KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER TOLIKARA: BAGAIMANA AGAR ALLAH MENUTUPI AIB KITA DI DUNIA DAN AKHIRAT ?

Bagi kebanyakan orang untuk terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan adalah harapan yang besar. Sebagaimana dalam kajian Mualaf Center Tolikara menjelaskan bahwa zaman sekarang banyak orang berlomba-lomba menunjukkan kebaikan dirinnya (pencitraan) di media sosial untuk meraih popularitas. Di sisi lain juga menginginkan agar Allah bisa menutupi dosa dan aib kita di dunia dan akhirat.

Sesungguhnya segala hal bisa dilakukan oleh Allah termasuk di dalamnnya adalah menutupi aib dan kesalahan dari hamba-hambanya. Akan tetapi untuk bisa mendapatkan itu semua maka hal perlu kita lakukan adalah sebagai berikut:

Pertama, menutupi aib saudara-saudara kita

Allah maha mengetahui segala bentuk dosa dan kesalahan hamba-Nya dan sewaktu-waktu akan dibongkar sebagaimana mereka membongkar kesalahan saudaranya sendiri. Maka suatu kewajiban bagi kita untuk berusaha untuk menutupi aib saudara kita. Seseorang melakukan dosa pertama kali masih ada kemungkinan untuk bertaubat, sebagaimana maling atau pencuri yang hampir tidak ada yang langsung ketahuan karena Allah masih menutupi dosa-dosanya.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER DEPOK: TANGGAPAN GUS MBETHIK TERHADAP KASUS UST. YAHYA WALONI, GAYA MEYAMPAIKAN KEBENARAN TIDAK BISA DIHAKIMI !

Bukan hanya Islam, semua agama samawi adalah agama penyebar misi ketuhanan !

Sebelum menanggapi kasus Ust. Yahya Waloni, pernakah kita bertanya mengapa di Indonesia permasalahan antara Islam dan Kristen selalu ramai diperbincangkan bahkan tak henti-hentinya? perdebatan justru jarang terjadi antara Islam dengan agama Budha atau Hindu, begitu pula perdebatan antara Kristen dengan Hindu atau Budha. Melainkan yang lebih sering adalah perdebatan antara Islam dengan Kristen.

Secara statistik mengatakan bahwa jumlah pengikut agama Kristen adalah mayoritas kedua setelah Islam di Indonesia. Dari sudut pandang historis teologi menyatakan bahwa pada dasarnya agama hanya ada satu yakni dari Allah melalui nabi Adam. Kemudian melalui proses penambahan dan pengurangan seiring berjalannya waktu sehingga terpecah menjadi agama Ardhi (budaya) dan agama samawi (wahyu), berikut ini penjelasannya:

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER KENDAL: Dr. SURYADI, MS. MENANGGAPI KASUS UST. YAHYA WALONI

Siapa yang tidak kenal Ust. Yahya Waloni yang namanya sering masuk dalam berita nasional. Kerap kali dilaporkan oleh beberapa pihak dengan tuduhan ceramah mengandung ujaran kebencian. Dikenal sebagai penceramah dengan topik kristologi, kekristenan, dan misionaris. Ust. Yahya Waloni adalah seorang mualaf yang dulunya adalah seorang pendeta dan kini menjadi seorang Ustadz.

Ceramahnya terkenal frontal dan blak-blakan, sehingga penuh kontroversional dengan topik yang cukup sensitif karena berhubungan dengan perbandingan agama. Akhir-akhir ini nama beliau banyak disebutkan dalam berbagai media. Hal itu disebabkan dalam ceramanya, beliau mengatakan pernah menabrak seekor anjing yang merupakan hewan najis. Sehingga mengundang perhatian dari Ketua MUI dan berbagai pihak yang merasa dikecewakan.

Mualaf Center Nasional Aya Sofya berhasil mengundang Dr. Suryadi, MS. selaku Ketua Arimatea Pusat. Beliau saat ini juga mengajar di Universitas Brawijaya sebagai Dosen Fakultas Ilmu Administrasi. Kedatangan beliau ini untuk menanggapi kasus pelaporan ujaran kebencian terhadap ceramah Ust. Yahya Waloni.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KOTA AMBON: APA YANG KITA DAPAT DARI ISTIQOMAH?

Pengertian Istiqomah

Pengertian Istiqomah adalah teguh dalam melaksanakan suatu hal yang harus dilakukan dan meninggalkan yang harus ditingalkan secara terus-menerus. Walaupun kebanyakan orang masih beranggapan bahwa “istiqomah dalam berbuat dosa” adalah sebutan yang cocok untuk seseorang yang selalu berbuat dosa. Padahal sebenarnya istiqomah hanyalah untuk suatu kebaikan yang dilakukan oleh seseorang secara terus-menerus.

Seseorang dikatakan istiqomah apabila telah konsisten dan berkesinambungan melaksanakan amal kebaikan tertentu dan menjahui segala bentuk perbuatan yang tidak baik. Misalnya: beristiqomah sholat dhuha, beristiqomah puasa sunnah, dan beristiqomah untuk tidak berbuat maksiat, dan lainnya.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. (QS. Al-Ahqaf: 13)

Continue reading

KISAH PENDETA MASUK ISLAM: INILAH KISAH PENDETA MAXI DEENG YANG DULU MENERBANGKAN PESAWAT SETELAH MASUK ISLAM JADI SOPIR TAXI

Kisah pendeta masuk Islam, Maxi Deeng S.Th. yang berkeinginan untuk mengganti namanya menjadi Abu Bakar setelah masuk Islam. Sesuai dengan nama mualaf yang diberikan kepada beliau. Beliau masuk Islam di Masjid Istiqomah Balikpapan pada tahun 2014. Beliau mencoba bertanya ke Pengadilan Pusat tapi hasilnya tidak mudah untuk seseorang mengganti nama karena akan berhubungan dengan perubahan nama di KTP, Ijazah, Akte Kelahiran, dan bahkan berhubungan pula dengan urusan anak-anak beliau.

Terlebih lagi beliau memiliki dua anak dari hasil pernikahan sebelumnya, yakni: anak tertua bernama Gracia Vini Deeng sedang berkuliah di kedokteran UNPAD yang meneruskan Koasnya di UNSRAT Manado. Anak kedua bernama Jhosua Deeng yang sedang berkuliah mengambil hukum.

Pada awalnya beliau berpisah dengan Istri sebelumnya bukan karena terjadi suatu kesalahan akan tetapi karena masalah pekerjaan dan saat itu situasi dari keluarga besar yang sudah masuk terlalu jauh. Singkatnya waktu itu, organisasi memutuskan beliau untuk ditugaskan di Papua. Selama di Papua beliau menjalankan tugas kependetaan di Kab. Biak Numfor dan Jayapura.

Continue reading