KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER BATAM: KISAH TELADAN DAN DISIPLIN UMAR BIN KHATAB

Pada kajian Mualaf Center Batam kali ini akan membahas mengenai Umar bin Khatab adalah sahabat nabi yang terkenal dengan sikapnya yang tegas. Sehingga karena ketegasannya itulah Rasulullah memberinya julukan Al-Faruq yang artinya membedakan antara yang benar dan salah. Pernah suatu ketika beliau mendatangi rumah Rasulullah yang saat itu para istri Rasulullah sedang berbicara dengan suara mereka yang tinggi.

Pada saat itu mereka sedang mengobrol satu sama lain antar perempuan. Namun mereka terdiam begitu Umar bin Khatab datang hingga membuat Rasulullah tersenyum. Melihat hal itu Umar pun berkata kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, kenapa engkau tersenyum? semoga Allah selalu membuat kau tersenyum”. Menanggapi hal itu Rasulullah berkata: “Aku terheran dengan para wanita-wanita ini karena sejak tadi mereka berbicara dengan suara tinggi dan tiba-tiba menjadi senyap begitu kau datang”.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER PETAMBURAN: MEMANTAPKAN AQIDAH ISLAM DENGAN MENGENAL SEJARAH AGAMA KRISTEN KATOLIK & KRISTEN PROTESTAN

Agama Kristen Katolik bermula dari ajaran yang disampaikan oleh Yesus Kristus sebagai tokoh utama yang mendasari agama Kristen pada awalnnya meski kita tahu bahwa agama ini dibentuk berdasarkan dogma-dogma dari Paulus di Anthiokia. Kita tahu bahwa Yesus lahir di kota Betlehem yang terletak di Palestina sekitar tahun 4-8 SM, pada masa kekuasaan raja Herodes. Dalam agama Islam Yesus dikenal sebagai Nabi Isa yang lahir dari rahim seorang wanita perawan yakni Maryam. Kisah mengenai beliau cukup banyak dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Setiap nabi diutus oleh Allah SWT. memiliki tujuan atau misi dalam berdakwah menyebarkan ajaran Tauhid. Adapun misi dakwah seorang nabi sesuai dengan situasi dan kondisi umatnya. Nabi Isa as adalah nabi yang melanjutkan risalah kenabian sebelumnya, yakni risalah Nabi Musa as sebagaimana terdapat dalam firman Allah berikut ini:

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LAMPUNG: JALAN MENUJU SURGA ALLAH

Pada kajian Mualaf Center Lampung menjelaskan bahwa di zaman Rasulullah ada tiga macam jalan yang dapat dijadikan seseorang untuk masuk surga dengan memilih salah satu dari ketiga jalan tersebut, yakni: melalui harta dengan banyak memberikan santunan kepada yang membutuhkan, melalui ilmu yang bermanfaat bagi orang lain, dan dengan tenaga yang didedikasikan di jalan Allah.

Seseorang bisa dengan mudah memilih jalan yang akan digunakan untuk mendapatkan surga di akhirat kelak. Biasanya orang menggunakan jabatan, kedudukan, harta, ilmu, atau tenaga untuk memperbanyak amalan yang dapat menjadi tabungan di akhirat kelak. Sebagaimana hidup di dunia ini hanyalah sementara, jika diperumpamakan seperti orang safar yang singgah di bawah pohon untuk istirahat sejenak kemudian kembali melanjutkan perjalanan.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KEBUMEN: KISAH PERTAMA KALI UMAR BIN KHATTAB MASUK ISLAM

DOA RASULULLAH: “YA ALLAH, MULIAKAN ISLAM DENGAN SALAH SATU DARI DUA UMAR”

Salah satu sahabat Rasulullah yakni Umar bin Khattab memiliki banyak kisah diantaranya adalah kisah heroiknya ketika masuk Islam. Hal ini bisa menjadi contoh kisah sahabat yang heroik dalam masalah aqidah. Umar bin Khattab sudah dikenal oleh penduduk Makkah ketika memakai baju perang pasti akan melawan seorang musuh dan tidak akan membuka baju perangnya itu sampai musuhnya mati atau dia yang mati.

Jadi saat memakai pakaian perang beliau tidak perna main-main, dan ketika itu maka akan terjadi perang. Umar bin Khattab memiliki postur tubuh yang gagah, tinggi, dan besar. Sehingga ketika beliau menunggangi kuda, kakinya sampai menyentuh tanah. Kira-kira pada saat itu tingginya mencapai lebih dari 2 meter. Beliau adalah sosok yang pada awalnya orang sangat keras dengan Islam.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KERINCI: INILAH TANDA BAHWA BERAGAMA ISLAM BELUM TENTU MUKMIN

Tahap Keimanan Orang Islam

1. amanu = orang beriman

Kalimat “ الَّذِينَ آمَنُوا ” atau “Alladzina amanu” itu biasanya diungkapkan bagi orang-orang yang baru beriman atau imannya itu masih harus ditingkatkan lagi. Seseorang yang baru menyatakan sebagai muslim, merasa punya standart keimanan dalam jiwanya tapi iman itu lebih mendorongnnya untuk lebih semangat menunaikan ibadah. Kalau kita melihat di KTPnya Islam dan ia juga termasuk seorang muslim tapi sholatnya masih agak terlambat.

Maka seseorang itu dipanggil oleh Allah sebagai “ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ” atau “hai orang-orang yang beriman” yang panggilan dan disebutkan sejumlah 68 kali dalam Al-Qur’an. Sebagaimana di dahului dengan huruf ” يَ ” atau “ya” yang termasuk huruf panggilan. Dalam ilmu nahwu huruf panggilan ada 14 jenis tapi di Al-Qur’an hanya disebutkan huruf ” يَ ” sebanyak 361 kali.

Ketika huruf “يَ ” disandingkan dengan kalimat “ الَّذِينَ آمَنُوا ” seakan-akan Allah menyeruh kepada semua “pemilik iman” sekalipun imannya belum mampu mendekatkan dia dengan Allah karena masih jarangn melakukan amal saleh. Dipanggil oleh Allah sebanyak 68 kali panggilan dia yang disebutkan dalam Al-Qur’an, sebagai setelah ada kalimat “ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ” selalu disusul dengan amal-amaln shaleh, sepert beberapa potongan ayat berikut ini:

Continue reading