KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MAGETAN: BAGAIMANA AGAR SHOLAT KITA DITERIMA OLEH ALLAH?

Pentingnya perintah shalat dalam Al-Qur’an

Dalam mengambil keputusan tentang urusan dunia pastinya harus bermusyawarah, tapi jika dalam urusan hal ibadah tidak semestinya bermusyawarah. Artinya kita tidak perlu bermusyawarah saat hendak melaksanakan kewajiban kita. Sebagaimana Allah Ta’ala telah memerintahkan kita untuk menunaikan shalat 5 waktu, sehingga ketika sudah mendengar adzan maka harus segera menunaikan ibadah shalat. Coba perhatikan Al-Qur’an, didalamnya banyak ayat-ayat mengingatkan tentang shalat dan zakat (Infaq). Sebagaimana firman Allah berikut ini yang telah banyak diketahuo oleh umat Islam.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BANDUNG: KIAT-KIAT MEWASPADAI HADIST PASLU

Jika ketika belajar ilmu hadist dan terdapat istilah sunnah maka pengertiannya sama seperti hadist. Dalam kitab hadist akan ditemukan pendalaman sunnah menjadi 2 hal paling utama yang disebut dengan sayap hadist. Pertama adalah matan yakni isi substansi hadistnya, sedangkan yang kedua adalah sanad yakni orang-orang yang meriwayatkan hadist sampai kepada Rasulullah (transmisi periwayatan).

Kedua hal itu sangat penting, hingga ulama mengibaratkan bahwa kedua hal ini bagaikan sayap burung. Jika satu sayap terluka maka burung tidak bisa terbang (bekerja), apabila terdapat satu sayap diantara dua hal ini bermasalah maka kualitasnya hadistnya akan turun. Misalnya dalam suatu hadist memiliki isi yang bagus tapi periwayatannya bermasalah maka belum tentu hadistnya bisa di terima. Semua yang bersandar dari Rasulullah seperti perkataan, perbuatan, dan ketetapan seharusnya pastikan dan dikaji terlebih dahulu kebenaran dari informasi tersebut.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MADIUN: 5 BENDA SURGA YANG DITURUNKAN KE DUNIA

Gambaran Surga yang sesungguhnya

Kita tahu bahwa surga adalah sebuah tempat yang Allah peruntukan bagi orang-orang bertaqwah. Ketika menggambarkan surga, Allah berfirman:

وَبَشِّرِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا۟ مِنْهَا مِن ثَمَرَةٍ رِّزْقًا ۙ قَالُوا۟ هَٰذَا ٱلَّذِى رُزِقْنَا مِن قَبْلُ ۖ وَأُتُوا۟ بِهِۦ مُتَشَٰبِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَآ أَزْوَٰجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

Artinya: Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu”. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya. (Q.S. Al-Baqarah: 25)

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LAMPUNG: SOSOK MUSH’AB BIN UMAIR YANG DAPAT MENJADI TELADAN PEMUDA ISLAM

Sosok Mush’ab bin Umair

Saat masih muda kita memiliki banyak tenaga dan semangat, sehingga pasti lebih suka mencari pengalaman baru dan melakukan hal yang bermanfaat untuk masa depan. Tapi tak sedikit pula yang terjerumus pada kemungkaran karena terlalu lalai dengan kenikmatan dunia. Di zaman sekarang orang berbondong-bondong memperbaiki nasib di dunia yang sementara ini dengan bekerja keras siang dan malam.

Mereka lupa dengan nasibnya di akhirat karena kesibukannya itu hingga melupakan sholat dan beibadah kepada Allah. Jika zaman Rasulullah orang kaya meninggalkan kekayaannya demi akhirat lain lagi dengan zaman sekarang orang justru meninggalkan urusan akhirat demi hidup di dunia yang sementara.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BANYUWANGI: SEJARAH KELAM DAN KEJAYAAN BANI ISRAIL

Tabiat Bani Israil yang selalu bengkok pada kesesatan

Sebelumnya, Bani Israil dipimpin oleh Yusya’ bin Nun a.s, yang membawa mereka ke wilayah Palestina (tanah suci) dan membagi wilayah itu kepada dua bagian sampai beliau wafat. Setelah beliau wafat, keadaan Bani Israil seperti kambing tanpa pengembala selama 356 tahun lamanya. Dengan demikian tersebarlah dikalangan mereka kemaksiatan, kemungkaran, dan hilangnya syariat Allah dengan tersebarnya dikalangan mereka Agama Watsaniah.

Agama Watsaniah adalah kepercayaan terhadap berhala dengan mempersonifikasikan Tuhan dalam bentuk patung-patung sembahan dan anggapnya sebagai perantara dengan Tuhan. Mereka percaya akan Tuhan Yang Esa, namun mereka juga meyakini adanya roh-roh penguasa yang di anggap dan diperlakukan sebagai Tuhan.

Continue reading