JABRUL KHAWATHIR MERUPAKAN AKHLAK MULIA DALAM ISLAM

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Jabrul Khawatir (menggembirakan orang yang sedih / galau / sedang tertimpa musibah dan menghibur/menjaga perasaan orang lain) merupakan akhlak mulia dalam Islam.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam banyak kesempatan selalu menggembirakan dan menghibur keluarga dan sahabatnya.

Pernah suatu hari, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam diundang makan oleh seorang nenek tua yang miskin. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam orang yang sangat sibuk dengan berbagai macam urusan umat. Beliau sibuk memimpin masyarakat untuk berjihad dan berjuang di jalan Allah. Tapi beliau masih bisa menyempatkan diri untuk memenuhi undangan nenek tua yang miskin tersebut.

Continue reading

KEAJAIBAN DOA, KEMUSTAHILAN DAPAT TEREALISASI

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Ustadzah Nada Al Rasyid menceritakan kisah nyata berikut ini, ” Salah seorang ibu guru berkata, “Saat saya mengajar di kelas satu SMP, jika adzan dikumandangkan maka saya berhenti sejenak. Saya mengajak murid-murid untuk menjawab adzan serta menganjurkan mereka berdoa sebentar. Sesungguhnya doa antara adzan dan iqomah merupakan doa yang mustajab. Saya perhatikan salah satu siswi berdoa dengan khusyu dan lebih lama dari teman-temannya.

Ketika saya mengoreksi buku latihannya, saya panggil siswi tersebut dan saya katakan, “Saya kagum dengan kebiasaanmu berdoa dengan khusyu dan lebih lama dari teman-temanmu, masya Allah.”

Ia berkata, ” Sejak saya di kelas lima SD saya tahu keutamaan doa antara adzan dan IQOMAT. Sejak itu saya rajin berdoa antara adzan dan iqomat. Ada sebuah doa yang sering saya ulang-ulang.”

Continue reading

INGATLAH BAHWA ALLAH TIDAK AKAN MELUPAKAN HAMBANYA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Dr. Hassan Syamsi Basya (68 tahun) adalah seorang dokter spesialis jantung di sebuah rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Di sore hari saat hendak pulang dari rumah sakit, beliau kedatangan tamu di kantornya.

Beliau berbagi pengalaman pribadinya untuk menjadi pelajaran bagi kita semua.

Aku melihatnya dengan tersenyum sambil berkata, “Ada perlu apa wahai saudaraku?”

Ia berkata, “Sepertinya anda lupa denganku wahai Dokter Hassan?”

Aku berkata, “Maaf, saya tidak ingat. Seorang dokter dalam setiap harinya bertemu dengan puluhan orang… Tidak mungkin untuk menghafal satu persatu orang yang pernah kutemui setelah sekian lama berpisah!”

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER CIREBON: MENGINGAT KEBURUKAN MANUSIA ITU PENYAKIT

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Ada kata pepatah :

ذكر الله دواء وذكر الناس داء

Dzikrullahi Dawaa’un wa Dzikrunnaasi Daa’un

“Mengingat Allah itu obat, sedangkan mengingat (menyebutkan keburukan) manusia itu penyakit.”

Tanda kebangkrutan ketika kita sibuk usil dengan urusan orang lain dan bersangka buruk kepada mereka.

Adapun sibuk menyebutkan akhlak mulia dan sejarah kehidupan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat serta orang-orang shalih merupakan keberuntungan.

Continue reading

PENGALAMAN ADALAH GURU TERBAIK

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Seringkali manusia tidak menyadari dan tidak mengetahui akan kekurangan dirinya. Merupakan nikmat Allah yang besar ketika kita dikaruniai guru dan sahabat yang mengingatkan kita akan sifat buruk yang masih melekat pada kepribadian kita. Orang beriman merupakan cermin bagi saudaranya.

Di zaman sekarang ini, langka kita dapatkan pendidik dan sahabat yang tulus dan berusaha untuk mengingatkan kekurangan kita.

Diantara cara Allah agar kita memperbaiki diri selain lewat guru dan sahabat adalah dengan pengalaman hidup. Pengalaman merupakan salah satu dari guru terbaik.

Guruku pernah bercerita tentang pengalaman hidupnya. Suatu kejadian yang akhirnya merubah sifat buruk yang masih melekat pada dirinya. Yaitu sifat ingin menang sendiri dan tidak mau mengalah ketika berselisih dengan orang lain.

Continue reading