Kisah mualaf bule asal Australia telah tinggal di Indonesia kurang lebih selama 5 tahun. Sebelumnya ia telah lebih dulu mempelajari banyak agama dan mendapati agama Islam sebagai agama yang benar. Sejak saat itu ia mulai tertarik untuk belajar agama Islam dibandingkan dengan agama yang lain. Tumbuh keinginan untuk masuk Islam setelah menikahi seorang warga Indonesia yang beragama Islam. Banyak sekali pembelajaran yang ia peroleh selama tinggal di Indonesia, bahwa muslim lebih baik dari anggapan orang diluar sana. Agama Islam mengajarkan berbagi, tidak egois dan mementingkan diri sendiri seperti kebanyakan orang Australia.
Continue readingTag Archives: Mualaf Center Riau
BERDIRINYA PERADABAN SUKU TAU TAA WANA DI PEGUNUNGAN TOKALA ADALAH TAMPARAN KERAS UNTUK UMAT ISLAM, KENAPA?
Perjuangan mencari saudara kita
Suku Tau Taa Wana berasal dari Pegunungan Tokala, Lambentana, Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Beberapa dari mereka sudah memiliki tempat tinggal untuk menetap. Sebagian lagi masih hidup secara nomaden atau berpindah-pindah dan belum memiliki rumah. Tim Mualaf Center Nasional Aya Sofya bersama dengan beberapa ormas Indonesia telah mengadakan pensyahadatan masal jilid 2 pada tanggal 8 November 2020. Kami juga melakukan pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.
Selama ini mereka hidup hanya mengandalkan hasil alam dengan mencari umbi-umbian di hutan untuk dimakan tanpa mengetahui khasiat dan kandungan gizinya. Meskipun begitu mereka jarang mengalami penyakit yang parah. Mungkin tubuhnya sudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Tapi tak sedikit pula dari mereka yang menderita beberapa penyakit seperti gizi buruk, kuningan, dan lain sebagainya. Mereka hidup jauh dari kenikmatan yang telah dirasakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia, sungguh mengharukan.
Continue readingKAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MAGETAN: KEAGUNGAN SYARIAH ISLAM

Sepakat dengan kajian Mualaf Center Magetan bahwa agama Islam adalah satu-satunya agama yang benar dan baik. Saling berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran. Barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan diterima oleh Allah di akhirat dan termasuk dalam orang-orang yang merugi. Sebagai umat Islam seharusnya bersyukur kepada Allah karena telah dilahirkan dan diberi petunjuk dalam beragama Islam.
Sesungguhnya nikmat yang terbaik adalah nikmat Islam. Cara kita bersyukur kepada Allah atas nikmat tersebut adalah dengan berusaha mengenal keindahan Islam. Sehingga bisa membentengi diri dari hal yang menjerumuskan pada kesesatan. Serta bisa mengajak orang diluar Islam untuk masuk ke agama yang indah ini.
Continue readingNEGARA WANA: KAWASAN LUAR NEGERI, TAPI MILIK INDONESIA
Oleh: Ust. Ipung Atria

Salah satu hal yang sangat berkesan adalah ketika Allah hadirkan kami disuatu negeri nan jauh di sana. Negara Wana. Saat kami dipertemukan dengan saudara-saudara baru dari di kawasan yang indah seakan-akan berada di luar negeri. Lantaran mereka memiliki bahasa negara sendiri, yakni bahasa Taa.
Bahasa Indonesia adalah bahasa asing bagi mereka. Sehingga kami menggunakan bahasa kemanusiaan yang universal asalkan saling mengerti satu sama lain. Itulah mengapa daerah ini kami sebut sebagai: luar negeri.
Continue readingKISAH MUALAF SEORANG DIRI DI DESA KRISTEN DAN KEHIDUPAN YANG BERA
Dalam satu desa, tepatnya di Desa Mogoyunggung, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara yang 100% penduduknya beragama Kristen dan hanya ada seorang wanita yang beragama Islam. Satu-satunya mualaf di Desa Kristen. Beliau adalah mantan seorang misionaris Kristen yang berasal dari keluarga pendeta. Sehingga awalnya sangat membenci Islam dan kurang senang dengan Islam karena sejak dulu ia bersekolah di Imandi.
Continue reading