KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER NABIRE: ALLAH MENANGKAN UMAT ISLAM DI BULAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia karena kemuliaan bulan Ramadhan menjangkau seluruh bulan-bulan dalam 12 bulan. Artinya bahwa bulan Ramadhan adalah Sayyidul Suhur (sebaik-baiknya) bulan. Tentu ada alasannya karena di bulan Ramadhan banyak kenikmatan yang Allah anugerahkan kepada hambah-hambanya selama satu bulan bulan penuh, diantara kenikmatan itu adalah bahwa Allah akan memenangan umat Islam dari musuh-musuh kita, yakni:

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER SEMARANG: KEISTIMEWAAN AL-QUR’AN MENGANGKAT DERAJAT SEGALA SESUATU

Menyambut kemenangan Islam Mualaf Center Semarang menjelaskan kemuliaan tentang Bulan Ramadhan yang menjangkau seluruh bulan-bulan dalam 12 bulan. Bulan Ramadahan adalah Sayyidul Syuhur (sebaik-baiknya bulan). Tentu ada suatu alasannya di bulan Ramadhan penuh kenikmatan-kenikmatan yang Allah anugerahkan kepada hambah-hambanya selama satu bulan penuh.

Seorang sahabat perna bertanya kepada Rasulullah SAW dengan mengatakan: “Ya Rasulullah, Tuhan kita ini apakah dekat atau jauh? Kalau dia dekat maka kami akan berdoa kepadanya dengan cara pelan, Tetapi jika Rabb kita jahu maka kami akan memanggilnya”. Mendengar hal itu Rasulullah hanya terdiam sampai suatu ketika malaikat Jibril datang membawah firman Allah berikut ini:

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER PALU: CARA AGAR SHALAT KITA DITERIMA OLEH ALLAH

Pentingnya perintah shalat dalam Al-Qur’an

Mualaf Center Palu menjelaskan bahwa dalam mengambil keputusan tentang urusan dunia pastinya harus bermusyawarah, tapi jika dalam urusan hal ibadah tidak semestinya bermusyawarah. Artinya kita tidak perlu bermusyawarah saat hendak melaksanakan kewajiban kita. Sebagaimana Allah Ta’ala telah memerintahkan kita untuk menunaikan shalat 5 waktu, sehingga ketika sudah mendengar adzan maka harus segera menunaikan ibadah shalat.

Coba perhatikan Al-Qur’an, didalamnya banyak ayat-ayat mengingatkan tentang shalat dan zakat (Infaq). Sebagaimana firman Allah berikut ini yang telah banyak diketahuo oleh umat Islam.

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

Artinya: (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
(QS. Al-Baqarah:3)

Ayat ini menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang beriman. Dalam ayat ini, Allah juga menjelaskan bahwa jika kita ingin menjadi bagian dari orang-orang beriman maka kita harus mengetahui “Al-Mutaqin” yang dimaksud oleh Allah. Sesungguhnya yang dimaksud adalah orang memeiliki keyakinan pada hal gaib (Allah, malaikat, surga, neraka, dan segala sesuatu yang ghaib lainnya) mereka percaya walaupun mereka tidak bisa melihat dengat matanya sendiri.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER AMBON: NASEHAT MEMBENTUK PRIBADI-PRIBADI MENUJU SYURGA

Mengatur ulang program hidup (Reset)

Mualaf Center Ambon berbagi kisah bahwa pada zaman dahulu tidak ada penerangan lampu. Sehingga saat malam hari langit akan terlihat penuh dengan bintang-bintang. Kisah ini di riwayat oleh Bukhari mengatakan bahwa Rasulullah perna keluar di malam hari saat langit dalam keadaan terang dan bintang-bintang terlihat jelas gemerlap. Rasulullah berkata kepada para sahabat: “apa kalian melihat bintang-bintang itu?”. Kata para sahabat: “tentu sangat jelas dan terang, wahai Rasulullah”.

Rasulullah kemudian berkata: “demi dzat yang ubun-ubunku ada dalam genggamannya, demi Allah, kelak di surga akan melihat istana-istana diatas kalian seperti kalian melihat bintang-bintang dari bumi”. Lalu para sahabat bertanya: “wahai Rasulullah, apakah itu tempatnya para nabi-nabi?”. Rasulullah berkata: “bukan, itu adalah tempatnya orang-orang saleh dari umatku”.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER RIAU: YESUS AKAN DIHAKIMI OLEH BAPA DI HARI KIAMAT KARENA MENGAKU TUHAN

Memang jika membahas mengenai kedudukan Yesus atau nabi Isa dalam 3 agama samawi ini tidak akan ada habisnya. Di jelaskan oleh Mualaf Center Riau bahwa nyatanya dalam agama Kristen mereka mengimani Yesus dengar luar biasa sehingga tak heran jika seiring berjalannya waktu dan masuknya pemahaman baru (dogma baru) maka tak heran jika Yesus bahkan dipuja-puja sebagai kesatuan dari Tuhan. Sedangkan disisi lain agama Yahudi sama sekali tidak menganggap bahwa sosok Yesus itu ada dan dilahirkan dimuka bumi ini.

Namun, nyatanya agama Islam hadir untuk kembali meluruskan ajaran sebagaimana yang disampaikan oleh nabi-nabi terdahulu sebelum Allah mengutus nabi Muhammad. Kita tahu bahwa sejak Adam, Ibrahim, Musa, Isa, hingga pada akhirnya ditutup dengan nabi terakhir yaitu nabi Muhammad. Sejak saat itu Allah memutuskan bahwa ajarannya sudah sempurna oleh karenanya diberi nama agama Islam.

Continue reading