KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER BATAM: YESUS MENIKAH !

Pendahuluan

Jika sebelumnya telah dibahas oleh Mualaf Center Aya Sofya Batam mengenai sakralnya kesucian seorang perempuan dalam agama Yahudi yang telah dikupas dan ditinjauan melalui perjanjian lama dan dari sisi antropologis budaya menyatakan bahwa orang-orang Israil atau Yahudi sangat menghargai dan menghormati kesucian seorang perempuan. Kebudayaan mereka begitu ketat sehingga harus mengatur hubungan laki-laki dan perempuan. Hal ini akan berhubungan dengan suatu polemik yang telah ramai di jagad maya perihal Yesus ternyata menikah.

Jika dari sudut pandang agama Islam memang menyatakan bahwa Yesus itu menikah, sementara dari sudut pandang agama Kristen menentang hal itu. Seharuskan akan ada konsekuensi logis jika Yesus itu menikah atau tidak. Dan untuk mengetahui konsekuensinya perlu mengkaji permasalahan ini lebih dalam dari berbagai sudut pandang karena kebanyakan orang hanya menikmati sesasi tapi kehilangan esensi dari polemik ini.

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER MALUKU: STANDAR KESUCIAN WANITA YAHUDI SANGAT KETAT SEDANGKAN KRISTEN BEBAS

Perlu kita ketahui bahwa ajaran Yahudi dan Kristen seharusnya sama atau memiliki kemiripan karena berpedoman pada kitab yang sama yakni Alkitab (Taurat dan Injil). Disebut Kitab Taurat oleh umat Yahudi dan Kitab Injil Perjanjian Lama oleh umat Kristen saat ini. Perjanjian Lama dan Perjanjian baru mulai ada seiring berdirinya agama Kristen yang dibentuk oleh Paulus dan pengikutnya. Dahulu kala, saat Yesus melanjutkan ajaran Nabi Musa dengan menyampaikan Alkitab tidak ada hal semacam itu. Perjanjian Baru adalah murni karangan manusia dan perjanjian lama juga telah banyak yang diubah.

Gaya hidup bebas dipelopori oleh ajaran agama Kristen

Agama Kristen yang berpedoman dengan ajaran Paulus cenderung menghalalkan segalanya. Hidup di dunia ini seolah bebas dan tidak ada aturan, “semuanya boleh asalkan di hatinya ada Yesus”. Apakan pernyataan tersebut masuk akal? sebenarnya pernyataan itulah yang mendasari prilaku menyimpang (pergaulan bebas) yang terjadi di dunia dan dijadikan gaya hidup bebas negara barat yang dianggap lumrah.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER DENPASAR: KAIDAH-KAIDAH KEHIDUPAN DALAM AL-QUR’AN

Kajian Mualaf Center Denpasar menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman dalam kehidupan kita. Siapapun yang semakin dekat dengan Al-Qur’an maka dia semakin bahagia dan berada di jalan yang lurus, sebaliknya siapa yang jauh dari Al-Qur’an maka hidupnya akan jauh dari kebahagiaan. Diturunkannya Al-Qur’an tidak akan membuat susah dan justru akan membuat hidup menjadi lebih bahagia seperti firman-firman Allah berikut ini:

( )طٰهٰ.ۙ(١)مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓى
Artinya: Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah. (QS. Thaha: 1-2)

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا
Artinya: Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (QS. Al-Isra’: 9)

Al-Qur’an mengantarkan kita pada jalan yang paling benar, oleh karena itu seseorang yang berpegang teguh pada Al-Qur’an akan menjadi yang terbaik dalam segala hal. Jika mempelajari akhlak dalam Al-Qur’an maka akan menjadi orang yang terbaik dalam akhlaknya. Dan jika mempelajari sisi apapun dalam Al-Qur’an maka dia akan menjadi yang terbaik karena Al-Qur’an memberi petunjuk pada jalan yang terbaik.

Continue reading

RIBUAN MUALAF DI MANADO INGIN BERGABUNG DAN MEMBENTUK MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA SULAWESI UTARA

Persebaran mualaf terbesar se-Indonesia adalah di pulau Sulawesi tepatnya di Provinsi Sulawesi Utara dengan ibu kota Manado yang mayoritas masyarakatnya beragama Kristen. Sehingga sangat wajar jika perkembangan mualaf disana sangat pesat ketimbang di pulau Jawa yang mayoritas penduduknya telah beragama Islam.

Di Sulawesi Utara terdapat perkumpulan mualaf yang dapat dijadikan contoh untuk mualaf di seluruh Indonesia. Perkumpulan tersebut yakni Majelis Muallaf Sulawesi Utara (MMS), berdiri dan berkembang di Sulawesi Utara dan berpusat di kota Manado. Merupakan organisasi mualaf terbesar di Indonesia yang menaungi semua mualaf di Sulawesi dengan sistem kepengurusan yang terorganisir, jelas, dan terstruktur mulai dari tingkat Dewan Pempinan Ranting (DPRa), Dewan Pempinan Cabang (DPC), Dewan Pempinan Daerah (DPD), dan Dewan Pempinan Wilayah (DPW).

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER LOMBOK: ALASAN YAHUDI INGIN MENGUASAI PALESTINA

Pendahuluan

Sebagaimana dalam Kajian Mualaf Center Lombok menyampaikan bahwa sesungguhnya umat Yahudi bukanlah kelompok yang berhak mendapatkan sejengkalpun tanah Palestina. Sungguh wajar jika orang Kristen dan Yahudi saling bekerja sama demi merebut tanah Palestina karena oleh umat Yahudi menganggap bahwa di Palestina tepatnya di Masjidil Aqso Yerusalem adalah tempat beradanya Haikal Sulaiman yang dibangun oleh Nabi Sulaiman.

Umat Yahudi ingin mendirikan kembali Haikal Sulaiman dan merobohkan Masjidil Aqsa sebagaimana mereka percaya jika Haikal Sulaiman telah dibangun kembali maka Dajjal dapat menguasai dunia dan umat Yahudi akan berada di puncak kejayaan. Sedangkan umat Kristen mempercayai bahwa jika Haikal Sulaiman sudah dibangun kembali maka Yesus (Nabi Isa) akan turun ke bumi dan membunuh Dajjal, sehingga umat Kristen berada di puncak kejayaannya menguasai dunia. Jadi tidak heran jika mereka saling bekerja sama memusuhi umat Islam dan mereka saling memanfaatkan satu sama lain.

Umat Islam juga memiliki kepentingan yang sama sebagaimana Rosulullah perna mengatakan bahwa kelak Baitul Maqdis akan menjadi pusat kekuatan umat Islam ketika Allah bangkitkan Al-Mahdi (Muhammad bin Abdillah) yang akan menguasai dunia. Sesungguhnya Baitul Maqdis adalah kiblat pertama umat Islam sebelum Allah memindahkannya ke Baitullah Makkah.

Continue reading