TIDAK DIRESTUI ORANG TUANYA, INILAH KISAH NEKAT SEORANG GADIS BERKEBUTUHAN KHUSUS YANG MENJADI MUALAF MELALUI MUALAF CENTER SIDOARJO

Mualaf Center Nasional Aya Sofya Sidoarjo

Mualaf Center Nasional Aya Sofya Sidoarjo telah menuju ke Magetan untuk menyelesaikan kasus seorang akhwat dengan keterbatasan khusus yang nekat meninggalkan rumahnya karena memiliki pandangan berbeda tentang agama dengan keluarganya. Bersama dengan Ust. Fitroh Nazar Nurdin, selaku pembina Mualaf Center Nasional Aya Sofya Sidoarjo, Tim kami berangkat ke Magetan menuju kediaman Ust. Ratno (Pembina Keagamaan orang berkebutuhan khusus).

Melakukan investigasi guna mencari tauh permasalahan yang sebenarnya setelah mendapatkan informasi terkait hal tersebut dari seorang Da’i disana yang menyatakan bahwa telah ada seorang gadis tertarik kepada agama Islam dan ingin masuk Islam. Namun ia mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari keluarganya.

Continue reading

MENYIMAK KISAH PEJUANG DAKWAH ISLAM DI BARITO TIMUR BERSAMA MUALAF CENTER KALIMANTAN

Kisah Inspiratif tentang seorang pejuang dakwah Islam dari Sumatera yang merantau ke Kalimantan hanya untuk berdakwah dan berdagang hingga saat ini telah banyak mengajak masyarakat non-Islam di Barito untuk menjadi mualaf. Beliau ialah Ust. Mas’ud seorang tokoh pioneer dakwah diarea Barito Timur. Ummat Islam di daerah Barito Timur sangat minoritas meskipun begitu toleransi antar umat beragama sangat tinggi.

Sehingga itulah yang membuat beliau berkeinginan untuk menjadikan masyarakat Barito Timur yang mayoritas agamanya Kristen dan Hindu menjadi masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Beliau meyakini bahwa Islam adalah agama yang benar dan ingin mengajak saudara-saudaranya menuju jalan kebenaran agar di akhirat diberi keselamatan oleh Allah dari pedihnya siksa neraka.

Continue reading

BERBAGI KISAH MUALAF SUKU DA’A DI PEGUNUNGAN DONGGALA SULAWESI TENGAH BERSAMA MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA

Sulawesi Tengah tepatnya di pegunungan Gawalise Donggala terdapat suku yang bermukim di pedalaman hutan dan pegunungan, suku tersebut bernama suku Da’a. Mereka pada awalnya menganut kepercayaan Animisme sebagai ajaran nenek moyangnya kemudian memeluk agama Islam. Namun karena minimnya kepedulian kita terhadap saudara se-Iman di pelosok negeri didukung dengan datangnya para misionaris Kristen. Akhirnya dapat mengubah keyakinan mereka secara drastis hingga 100% masyarakat suku Da’a menjadi murtad dan akhirnya beragama Kristen. Hingga saat ini telah banyak terbangun gereja dan tempat pendidikan (Kristen) disana.

Continue reading

KASUS BEREBUT JENAZAH MUALAF DARI KELUARGANYA YANG KRISTEN

Pada hari Rabu pagi, 11 Agustus 2020 pukul 08.00 WIB, kami mendapatkan laporan dari seorang wanita ingin rebut jenazah suaminya dengan meminta bantuan kepada Mualaf Center Aya Sofya. Tujuannya agar jenazah dimakamkan secara Islami karena sebelum meninggal suaminya sudah masuk Islam.

Mualaf Center Aya Sofya, Mualaf Center Indonesia, Jenazah Mualaf

Suaminya adalah seorang mualaf dan telah masuk Islam sejak tahun 2018 silam, surat dan dokumentasi mualaf saat ikrar syahadat juga masih ada dan lengkap. Almarhum meninggal beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 9 September 2020 pukul 6 pagi. Jenazah mualaf tersebut direbut oleh pihak keluarganya yang Kristen tepatnya pada tanggal 9 September 2020 di sebuah tempat perawatan Jenazah dengan rencana akan dimakamkan secara Kristiani.  

Continue reading

MANTAN MISIONARIS KRISTEN MASUK ISLAM: KARENA AKU PENGIKUT YESUS, MAKA AKU MASUK ISLAM

Karena aku pengikut yesus maka aku masuk Islam.

Mantan Misionaris Kriten: Drs. H. Wakhid Rosyid (Willibrordus Romanus Lasiman) Ketika beragama Katolik, Lasiman bernama baptis Willibrordus, ditambah nama baptis penguatan (kader) Romanus. Jadilah ia dikenal sebagai Willibrordus Romanus Lasiman. Lasiman atau akrab dipanggil Pak Willi. Kegelisahan demi kegelisahan menyerang keyakinannya. Akhirnya ia pun berkelana dari Katolik ke Kristen Baptis, lalu pindah ke Kebatinan Pangestu (Ngestu Tunggil), mendalami kitab Sasongko Jati, Sabdo Kudus, dan lainnya.

Continue reading