KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KOTA AMBON: APA YANG KITA DAPAT DARI ISTIQOMAH?

Pengertian Istiqomah

Pengertian Istiqomah adalah teguh dalam melaksanakan suatu hal yang harus dilakukan dan meninggalkan yang harus ditingalkan secara terus-menerus. Walaupun kebanyakan orang masih beranggapan bahwa “istiqomah dalam berbuat dosa” adalah sebutan yang cocok untuk seseorang yang selalu berbuat dosa. Padahal sebenarnya istiqomah hanyalah untuk suatu kebaikan yang dilakukan oleh seseorang secara terus-menerus.

Seseorang dikatakan istiqomah apabila telah konsisten dan berkesinambungan melaksanakan amal kebaikan tertentu dan menjahui segala bentuk perbuatan yang tidak baik. Misalnya: beristiqomah sholat dhuha, beristiqomah puasa sunnah, dan beristiqomah untuk tidak berbuat maksiat, dan lainnya.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. (QS. Al-Ahqaf: 13)

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LAMPUNG: JALAN MENUJU SURGA ALLAH

Pada kajian Mualaf Center Lampung menjelaskan bahwa di zaman Rasulullah ada tiga macam jalan yang dapat dijadikan seseorang untuk masuk surga dengan memilih salah satu dari ketiga jalan tersebut, yakni: melalui harta dengan banyak memberikan santunan kepada yang membutuhkan, melalui ilmu yang bermanfaat bagi orang lain, dan dengan tenaga yang didedikasikan di jalan Allah.

Seseorang bisa dengan mudah memilih jalan yang akan digunakan untuk mendapatkan surga di akhirat kelak. Biasanya orang menggunakan jabatan, kedudukan, harta, ilmu, atau tenaga untuk memperbanyak amalan yang dapat menjadi tabungan di akhirat kelak. Sebagaimana hidup di dunia ini hanyalah sementara, jika diperumpamakan seperti orang safar yang singgah di bawah pohon untuk istirahat sejenak kemudian kembali melanjutkan perjalanan.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KEBUMEN: KISAH PERTAMA KALI UMAR BIN KHATTAB MASUK ISLAM

DOA RASULULLAH: “YA ALLAH, MULIAKAN ISLAM DENGAN SALAH SATU DARI DUA UMAR”

Salah satu sahabat Rasulullah yakni Umar bin Khattab memiliki banyak kisah diantaranya adalah kisah heroiknya ketika masuk Islam. Hal ini bisa menjadi contoh kisah sahabat yang heroik dalam masalah aqidah. Umar bin Khattab sudah dikenal oleh penduduk Makkah ketika memakai baju perang pasti akan melawan seorang musuh dan tidak akan membuka baju perangnya itu sampai musuhnya mati atau dia yang mati.

Jadi saat memakai pakaian perang beliau tidak perna main-main, dan ketika itu maka akan terjadi perang. Umar bin Khattab memiliki postur tubuh yang gagah, tinggi, dan besar. Sehingga ketika beliau menunggangi kuda, kakinya sampai menyentuh tanah. Kira-kira pada saat itu tingginya mencapai lebih dari 2 meter. Beliau adalah sosok yang pada awalnya orang sangat keras dengan Islam.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER DEMAK: TETAPLAH BERBUAT BAIK WALAUPUN ORANG TUA KITA KAFIR

Bagaimana hubungan seorang anak dengan
kedua orang tuanya yang kafir dalam agama Islam?

Seorang anak sudah sewajibnya berbakti kepada kedua orang tua meski orang tua kita masih dalam keadaan kafir dan memiliki pandangan keimanan yang berbeda dengan kita. Jika dalam ajaran agama lain maka akan ditinggalkan, tapi lain lagi dalam ajaran agama Islam yang justru masih wajib berbakti kepada orang tua berdasarkan syariat Islam. Sebagaimana Allah mengatakan dalam firmannya sebagai berikut:

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَىٰ أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۖ وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ۖ وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ۚ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya: Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Luqman 15)

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER KERINCI: INILAH TANDA BAHWA BERAGAMA ISLAM BELUM TENTU MUKMIN

Tahap Keimanan Orang Islam

1. amanu = orang beriman

Kalimat “ الَّذِينَ آمَنُوا ” atau “Alladzina amanu” itu biasanya diungkapkan bagi orang-orang yang baru beriman atau imannya itu masih harus ditingkatkan lagi. Seseorang yang baru menyatakan sebagai muslim, merasa punya standart keimanan dalam jiwanya tapi iman itu lebih mendorongnnya untuk lebih semangat menunaikan ibadah. Kalau kita melihat di KTPnya Islam dan ia juga termasuk seorang muslim tapi sholatnya masih agak terlambat.

Maka seseorang itu dipanggil oleh Allah sebagai “ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ” atau “hai orang-orang yang beriman” yang panggilan dan disebutkan sejumlah 68 kali dalam Al-Qur’an. Sebagaimana di dahului dengan huruf ” يَ ” atau “ya” yang termasuk huruf panggilan. Dalam ilmu nahwu huruf panggilan ada 14 jenis tapi di Al-Qur’an hanya disebutkan huruf ” يَ ” sebanyak 361 kali.

Ketika huruf “يَ ” disandingkan dengan kalimat “ الَّذِينَ آمَنُوا ” seakan-akan Allah menyeruh kepada semua “pemilik iman” sekalipun imannya belum mampu mendekatkan dia dengan Allah karena masih jarangn melakukan amal saleh. Dipanggil oleh Allah sebanyak 68 kali panggilan dia yang disebutkan dalam Al-Qur’an, sebagai setelah ada kalimat “ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ” selalu disusul dengan amal-amaln shaleh, sepert beberapa potongan ayat berikut ini:

Continue reading