KISAH NABI LUTH DAN KAUMNYA, TIDAK ADAKAH DI ANTARA KALIAN SEORANG YANG RASYID?

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Allah berfirman,

وَلَمَّا جَآءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِىٓءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَٰذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ
“Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, beliau merasa resah dan sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan beliau berkata, Ini adalah hari yang amat sulit”.” (QS. Hud: 77)

Nabi Luth Alaihis Salam tidak mengetahui bahwa tamu-tamunya itu para malaikat. Mereka menyerupai tiga orang pemuda yang sangat tampan. Beliau merasa resah dan sempit dadanya bukan karena tidak suka kedatangan tamu tapi karena khawatir tamu-tamunya akan mendapatkan perlakuan buruk dari kaumnya.

Allah berfirman,

وَجَآءَهُۥ قَوْمُهُۥ يُهْرَعُونَ إِلَيْهِ وَمِن قَبْلُ كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ ۚ قَالَ يَٰقَوْمِ هَٰٓؤُلَآءِ بَنَاتِى هُنَّ أَطْهَرُ لَكُمْ ۖ فَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ فِى ضَيْفِىٓ ۖ أَلَيْسَ مِنكُمْ رَجُلٌ رَّشِيدٌ
“Dan kaumnya mendatanginya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan keji (homoseksual). Luth berkata, “Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagi kalian, maka bertakwalah kalian kepada Allah dan janganlah kalian mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini! Tidak adakah di antara kalian seorang yang Rasyid (berakal)?
(QS. Hud: 78)

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN: BAHAYA AMBISI TERHADAP KEHORMATAN

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Ambisi terhadap kehormatan di dunia merupakan batu sandungan bagi setiap muslim dalam menggapai cita-citanya untuk mendapatkan ridha dan cinta Allah. Ketika ia lebih mengutamakan mencari popularitas, pengaruh, jabatan dan kedudukan dari ridha-Nya, ia akan berjalan menyimpang dari jalan Allah.

Diantara ciri orang yang berambisi untuk memperoleh kehormatan dari manusia:

  1. Gila hormat dan pujian serta anti terhadap kritikan.
  2. Mudah berfatwa meskipun tanpa ilmu.
  3. Suka menjilat dan berbuat nifak.
  4. Suka memamerkan amal dan membanggakan keberhasilannya.
  5. Mudah berbohong, menggunjing, memfitnah orang lain dan berbuat dzalim.
  6. Menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan.
  7. Sombong dan dengki
  8. Mengutamakan dunia dari akhirat.
Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER NTB: ORANG-ORANG YANG DIDOAKAN BURUK OLEH MALAIKAT

Malaikat adalah makhluk Allah yang mulia tidak perna bermaksiat kepada Allah dan senantiasa melakukan apa yang Allah perintahkan. Malaikat mendoakan orang-orang yang beriman agar diampuni oleh Allah dan dimasukan dalam surga sebagaimana telah banyak dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an dan hadist-hadist mengenai hal itu. Demikian juga malaikat mendoakan keburukan untuk orang-orang yang pantas mendapatkan keburukan seperti orang-orang yang tidak beriman, mendzholimi orang lain, dan ahli maksiat.

Malaikat adalah makhluk Al-Muqarrabun yang dekat dengan Allah Ta’ala, sehingga doa para malaikat sangat mudah dikabulkan oleh Allah Ta’ala. Dalam suatu hadist ketika Rosulullah menjenguk Abu Salamah r.a yang meninggal dunia, ketika itu Abu Salamah matanya terbuka padahal sudah meninggal dunia maka Rasulullah menutup kedua mata Abu Salamah r.a.

Sesungguhnya jika roh dicabut maka mata akan mengikuti arah keluarnya roh. Kerabat Abu Salamah merasa sedih dan Rosulullah bersabda: “Janganlah kalian mendoakan untuk diri-diri kalian kecuali kebaikan. Karena sesungguhnya para malaikat akan mengaminkan apa yang kalian ucapkan.” (HR. Muslim)

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER MAKASAR: MENJAWAB CERDAS TANGGAPAN UMAT KRISTEN TENTANG POLIGAMI

Agama Islam telah menetapkan batasan

Menurut laporan dari Mualaf Center Makasar menyatakan bahwa banyak umat Kristen terutama sebagian juga umat Islam yang mengecam syariat poligami. Karena dianggap suatu tindakan tidak bermoral dengan memiliki lebih dari satu Istri. Sebenarnya tidak dijelaskan dalam kitab agama lain di muka bumi ini dan hanya oleh Al-Qur’an yang secara tegas menyatakan seorang pria untuk menikahi satu wanita saja. Pernyataan itu tidak akan ditemukan dalam kitab manapun seperti Bible, Ramayana, Mahabharata, Wheda, dan kitab lainnya selain Al-Qur’an.

Jika membaca kitab agama Hindu yakni Ramayana menjelaskan bahwa ayah dari Sri Rama yaitu Raja Dasarata memiliki lebih dari satu istri. Kitab Mahabharata juga menjelaskan bahwa Sri Krishna memiliki 16.108 istri. Dalam kitab Bible juga demikian menjelaskan bahwa Solomon memiliki 700 istri dan Abraham memiliki 3 orang istri. Jadi menurut kitab Hinduisme, Yudaisme dan Kekristenan menjelaskan bahwa seseorang pria boleh memiliki banyak istri sesuai keinginannya dan tidak ada batasan. Sedangkan agama Islam telah menetapkan batasannya, sebagaimana firman Allah berikut ini:

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI OLEH MUALAF CENTER PAPUA: TANYAKAN KEPADA PENDIRI GEREJA, DIMANA KITAB INJIL YANG SEBENARNYA?

Kajian Kristologi dari Mualaf Center Papua bermaksud membentengi diri dari kemurtadan dan menambah kecintaan terhadap agama Islam. Serta emahami hakikat toleransi yang benar. Mempelajari kristologi juga dapat menambah wawasan kita yang selama ini telah salah kaprah tentang agama Kristen dan kitab sucinya.

Membaca kitab suci agama lain sesekali bukanlah suatu dosa, yang menjadi dosa adalah saat tidak memiliki keimanan yang kuat terhadap agama Islam. Tidak ada salahnya mempelajari ilmu-ilmu baru. Setiap ilmu yang telah didapatkan sangat berharga. Begitu pula Allah lebih memuliakan seorang yang berilmu daripada seorang ahli ibadah tanpa ilmu.

Seringkali banyak dari umat Islam yang merasa takut saat mempelajari kitab suci atau agama selain Islam. Selagi tidak membenarkan dan mengikuti ritual keagamannya dirasa masih bisa menemukan kebenaran bahwa agama Islam adalah agama yang benar. Agama selain Islam adalah hasil karya seorang manusia yang penuh kesalahan. Sebagaimana fitrah manusia adalah tempat salah dan lupa. Kitab suci seharusnya berasal dari Allah, bukan ditulis berdasarkan pemikiran manusia dengan penuh imajinasi.

Continue reading