KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MALAYSIA: CARA MENJALIN HUBUNGAN BAIK DENGAN KERABAT YANG KAFIR DALAM ISLAM

Kisah teladan tentang wajibnya berbakti kepada
orang tua yang masih kafir

Kisah pertama datang dari Al-Auza’i yang  pernah kedatangan tamu yakni seorang pemuda dari Testour yang datang ke Lebanon. Beliau perhatikanya pemuda itu karena tidak bisa mengaji. Bertanyalah Al-Auza’i kepada pemuda itu: “kau dari mana, wahai pemuda?”. Pemuda itupun menjawab: “saya dari Testour“. Kemudian Al-Auzai bertanya lagi: “bagaimana kedua orang tuamu?”.

Pemuda itupun menjawab: “keluargaku masih Majusi”. Ternyata pemuda itu telah masuk Islam sedangkan keluargannya masih majusi. Mendengar jawaban itu, Al-Auza’i meminta pemuda itu untuk pulang menemui orang tuanya: “hai pemuda, pulanglah engkau, sungguh kasihan bapakmu itu. Siapa tahu orang tuamu bisa mendapatkan hidayah melalui engkau”.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER JOMBANG: DIRIKANLAH SHOLAT DAN BERKURBANLAH

Berkurban dalam Islam

Berqurban bukan sekedar ibadah tahunan yang dilakukan oleh ummat Islam. Namun juga merupakan bukti ketaqwaan dan ketulusan cinta kepada Allah Ta’ala. Daging dan darah dari hewan qurban sama sekali tidak sampai kepada Allah tetapi dapat saling berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Sesungguhnya dari berkurban ini yang sampai kepada Allah adalah kualitas taqwa pada diri seorang Muqarib (orang yang berkurban) dalam menjalankan perintah Allah. Sebagaimana firman Allah berikut ini:

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LOMBOK: CARA RASULULLAH MENDIDIK PARA SAHABAT DALAM WAKTU YANG TIDAK LAMA

Bagaimana Rasulullah berhasil mendidik para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan seperti baja?

Kita ketahui bahwa di zaman Rasulullah dan para sahabat terkenal memiliki keimanan yang begitu kuat bahkan kenikmatan duniapun tak bisa menghargai itu semua. Kajian Mualaf Center Lombok menjelaskan bahwa para sahabat bahkan rela mati untuk membela keimanan dalam hatinya. Rasulullah berdakwah pada tahun pertama dan kedua setelah kenabian secara sembunyi-sembunyi, tahun ketiga beliau berdakwah secara terang-terang, dan tahun keempat para sahabat mengalami penyiksaan tapi mereka tetap beriman.

Dalam jangka 3 tahun saja ajaran Rasulullah itu sudah membuat keimanan mereka menjadi kuat, sedangkan kita yang sejak lahir sudah Islam hingga saat ini masih memiliki keimanan yang lemah. Keimanan kita masih lemah dan sangat rawan melakukan kelalaian dan kita juga masih terlalu memprioritaskan kenikamatan dunia.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER MEDAN: UMAT ISLAM HARUS MEMILIKI IMAN SEKUAT BAJA

Kajian Mualaf Center Medan pada kali ini akan membahas Sikap yang seharusnya dimiliki oleh umat Islam saat berhadapan dengan kaum munafik. Ada seseorang yang bertanya tentang bagaimana cara menjawab orang Nasrani yang menghina Rasulullah ketika menikahi Aisyah di usia yang masih sangat muda?

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MAKASAR: KISAH RAJA THALUT, RAJA PERTAMA BANI ISRAIL (Part 2)

Dari 80.000 pasukan hanya tersisa 314 pasukan

Melanjutkan dari kajian yang dilakukan oleh Mualaf Center Makasar pada bagian satu. Tentunya pengujian akan kesetiaan para pengikut Thalut tidak cukup sampai di sungai itu saja. Masih ada ujian lain yang lebih bisa membedakan antara pengikut Thalut yang setia dan memiliki kekuatan iman kepada Allah dan pengikut yang tidak setia. Ujian di mana sebagian tentara Thalut merasa gentar ketika melihat banyaknya tentara musuh.

Thalut bisa melewati sungai bersama orang-orang yang sabar terhadap rasa haus dan lelah, dari semula jumlah pasukan 80.000 orang maka yang terus berjuang bersama Thalut tersisa kurang lebih 314 orang. Ketika sedang berhadapan dengan para musuh, datang ujian baru bagi para pengikut Thalut yaitu rasa takut untuk berperang dengan jumlah yang sedikit setelah kemunduran para tentara yang tidak lulus dalam ujian pertama. Sebagian mereka berkata, “Hari ini kita tidak memiliki kekuatan untuk melawan tentara Jalut.”

Continue reading