KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER TABANAN: JIKA ISLAM AGAMA YANG BENAR, KENAPA KRISTEN PALING BANYAK PENGIKUTNYA?

Agama yang memiliki jumlah pengikut paling banyak atau yang mayoritas tidak selalu benar. Suatu konsep salah kaprah yang diyakini sebagian besar manusia di dunia, bahwa kelompok mayoritas akan selalu benar, padahal hal tersebut belum tentu. Kebenaran dalam hal ini sangat berbeda dengan voting suara.

Seperti halnya contoh berikut ini, jika bertemu dengan seseorang dan bertanya apa mobil terbaik di dunia? Sebagian orang akan menyebutkan merek mobil Roll Royce atau Bentley. Tapi kita tahu bahwa jumlah Roll Royce, Bentley, atau Mercedes Maybach sangat sedikit di dunia ini. Sedangkan perusahaan manufaktur mobil terbanyak adalah Toyota dan itu bukan mobil terbaik. Mengetahui yang terbaik pada suatu mobil yang akan dibeli dapat diketahui dengan melakukan analisis spesifikasinya.

Continue reading

KISAH MUALAF AFRIKA: SEBENARNYA MEREKA MENANTI, TAPI AJAL SUDAH MENJEMPUT

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Dr. Abdurrahman Sumaith (15 Oktober 1947 – 15 Agustus 2013) – pernah merasa sedih hingga meneteskan air mata. Penyebabnya adalah berikut ini:

Suatu ketika beliau warga negara Kuwait pergi ke suatu daerah di pedalaman Afrika untuk misi kemanusiaan. Alhamdulillah banyak penduduk di sana yang masuk islam melalui perantaraan beliau. Setelah masuk islam, para mualaf itu lantas menangisi orang tua mereka yang telah wafat dalam keadaan memeluk agama selain islam.

Mereka berkata, “Kemanakah kalian wahai kaum muslimin? Mengapa kalian datang terlambat? Kemana kalian selama ini?” Kata-kata ini membuat beliau menangis lantaran menyesali keterlambatan dakwah beliau ke desa itu. Beliau merasa bertanggung jawab atas mereka yang wafat dalam kondisi kufur. (dari buku “Jangan Putus Asa” – Dr. Salwa al-Udhaidan)

Dr. Abdurrahman Sumaith adalah dokter lulusan Universitas Baghdad. Beliau menyelesaikan Magister di Liverpool Inggris, kemudian melanjutkan ke program doktoral di Kanada. Beliau meninggalkan pekerjaan sebagai dokter internist (ahli penyakit dalam) di rumah sakit di Kuwait, dan mewakafkan hidup beliau untuk dakwah di jalan Allah di benua Afrika.

Continue reading

BIJAK DALAM AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Kesehatan adalah mahkota di atas kepala orang-orang yang sehat, hanya orang sakit saja yang dapat melihat mahkota tersebut. Sering kita merasakan betapa besarnya nikmat sehat di kala sakit.

Seorang muslim saat sakit, ia sabar mengharapkan rahmat Allah berupa penghapusan dosa, bertambahnya pahala dan ketinggian derajat di sisiNya. Berdoa kepada Allah memohon kesembuhan. Berikhtiar berobat dengan jalan yang diperbolehkan syariat. Berobat dengan doa, sedekah, ruqiyah, minum air zam-zam dan berobat ke dokter.

Tidak berobat ke dukun. Ia tidak berobat ke paranormal atau “orang pintar”. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal atau dukun lalu ia membenarkannya dengan apa yang ia katakan maka ia telah kufur dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad” (Hadits Shahih riwayat Ahmad dan Hakim).

Continue reading

INILAH 8 SIKAP MENGATASI FITNAH DAN TUDUHAN

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Mungkin diantara kita selama hidup pernah difitnah atau dituduh. Ada yang dituduh sebagai pembohong, egois, tidak punya perasaan, pengkhianat, pencuri, dituduh selingkuh, dikatakan dzalim, munafik, sesat atau tuduhan-tuduhan lainnya.

Termasuk dzalim, menuduh dan memfitnah orang lain dengan sesuatu yang tidak dilakukannya.

Jika anda dituduh dan difitnah oleh seseorang padahal anda merasa yakin tidak bersalah maka ada delapan sikap yang sebaiknya kita lakukan:

Pertama, hendaklah kita cek dan kita pelajari lagi jangan-jangan yang dituduhkan orang lain itu benar. Jika ternyata kita salah maka jangan malu dan jangan gengsi untuk mengakui kesalahan dan mengikuti kebenaran meskipun cara orang yang menasehati kita kasar atau mungkin bermaksud tidak baik.

Continue reading

KISAH INSPIRATIF GADIS DIFABEL DALAM MENGUBAH DUNIA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Jumalah Al Baidhani adalah seorang gadis difabel dari Yaman yang begitu gigih memperjuangkan dan membela kaum wanita difabel di negerinya agar mereka bisa hidup bahagia dan memberikan manfaat untuk manusia yang lain, serta tidak menjadi beban bagi masyarakat. Jumalah tidak banyak dikenal masyarakat. Jika ditanyakan kepada beberapa warga Yaman tentang Jumalah, banyak dari mereka tidak mengenalnya.

Jumalah binti Shalih Al Baidhani lahir tanggal 12 Februari 1977 di Desa Ayouf Wilayah Baidha, Yaman. Ia lahir secara normal dan membuat keluarganya bahagia. Tahun 1984 ketika Jumalah berusia 7 tahun, ia sakit demam, dan ia merasa pusing serta nyeri di sekujur tubuh kemudian lumpuh pada kedua kakinya.

Jumalah merasa minder dan berhenti sekolah serta mengurung diri di kamarnya. Alhamdulillah keadaan itu tidak berlangsung lama. Ia segera sadar dan mulai beradaptasi dengan kelumpuhannya serta ridha dengan musibahnya. Tidak ingin larut dalam kesedihan, ia tidak mau berputus asa dengan penderitaannya. Dan segera masuk kembali ke sekolah dengan menggunakan kursi roda.

Continue reading