Kajian Mualaf Center Lampung, Al-Imam Al-Baihaqi menuliskan lafadz “Tidurnya orang berpuasa adalah ibadah” dalam kitabnya berjudul Syu’ab Al-Iman. Kemudian dinukil oleh As-Suyuti di dalam kitabnya berjudul Al-Jamiush Shaghir dengan mengatakan bahwa status hadits ini dhaif atau lemah.
Namun, status dhaif yang diberikan oleh As-Suyuti dikritik oleh para muhaddits lain yang menurut mereka, status hadits ini bukan hanya dhaif tapi sudah sampai pada hadits maudhu’ atau palsu.
Mualaf Center Medan membagikan kisah Abu Bakar Ash-Shidiq yang merupakan sahabat Rasulullah yang masuk dalam golongan As-Sabiqun Al-Awwalun (orang-orang yang pertama masuk Islam). Setelah Rasulullah wafat, Abu Bakar sosok yang melanjutkan perjuangan Islam sebagai seorang khalifah.
Beliau memeluk Islam setelah mengalami mimpi unik di daerah Syam. Dalam mimpinya Abu Bakar melihat matahari dan bulan berada dalam pangkuannya. Lalu mengambil keduanya dengan tangan, dipeluk di dadanya, dan memakaikan jubah miliknya kepada matahari dan bulan tersebut. Beliau terbangun dari tidurnya lantas penasaran makna apa di balik mimpi yang dialaminya.
Memang jika membahas mengenai kedudukan Yesus atau nabi Isa dalam 3 agama samawi ini tidak akan ada habisnya. Di jelaskan oleh Mualaf Center Riau bahwa nyatanya dalam agama Kristen mereka mengimani Yesus dengar luar biasa sehingga tak heran jika seiring berjalannya waktu dan masuknya pemahaman baru (dogma baru) maka tak heran jika Yesus bahkan dipuja-puja sebagai kesatuan dari Tuhan. Sedangkan disisi lain agama Yahudi sama sekali tidak menganggap bahwa sosok Yesus itu ada dan dilahirkan dimuka bumi ini.
Namun, nyatanya agama Islam hadir untuk kembali meluruskan ajaran sebagaimana yang disampaikan oleh nabi-nabi terdahulu sebelum Allah mengutus nabi Muhammad. Kita tahu bahwa sejak Adam, Ibrahim, Musa, Isa, hingga pada akhirnya ditutup dengan nabi terakhir yaitu nabi Muhammad. Sejak saat itu Allah memutuskan bahwa ajarannya sudah sempurna oleh karenanya diberi nama agama Islam.
Mualaf Center Solo menyebutkan bahwa sesungguhnya Al-Qur’an adalah sebuah solusi. Walaupun penemuannya tidak harus ada tapi isyaratnya pasti ada di dalamnya. Al-Qur’an bukanlah kitab ilmiah tetapi didalamnya terdamat isyarat-isyarat ilmiah yang dapat dibuktikan dan dikaji oleh manusia. Jika Al-Qur’an disebut sebagai kitab ilmiah maka apabila ada suatu penemuan yang berdasarkan Al-Qur’an.
Meskipun mustahi tetapi jika memang kemudian ada penemuan baru menggagalkan penemuan sebelumnya maka kita bisa mengatakan Al-Qur’an yang salah. Tetapi nyatanya Al-Qur’an adalah firman Allah yang nyata segala kebenaran didalamnya, bukan kitab ilmiah yang bisa saja disalahkan. Isyaratnya ada dalam Al-Qur’an dapat diuji lewat pembuktian keilmuan dan dipelajari dengan benar akan menghasilkan suatu produk-produk yang bermanfaat.
Kajian Mualaf Center Semarang kali ini akan membahas mengenai tanda-tanda akhir zaman. Asal-usul Dajjal dan Imam Mahdi sebagai tanda-tanda datangnya hari kiamat. Saat ini tanda-tanda akhir zaman sudah mulai bermunculan di mana-mana. Akhir zaman yang berarti zaman sudah mendekati hari akhir. Pada kali ini akan membahas mengenai tanda-tanda besar hari kiamat yang pasti akan terjadi, sebagaimana dalam firman Allah berikut ini:
Artinya: Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)”. (QS. Al-An’am: 158)
Pada firman Allah tersebut menjelaskan mengenai tiga perkara, berikut ini: