdasarkan Al-Qur’an.

Meskipun mustahi tetapi jika memang kemudian ada penemuan baru menggagalkan penemuan sebelumnya maka kita bisa mengatakan Al-Qur’an yang salah. Tetapi nyatanya Al-Qur’an adalah firman Allah yang nyata segala kebenaran didalamnya, bukan kitab ilmiah yang bisa saja disalahkan. Isyaratnya ada dalam Al-Qur’an dapat diuji lewat pembuktian keilmuan dan dipelajari dengan benar akan menghasilkan suatu produk-produk yang bermanfaat.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER MALANG: INILAH PERJANJIAN RASULULLAH DENGAN BEBERAPA KELOMPOK UMAT KRISTEN PADA ZAMANNYA

Dalam kajian Mualaf Center Malang menyebutkan bahwa Rasulullah pernah mengadakan perjanjian dengan beberapa kelompok umat Kristen pada zamannya. Perjanjian yang dibuat kedua belah pihak itu menyangkut banyak hal, sebagaimana masalah keamanan, perlindungan, hingga jaminan keselamatan.

Menariknya, perjanjian Rasulullah dengan orang-orang Kristen tersebut ‘berjalan dengan baik.’ Kedua belah pihak menepatinya dan tidak ada yang melanggarnya sampai beliau wafat. Rasulullah mengadakan perjanjian dengan tiga kelompok umat Kristen, yakni:

Pertama, orang-orang Kristen Najran.

Kajian Mualaf Center Malang menjelaskan bahwa suatu ketika Rasulullah mengundang kaum Najran untuk datang ke Madinah. Umat Kristen Najran kemudian mengirim rombongan berisi 14 orang untuk berdiskusi dan berdebat dengan Nabi Muhammad. Rombongan umat Kristen Najran itu dipimpin tiga orang, yakni Al-Aqib sebagai pemimpin rombongan. As-Sayyid sebagai pengatur perjalanan, dan Abul Harits sebagai penanggung jawab urusan keagamaan.

Setiba di Madinah, para utusan itu langsung menemui Rasulullah, mereka mengucapkan salam kepada beliau, dan beliau menjawab salam mereka. Utusan kaum Najran disambut baik oleh Rasulullah dan umat Islam pada saat itu. Setelah itu Rasululah melakukan tanya jawab dengan mereka dan menyeru mereka untuk masuk Islam namun rombongan Kristen Najran menolaknya. Sehingga mereka terlibat dalam suatu perdebatan tentang persoalan teologi, definisi Muslim, status Nabi Isa AS hingga politik dan pemerintahan.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER ACEH: KISAH-KISAH ISTIMEWA ALI BIN ABI THALIB RA.

Mualaf Center Aceh akan membahas mengenai kisah sahabat Rasulullah yang tidak akan ada habisnya. Banyak sekali pelajaran yang dapat kita peroleh saat mempelajari kisah hidup mereka. Begitu pula dengan salah satu sahabat Rasulullah ini, yakni Ali bin Abi Thalib. Beliau memiliki banyak kisah unik dan penuh nilai-nilai positif yang dapat diambil. Beliau juga merupakan sahabat yang luar biasa penuh kemuliaannya sebagaimana 3 sahabat Rasulullah lainnya (Abu Bakar, Umar, dan Usman).

Terlebih lagi beliau adalah sepupu Rasulullah dari Ahlul Bait yang sangat mulia. Ali bin Abi Thalib mendapatkan predikat dari Rasulullah dari Perang Khaibar yakni sebagai orang yang mencintai Allah dan Rasulnya begitu pula Allah dan Rasul juga mencintainnya.

Continue reading