KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KEBUMEN: KISAH PERTAMA KALI UMAR BIN KHATTAB MASUK ISLAM

DOA RASULULLAH: “YA ALLAH, MULIAKAN ISLAM DENGAN SALAH SATU DARI DUA UMAR”

Salah satu sahabat Rasulullah yakni Umar bin Khattab memiliki banyak kisah diantaranya adalah kisah heroiknya ketika masuk Islam. Hal ini bisa menjadi contoh kisah sahabat yang heroik dalam masalah aqidah. Umar bin Khattab sudah dikenal oleh penduduk Makkah ketika memakai baju perang pasti akan melawan seorang musuh dan tidak akan membuka baju perangnya itu sampai musuhnya mati atau dia yang mati.

Jadi saat memakai pakaian perang beliau tidak perna main-main, dan ketika itu maka akan terjadi perang. Umar bin Khattab memiliki postur tubuh yang gagah, tinggi, dan besar. Sehingga ketika beliau menunggangi kuda, kakinya sampai menyentuh tanah. Kira-kira pada saat itu tingginya mencapai lebih dari 2 meter. Beliau adalah sosok yang pada awalnya orang sangat keras dengan Islam.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KERINCI: INILAH TANDA BAHWA BERAGAMA ISLAM BELUM TENTU MUKMIN

Tahap Keimanan Orang Islam

1. amanu = orang beriman

Kalimat “ الَّذِينَ آمَنُوا ” atau “Alladzina amanu” itu biasanya diungkapkan bagi orang-orang yang baru beriman atau imannya itu masih harus ditingkatkan lagi. Seseorang yang baru menyatakan sebagai muslim, merasa punya standart keimanan dalam jiwanya tapi iman itu lebih mendorongnnya untuk lebih semangat menunaikan ibadah. Kalau kita melihat di KTPnya Islam dan ia juga termasuk seorang muslim tapi sholatnya masih agak terlambat.

Maka seseorang itu dipanggil oleh Allah sebagai “ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ” atau “hai orang-orang yang beriman” yang panggilan dan disebutkan sejumlah 68 kali dalam Al-Qur’an. Sebagaimana di dahului dengan huruf ” يَ ” atau “ya” yang termasuk huruf panggilan. Dalam ilmu nahwu huruf panggilan ada 14 jenis tapi di Al-Qur’an hanya disebutkan huruf ” يَ ” sebanyak 361 kali.

Ketika huruf “يَ ” disandingkan dengan kalimat “ الَّذِينَ آمَنُوا ” seakan-akan Allah menyeruh kepada semua “pemilik iman” sekalipun imannya belum mampu mendekatkan dia dengan Allah karena masih jarangn melakukan amal saleh. Dipanggil oleh Allah sebanyak 68 kali panggilan dia yang disebutkan dalam Al-Qur’an, sebagai setelah ada kalimat “ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ” selalu disusul dengan amal-amaln shaleh, sepert beberapa potongan ayat berikut ini:

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BENGKULU: HATI-HATI DAN KENALI HADIST PALSU YANG UMUM DI MASYARAKAT

Jika ketika belajar ilmu hadist dan terdapat istilah sunnah maka pengertiannya sama seperti hadist. Dalam kitab hadist akan ditemukan pendalaman sunnah menjadi 2 hal paling utama yang disebut dengan sayap hadist. Pertama adalah matan yakni isi substansi hadistnya, sedangkan yang kedua adalah sanad yakni orang-orang yang meriwayatkan hadist sampai kepada Rasulullah (transmisi periwayatan).

Kedua hal itu sangat penting, hingga ulama mengibaratkan bahwa kedua hal ini bagaikan sayap burung. Jika satu sayap terluka maka burung tidak bisa terbang (bekerja), apabila terdapat satu sayap diantara dua hal ini bermasalah maka kualitasnya hadistnya akan turun. Misalnya dalam suatu hadist memiliki isi yang bagus tapi periwayatannya bermasalah maka belum tentu hadistnya bisa di terima. Semua yang bersandar dari Rasulullah seperti perkataan, perbuatan, dan ketetapan seharusnya pastikan dan dikaji terlebih dahulu kebenaran dari informasi tersebut.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER KARANGASEM: INILAH PENJELASAN DOKTER ANWAR LUTFHI TENTANG BUKTI PEMALSUAN ALKITAB

Keselamatan ada dalam Yesus, sabda atau klaim?

Para murtadin seringkali menggunakan ayat ini sebagai alasan yang membenarkan pilihannya untuk masuk Islam.

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” [Kisah Para Rasul 4: 12]

Sedangkan, sebagaimana penjelasan Dokter Anwar Lutfhi bahwa kalimat dalam Kisah Rasul Pasal 4 ayat 12 hanya merupakan keterangan dari murid-murid Yesus dan bukan sabda Yesus. Umat Kristen mengatakan para murid Yesus yang menerangkan hal itu adalah orang-orang suci yang telah menerima roh suci atau roh kudus.

Mereka meyakini bahwa setiap orang yang mendapatkan anugerah roh suci maka apapun yang diucapkan atau ditulis adalah suci dan benar. Dalam hal ini umat Kristen meyakini klaim kebenaran adalah suatu kebenaran. Padahal suatu klaim kebenaran harus memberikan fakta dan bukti-bukti yang jelas agar tidak diartikan hoax.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER JEPARA: KITAB INI SUDAH BERCAMPUR ADUK TANGAN MANUSIA

Para murtadin seringkali beralasan dengan QS. Al-Maidah ayat 68 yang berbunyi:

قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ لَسْتُمْ عَلٰى شَيْءٍ حَتّٰى تُقِيْمُوا التَّوْرٰىةَ وَالْاِنْجِيْلَ وَمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكُمْ مِّنْ رَّبِّكُمْ ۗوَلَيَزِيْدَنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ مَّآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ طُغْيَانًا وَّكُفْرًاۚ فَلَا تَأْسَ عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Artinya: Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan (Al-Qur’an) yang diturunkan Tuhanmu kepadamu.” Dan apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu pasti akan membuat banyak di antara mereka lebih durhaka dan lebih ingkar, maka janganlah engkau berputus asa terhadap orang-orang kafir itu.

Ayat ini sering dijadikan alasan oleh para murtadin saat meninggalkan Islam, mereka akan beralasan dengan berkata: “ayat ini bukanlah pertama kali saya baca melainkan sudah ratusan kali tetapi pada kali terakhir Allah telah membisikan dalam roh jiwa saya, bahwa yang dimaksudkan Taurat dan Injil dalam ayat Al-Qur’an itu adalah Al-Kitab atau Bible sekarang ini”. Atas alasan dan tuduhan tersebut maka Ust. Anwar Luthfi memberikan penjelasan, sebagai berikut:

Menurut beliau yang disebutkan oleh Al-Maidah ayat 68 bukanlah Al-Kitab atau Bible saat ini yang terdapat perjanjian lama berisi 39 kitab dan perjanjian baru berisi 27 buah. Sebagaimana perjanjian baru terdiri dari 4 Injil Karangan, 1 Kisah Rosul, 14 Surat Kiriman Paulus, 1 Surat Kiriman Yakub, 2 Surat Kiriman Petrus, 3 Surat Kiriman Yohanes, 1 Surat Kiriman Yehuda, dan 1 Kitab Wahyu.

Continue reading