KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MADIUN: CARA MENJAGA KETEGUHAN IMAN DI MASA MUDA

Pada kajian di Mualaf Center Madiun perkembangan zaman, pengetahuan, dan teknologi memberikan dampak tersendiri dalam tatanan masyarakat. Terutama yang menjadi sasaran adalah para pemuda yang melek teknologi. Pastinya ada sisi positif dan negatif dari setiap kejadian, hal itu tergantung bagaimana kita mensikapinnya.

Tapi tak sedikit yang terlalu terjerumus dalam kenikmatan yang membuat lalai dan sedikit demi sedikit dapat mengkikis keimanan kita. Mereka terlena dengan kenikmatan yang dihasilkan dari kemajuan teknologi, hingga lupa untuk beribadah dan mendalami agama Islam. Bahkan ada bagian dari kit ayang tidak sadar jika telah terjerumus dalam ke syirikan.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MANADO: AMALAN DUNIA INI BISA MEMUDAHKAN URUSAN KITA DI AKHIRAT

Kajian Mualaf Center Manado tentang bagaimana cara bisnis yang baik? jawabannya adalah mengikuti petunjuk yang diajarkan Rasulullah dengan menjauhi hal larangan Allah. Seperti riba, korupsi, kolusi, dan lainnya, serta melakukan yang dianjurkan. Pada zaman dahulu orang-orang ingin menjadi kaya agar dapat melakukan zakat, infaq, dan sadaqah. Tapi semua itu mustahil dilakukan jika tidak ada uang. Jadi pada zaman dahulu kekayaan adalah hal yang sudah biasa.

Ada iga macam jalan yang dapat dilewati seseorang jika ingin masuk surga yakni hanya dengan memilih salah satu dari ketiga jalan tersebut. Jalan itu bisa saja melalui harta dengan menjadi orang kaya sehingga bisa berbagi kepada yang membutuhkan. Bisa juga melalui ilmu yang bermanfaat bagi orang lain, dan dengan tenaga yang didedikasikan di jalan Allah.

Continue reading

CATATAN PERJALANAN DAKWAH: MEMBANGUN PERADABAN MUALAF SUKU DA’A DI DESA YANG SEMUANYA MURTAD MASUK KRISTEN

Catatan perjalanan kami saat pertama kali datang ke pemukiman mualaf Suku Da’a, Donggala, Sulawesi Tengah

Sebelumnya MCN AYA SOFYA dan Alm. Ust. Insan LS Mokoginta perna berkunjung ke pemukiman Suku Da’a atas undangan pemuda peduli mualaf untuk mendakwahkan dan memperkuat akidah Islam mereka. Tapi ada yang sangat memprihatinkan, satu-satunya yang dibangun oleh Habib Rotan yang awalnya untuk aktivitas keagamaan, sholat jamaah, dan sholat jum’at sudah tidak digunakan lagi, disislain karena belum bisa dikatakan layak. Mereka mengharapkan adanya sebuah bangunan yang bisa menjadi tempat ibadah tempat dan aktivitas keagamaan yang layah dan nyaman.

Suku Da’a merupakan suku nomaden yang mendiami Sulawesi Tengah dan perbatasan Sulawesi Barat. Mereka bermukim di kawasan hutan dan pegunungan, terutama di gunung Gawalise. Nenek moyang suku Da’a pada awalnya beragama Islam, namun setelah kedatangan misionaris Kristen dan kurangnya kepedulian antar sesama umat Islam terhadap saudara seiman kita, suku Da’a. Sehingga mereka semua pada akhirnya murtad dan masuk Kristen.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER SOLO: CARA RASULULLAH BERINTERAKSI DENGAN ORANG KAFIR

Hikmah kajian kristologi Mualaf Center Solo, kita harus menjadikan tolak ukur kehidupan kita adalah seperti kehidupan Rasulullah di Madinah. Pada saat itu di Madina ada 3 suku, yaitu: Yahudi bani Qainuqa, Yahudi bani Nadhir, dan Yahudi bani Quraizhah. Rasulullah tinggal bersama mereka dan bertetangga bersama dengan mereka. Sehingga beliau pastinya pernah berinteraksi dengan mereka.

Rasulullah berdakwah mendatangi rumah orang Yahudi

Dalam Hadist Bukhari mengatakan, sampai ada anak muda Yahudi memeluk Islam waktu Rasulullah ke rumahnya mengajaknya bersyahadat memeluk agama Islam diakhir hidupnya. Pada saat itu Rasulullah memasuki rumahnya dan meminta izin kepada orang tuannya. Orang tua pemuda itu mengizinkan anaknya memeluk agama Islam, Rasulullah pun berkata kepada pemuda itu: “Wahai anak muda, sekarang ucapkanlah kalimat syahadat”.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LOMBOK: CARA RASULULLAH MENDIDIK PARA SAHABAT DALAM WAKTU YANG TIDAK LAMA

Bagaimana Rasulullah berhasil mendidik para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan seperti baja?

Kita ketahui bahwa di zaman Rasulullah dan para sahabat terkenal memiliki keimanan yang begitu kuat bahkan kenikmatan duniapun tak bisa menghargai itu semua. Kajian Mualaf Center Lombok menjelaskan bahwa para sahabat bahkan rela mati untuk membela keimanan dalam hatinya. Rasulullah berdakwah pada tahun pertama dan kedua setelah kenabian secara sembunyi-sembunyi, tahun ketiga beliau berdakwah secara terang-terang, dan tahun keempat para sahabat mengalami penyiksaan tapi mereka tetap beriman.

Dalam jangka 3 tahun saja ajaran Rasulullah itu sudah membuat keimanan mereka menjadi kuat, sedangkan kita yang sejak lahir sudah Islam hingga saat ini masih memiliki keimanan yang lemah. Keimanan kita masih lemah dan sangat rawan melakukan kelalaian dan kita juga masih terlalu memprioritaskan kenikamatan dunia.

Continue reading