MUALAF CENTER TORAJA: MAHASISWI CALON PENDETA KAMPUS TORAJA KABUR DAN MASUK ISLAM

Beberapa waktu yang lalu, kami melakukan kunjungan dakwah ke Mualaf Center Nasional Aya Sofya Lamongan untuk bertemu dengan seorang wanita yang kabur dari kampung halamannya yakni Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Beliau adalah seorang mahasiswi dari salah satu kampus di Toraja yang akan menjadi seorang pendeta jika sudah lulus kuliah. Kami pun melakukan wawancara dengan beliau yang dipimpin oleh Ust. Imam Mujahidin untuk mengetahui kisah perjalanan dan perjuangan beliau hingga pada akhirnya memeluk agama Islam.

Pada hari Senin tanggal 15 November 2022, MCN Aya Sofya Lamongan mendapatkan telepon dari seorang wanita yang meminta tolong untuk disyahadatkan. Tanpa perjanjian sebelumnya, beliau ternyata sudah berada di Masjid Al-Muttaqin, Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Hingga pada akhirnya kami sepakat untuk mengadakan pertemuan pukul 15.00 WIB.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER GRESIK: KENAPA BACAAN SHALAT HARUS BERBAHASA ARAB?

Berdasarkan laporan yang kami terima dari Mualaf Center Gresik bahwa seorang mahasiswi mendapatkan pertanyaan yang dinilai cukup menjebak saat mengikuti seminar antar agama. Pertanyaan bisa dijadikan senjata oleh misionaris Kristen untuk membuat aqidah umat Islam sedikit goyah karena kurangnya pemahaman mendalam tentang hakikat Tuhan dan Islam.

Padahal jawabannya cukup bisa dinalar secara logis dan realistis. Sebagai manusia kita memang tidak tahu maksud dan kehendak Tuhan. Kita hanya perlu meyakini bahwa Tuhan maha mengetahui segala sesuatu yang manusia pun tidak bisa mengetahuinya.

“Apakah Tuhan umat Islam itu orang Arab?”
“Kenapa shalat harus menggunakan bahasa Arab?”

Continue reading

GERAKAN QURBAN TIDAK BIASA UNTUK MUALAF DI PEDALAMAN (QURBAN 2022)

Qurban bersama MCN Aya Sofya 2022

Seperti tahun sebelumnya, kami cukup sukses menyalurkan hewan qurban di pedalaman nusantara sebagaimana laporan qurban 2021. Antusiasme dari para muqarib pada tahun lalu cukup besar, terlebih lagi mualaf di pedalaman sangat senang. Sehingga hal itu membuat kami pada akhirnya kembali mengadakan layanan qurban bersama MCN AYA SOFYA kepada para muqarib yang hendak berkurban di tahun 2022.

Dengan tagline “Gerakan Qurban Tidak Biasa untuk Mualaf di Pedalaman”, kami membuka peluang ladang amal berkurban seluas-luasnya untuk sasaran mualaf miskin di Pedalaman.

Continue reading

KOLABORASI MCN AYA SOFYA X UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR

Foto bersama setelah penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama.

KOLABORASI UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR DAN MCN AYA SOFYA: MEMPERSIAPKAN GELOMBANG BESAR ORANG MASUK ISLAM DI INDONESIA

Rabu, 10 Maret 2021 lalu perwakilan dari Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam Gontor datang ke kantor MCN Aya Sofya yang berada di Kota Malang. Kunjungan mereka bertujuan untuk mengajak kerjasama di bidang pendidikan dan dakwah.

Mengutip dari situs website https://saa.unida.gontor.ac.id/ tentang Program Studi Studi Agama Agama (SAA) yang pada mulanya dinamakan dengan Program Studi Perbandingan Agama adalah salah satu program studi di Fakultas Ushuluddin. Didirikan bersamaan dengan berdirinya IPD (Institut Pendidikan Darussalam) pada tahun 1966, program studi ini merupakan salah satu dari dua program studi yang tertua yang ada di Universitas Darussalam pada saat ini.

Continue reading

MUALAF CENTER MANADO: BANTUAN MEJA UNTUK TPQ AYA SOFYA AL-BAITS DI SULAWESI UTARA

Bantuan 21 meja untuk santri mengaji di TPQ Aya Sofya Al-Baits, Kelurahan Meras, Kec. Bunaken, Kota Manado

Pada Oktober 2021 lalu, Mualaf Center Nasional Aya Sofya Kota Manado mendirikan TPQ Al-Baits yang merupakan TPQ ke Empat yang berhasil diresmikan. Tujuannya untuk mencetak generasi-generasi Qur’ani di Kelurahan Meras, Kec. Bunaken, Kota Manado. Hingga saat ini, kurang lebih hampir 10 TPQ Aya Sofya akan tersebar di pelosok Sulawesi Utara. Semua itu berkat pejuang tangguh kami di Sulawesi Utara dan dukungan dari sahabat donatur setia Aya Sofya dimanapun berapa.

Bagaimana Mualaf Center Nasional Aya Sofya dapat mendirikan TPQ di Manado?

Tidak hanya berkiprah untuk mualaf dan dhuafa, kami juga ingin berkontribusi mencentak generasi yang melanjutkan visi dan misi melanjutkan dakwah Islam di masa yang akan datang, terkhusus di Provinsi Sulawesi Utara.

Awal mulanya muncul keinginan untuk mendirikan TPQ dikarenakan masih banyaknya anak-anak di pelosok Sulawesi yang memanfaat waktu luangnya hanya dengan bermain. Ketika berjumpa dengan mereka, kami pun bertanya: “apakah bisa mengaji?” dan mereka menjawab: “tidak bisa”. Kami bertanya lagi: “apakah ada TPQ?”, lalu mereka menjawab: “tidak ada”. Ada sedih dalam benak kami melihat kondisi yang seperti itu. Mereka adalah generasi yang di usianya sudah harus diajarkan ilmu agama tetapi tidak ada yang menfasilitasi.

Continue reading