
Allah Ta’ala sudah menetapkan umur seseorang sebelum ia dilahirkan karena itulah manusia diberi kesempatan untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan abadi di akhirat. Sungguh beruntung jika seorang hamba mampu menggunakan usianya untuk beramal saleh. Akan tetapi sungguh merugi dan celaka seseorang jika ia tidak mampu menggunakan nikmat waktu dalam usianya untuk beribadah. Sesungguhnya umur manusia tidak bisa ditambah karena bukan isi ulang, sebagaimana firman Allah berikut ini:
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
Artinya: Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (Q.S Al-A’raf: 34)
Penyesalan seseorang sesudah mati ada banyak akan tetapi secara umum ada beberapa hal sebagai berikut:
Continue reading

