KISAH MUALAF JEPANG MEMELUK AGAMA ISLAM, MASA DEPAN JEPANG ADALAH ISLAM

Alhamdulillah, MCN Aya Sofya perkesempatan untuk mengantar saudara kita yang berasal dari Jepang ini untuk memeluk agama Islam. Perlu diketahui kisah mualaf kali ini berasal dari seorang pria berumur 37 tahun yang datang ke Indonesia untuk bekerja sebagai seorang engineering. Sebelumnya beliau beragama hindu namun pada akhirnya memeluk agama Islam karena keinginannya sendiri. Beliau ini bernama bapak Ide Yoshitaka yang dalam hatinya telah ada keinginan untuk memeluk agama Islam sejak lama.

Menurutnya agama Islam mengajarkan segala sesuatu yang baik dan pendidikan Islam yang seperti itu baginya sangat bagus. Sehingga tanpa disadari itulah salah satu alasan yang membuatnya ingin memeluk agama Islam. Beliau mulai mengenal Islam pada saat umat Islam melaksanakan Idhul Adha, baginya hal itu sangat bagus saat kita memberikan persembahan kepada tuhan dan kemudian membagi-bagikannya kepada seseorang yang berhak menerimannya.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER MEDAN: UMAT ISLAM HARUS MEMILIKI IMAN SEKUAT BAJA

Kajian Mualaf Center Medan pada kali ini akan membahas Sikap yang seharusnya dimiliki oleh umat Islam saat berhadapan dengan kaum munafik. Ada seseorang yang bertanya tentang bagaimana cara menjawab orang Nasrani yang menghina Rasulullah ketika menikahi Aisyah di usia yang masih sangat muda?

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER WONOGIRI: HARI EMAS UNTUK UMAT ISLAM

Keutamaan 9 hari pertama di bulan Dzulhijjah

Menyambut daatngnya Idhul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah, Kajian keIslaman yang diadakan oleh Mualaf Center Wonogiri tentang hari emas umat Islam. Pada hari-hari ini kita tidak dianjurkan berpuasa di hari raya termasuk hari raya Idhul Fitri atau Idhul Adha.

Pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang paling mulia sepanjang tahun. Allah lebih mencintai semua jenis ibadah sunnah bahkan amalan paling kecil yang dikerjakan pada hari itu. Seperti mengucapkan subhanallah, shadaqah, dan lainnya. Sebagaimana hadist berikut ini:

Dari Ibnu ‘Abbas mengatakan bahwa Rasulullah pernah bersabda: “Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun“. (HR. Al-Bukhari)

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER PAPUA: HIDAYAH TIDAK DATANG SENDIRI TAPI HARUS DICARI

Mualaf Center Nasional Aya Sofya Papua membuka kesempatan untuk umat Islam atau masyarakat yang ingin memeluk Islam. Belajar bersama mendalami agama Islam untuk menjemput hidayah yang telah disebarkan oleh Allah. Kita tahu bahwa hidayah adalah hak preoregatif Allah dan tidak ada seorang manusia yang bisa memberikan hidayah.

Mungkin kita hanya bisa menjelaskan kebenaran tapi hidayah jelas hanya datang dari Allah. Disaat kita beriman kepada Allah maka sudah jelas bahwa kita telah mendapatkan hidayah dari Allah. Kita tahu bahwa hidayah adalah kuasa Allah yang menjadi takdir, sehingga kita tetap perlu mencari hidayah sama halnya seperti takdir lainnya.

Termasuk dalam perkara takdir, hidayah juga merupaka suatu perkara yang tidak diketahui oleh setiap manusia. Kita tidak akan mengetahui apakah mendapat hidayah Allah atau tidak tapi kita memang sudah sepatutnya bersyukur kepada Allah karena mendapatkan hidayah. Kita senantiasa beribadah kepada Allah dan berusaha untuk senantiasa berbaik sangka kepada Allah. Disaat seseorang berusaha untuk mendekatkan diri kepada Allah maka itu akan memudahkannya menuju surga.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER PATI: KEAJAIBAN MENJELANG KELAHIRAN NABI MUHAMMAD

Pada saat kehamilan, Aminah bermimpi bahwa bayi dalam kandungannya itu akan menyebarkan cahaya keseluruh permukaan bumi. Sebagian ulama menyebutkan bahwa cahaya itu akan sampai dari Makkah ke wilayah Persia atau saat ini kita menyebutnya Irak. Beliaupun bermimpi mengucapkan suatu doa yang jika diartikan adalah: “aku berlindung kepada Allah yang maha agung untuk bayi ini dari semua keburukan dan iri dengki orang lain”.

Berjalanlah kehamilan tersebut hingga beberapa bulan kemudian, beberapa ulama menyebutkan bahwa sekitar 6 bulan hamilnya itu suaminya yakni Abdullah meninggal dunia sehingga bayi yang dikandungnya itu telah menjadi seorang yatim sebelum dilahirkan. Para ulama ahli sejarah banyak menukil bahwa bayi itu lahir pada 12 Rabbiul Awal di Tahun Gajah (Ashabul Fill) lebih tepatnya 50 hari setelah kejadian itu.

Continue reading