TIDAK DIRESTUI ORANG TUANYA, INILAH KISAH NEKAT SEORANG GADIS BERKEBUTUHAN KHUSUS YANG MENJADI MUALAF MELALUI MUALAF CENTER SIDOARJO

Mualaf Center Nasional Aya Sofya Sidoarjo

Mualaf Center Nasional Aya Sofya Sidoarjo telah menuju ke Magetan untuk menyelesaikan kasus seorang akhwat dengan keterbatasan khusus yang nekat meninggalkan rumahnya karena memiliki pandangan berbeda tentang agama dengan keluarganya. Bersama dengan Ust. Fitroh Nazar Nurdin, selaku pembina Mualaf Center Nasional Aya Sofya Sidoarjo, Tim kami berangkat ke Magetan menuju kediaman Ust. Ratno (Pembina Keagamaan orang berkebutuhan khusus).

Melakukan investigasi guna mencari tauh permasalahan yang sebenarnya setelah mendapatkan informasi terkait hal tersebut dari seorang Da’i disana yang menyatakan bahwa telah ada seorang gadis tertarik kepada agama Islam dan ingin masuk Islam. Namun ia mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari keluarganya.

Continue reading

PERMUKIMAN BINAAN MUALAF CENTER SURABAYA DI KAWASAN BEKAS LOKALISASI DOLLY MENJADI SASARAN KRISTENISASI

Seiring berdirinya Pesantren Yatim Dhuafa Jauharotul Hikmah yang konsisten melakukaan binaan anak-anak di kawasan lokalisasi Dolly juga menjadi jalan Mualaf Center Surabaya dalam naungan Mualaf Center Nasional AYA SOFYA untuk membentuk pemukiman bagi warga yang ingin hijrah dan belajar lebih dalam tentang agama Islam. Hal itu juga mendasari keinginan kami untuk menjadikan kawasan bekas lokalisasi di Dolly menjadi peradaban yang Islami.

Saat ini Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah terdapat di tiga lokasi Yaitu di Putat Jaya 4B nomor 4, Putat Jaya 4B nomor 27, dan gang dolly atau Jalan Kupang Gunung Timur I nomor 7. Dari tiga pesantren ini, hanya pesantren di gang Dolly yang tak hanya mengajarkan mengaji dan sholat. Tetapi juga memberikan perhatian dan waktu luang untuk mendengarkan keluh kesah anak-anak di gang tersebut. Anak-anak diberi fasilitas bermain dan sarana belajar bagi yang putus sekolah.

Continue reading

MENYIMAK KISAH PEJUANG DAKWAH ISLAM DI BARITO TIMUR BERSAMA MUALAF CENTER KALIMANTAN

Kisah Inspiratif tentang seorang pejuang dakwah Islam dari Sumatera yang merantau ke Kalimantan hanya untuk berdakwah dan berdagang hingga saat ini telah banyak mengajak masyarakat non-Islam di Barito untuk menjadi mualaf. Beliau ialah Ust. Mas’ud seorang tokoh pioneer dakwah diarea Barito Timur. Ummat Islam di daerah Barito Timur sangat minoritas meskipun begitu toleransi antar umat beragama sangat tinggi.

Sehingga itulah yang membuat beliau berkeinginan untuk menjadikan masyarakat Barito Timur yang mayoritas agamanya Kristen dan Hindu menjadi masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Beliau meyakini bahwa Islam adalah agama yang benar dan ingin mengajak saudara-saudaranya menuju jalan kebenaran agar di akhirat diberi keselamatan oleh Allah dari pedihnya siksa neraka.

Continue reading

BERBAGI KISAH MUALAF SUKU DA’A DI PEGUNUNGAN DONGGALA SULAWESI TENGAH BERSAMA MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA

Sulawesi Tengah tepatnya di pegunungan Gawalise Donggala terdapat suku yang bermukim di pedalaman hutan dan pegunungan, suku tersebut bernama suku Da’a. Mereka pada awalnya menganut kepercayaan Animisme sebagai ajaran nenek moyangnya kemudian memeluk agama Islam. Namun karena minimnya kepedulian kita terhadap saudara se-Iman di pelosok negeri didukung dengan datangnya para misionaris Kristen. Akhirnya dapat mengubah keyakinan mereka secara drastis hingga 100% masyarakat suku Da’a menjadi murtad dan akhirnya beragama Kristen. Hingga saat ini telah banyak terbangun gereja dan tempat pendidikan (Kristen) disana.

Continue reading

DONASI BAJU UNTUK DHUAFA DI PELOSOK JAWA TIMUR BERSAMA MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA

Saudara kita para dhuafa di pelosok Jawa Timur sedang membutuhkan uluran tangan kita dengan memberikan donasi baju terbaik agar dapat mereka pakai dalam keseharian. Mengundang ummat sekalian dalam “GERAKAN DONASI BAJU 1 KONTAINER: BERSIHKAN HATI RAPIKAN LEMARI”  yang diadakan oleh Masjid Nurul Iman bersama dengan Mualaf Center Nasional AYA SOFYA sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para ummat khususnya para dhuafa di pelosok Nusantara.

Continue reading