KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MERAUKE: INILAH BALASAN UNTUK SESEORANG YANG BERBUAT KEZALIMAN

Permusuhan antara haq dan batil tidak akan perna berakhir sampai hari kiamat

Ketika Rasulullah sampai di Madina, beliau melihat Yahudi Bani Nadhir, Yahudi Bani Quraizhah, Yahudi Bani Qainuqa, dan Yahudi Bani Khaibar yang pada hari itu tidak makan atau minum. Dijelaskan dalam kajian Mualaf Center Merauke bahwa Rasulullah bertanya: “Hari apa ini? kenapa kalian tidak makan dan minum hari ini?”. Mereka menjawab: “hari ini adalah hari yang shaleh karena Allah menyelamatkan Musa dan menenggelamkan Fir’aun di Laut Merah”.

Lalu pada setiap tanggal 10 Muharram mereka menunaikan puasa Asyura. Nabi Musa dan orang-orang Yahudi sudah terbiasa puasa di hari Asyura untuk mengekspresikan kegembiraan mereka kepada Allah karena sudah membinasahkan Fir’aun dan menyelamatkan nabi Musa beserta pengikutnya menuju Palestina.

Kembali pada kisah nabi Musa yang juga dihadapan dengan seseorang yang zalim. Seseorang yang sanggup membunuh anak laki-laki hanya karena mimpi buruk yang dialaminnya. Dalam mimpinnya ada anak laki-laki mengambil mahkota dari kepalanya dan menganjam kedudukannya, maka disembelihlah semua anak laki-laki yang lahir pada saat itu. Tapi kemudian Allah binasahkan pemimpin yang zalim itu hingga namannya diabadikan dalam Al-Qur’an sebagai pengingat. Pelajaran dari kisah ini adalah bahwa permusuhan antara yang haq dan batil tidak perna berakhir sampai hari kiamat.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER TOLIKARA: BAGAIMANA AGAR ALLAH MENUTUPI AIB KITA DI DUNIA DAN AKHIRAT ?

Bagi kebanyakan orang untuk terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan adalah harapan yang besar. Sebagaimana dalam kajian Mualaf Center Tolikara menjelaskan bahwa zaman sekarang banyak orang berlomba-lomba menunjukkan kebaikan dirinnya (pencitraan) di media sosial untuk meraih popularitas. Di sisi lain juga menginginkan agar Allah bisa menutupi dosa dan aib kita di dunia dan akhirat.

Sesungguhnya segala hal bisa dilakukan oleh Allah termasuk di dalamnnya adalah menutupi aib dan kesalahan dari hamba-hambanya. Akan tetapi untuk bisa mendapatkan itu semua maka hal perlu kita lakukan adalah sebagai berikut:

Pertama, menutupi aib saudara-saudara kita

Allah maha mengetahui segala bentuk dosa dan kesalahan hamba-Nya dan sewaktu-waktu akan dibongkar sebagaimana mereka membongkar kesalahan saudaranya sendiri. Maka suatu kewajiban bagi kita untuk berusaha untuk menutupi aib saudara kita. Seseorang melakukan dosa pertama kali masih ada kemungkinan untuk bertaubat, sebagaimana maling atau pencuri yang hampir tidak ada yang langsung ketahuan karena Allah masih menutupi dosa-dosanya.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER DEPOK: TANGGAPAN GUS MBETHIK TERHADAP KASUS UST. YAHYA WALONI, GAYA MEYAMPAIKAN KEBENARAN TIDAK BISA DIHAKIMI !

Bukan hanya Islam, semua agama samawi adalah agama penyebar misi ketuhanan !

Sebelum menanggapi kasus Ust. Yahya Waloni, pernakah kita bertanya mengapa di Indonesia permasalahan antara Islam dan Kristen selalu ramai diperbincangkan bahkan tak henti-hentinya? perdebatan justru jarang terjadi antara Islam dengan agama Budha atau Hindu, begitu pula perdebatan antara Kristen dengan Hindu atau Budha. Melainkan yang lebih sering adalah perdebatan antara Islam dengan Kristen.

Secara statistik mengatakan bahwa jumlah pengikut agama Kristen adalah mayoritas kedua setelah Islam di Indonesia. Dari sudut pandang historis teologi menyatakan bahwa pada dasarnya agama hanya ada satu yakni dari Allah melalui nabi Adam. Kemudian melalui proses penambahan dan pengurangan seiring berjalannya waktu sehingga terpecah menjadi agama Ardhi (budaya) dan agama samawi (wahyu), berikut ini penjelasannya:

Continue reading