Kisah perjalanan iman selalu menarik untuk diikuti, terlebih ketika melibatkan para tokoh agama yang sebelumnya berperan sebagai pengajar dan pemimpin jemaat. Pertemuan dua mantan pendeta dalam sebuah forum dialog agama membuka ruang diskusi yang hangat, kritis, sekaligus penuh kejutan. Dari perbincangan itulah lahir sebuah momen bersejarah: seorang mantan pendeta wanita mengucapkan dua kalimat syahadat, menegaskan pilihannya untuk memeluk Islam.
Continue readingCategory Archives: MCN AYA SOFYA
Dari Lahan Gereja Menjadi Masjid: Perjuangan Mendirikan Masjid Lhazi dan Pentingnya Kristologi
Awal Mula: Rencana Gereja di Tanah Fasum
Masjid Lhazi berdiri di sebuah lokasi yang awalnya direncanakan untuk pembangunan rumah ibadah non-Muslim. Developer perumahan berasumsi bahwa kebutuhan masjid sudah terakomodasi dengan keberadaan Masjid Raya di wilayah Yasmin, sehingga tanah fasum di sektor perumahan ini diproyeksikan untuk gereja. Setiap pembeli rumah bahkan diminta menandatangani pernyataan bahwa di wilayah tersebut akan dibangun rumah ibadah non-Muslim.
Continue readingMerebut Jasad Mualaf yang Akan Dimakamkan Secara Katolik
Kasus Genting: Jenazah Mualaf Akan Dimakamkan Secara Katolik
Di tengah kabar gembira tersebut, muncul berita mengejutkan. Seorang mualaf tuna netra bernama Clemens (akrab dipanggil Pak Bobi) wafat. Meski KTP dan KK beliau jelas tercatat sebagai muslim, pihak keluarga berencana untuk memakamkannya secara Katolik bahkan dengan kremasi.
Continue readingYesus: Menelusuri Kelahirannya dan Menggugat Mayoritas-Minoritas dari Sumber Asli: Sebuah Renungan Mualaf

Narasi Mayoritas-Minoritas: Proyek Lama untuk Menekan Umat Islam
“Mayoritas kok intoleran,” begitu kata mereka. Sebuah frasa yang sering digoreng media, digunakan oleh tokoh-tokoh tertentu, dan diulang-ulang dalam berbagai forum. Ustadz Kainama mengajak kita untuk berpikir lebih kritis terhadap narasi ini dan juga mengajak untuk menelusuri lagi tentang kelahiran Yesus.
Continue readingMENGUNGKAP PRAKTIK KKR: KESAKSIAN MANTAN PELAKU DAN FENOMENA PEMURTADAN DI INDONESIA
Dalam sebuah dialog menarik bersama seorang mualaf cerdas bernama Jaslin Ta Lestari, terbongkar fakta-fakta mengejutkan mengenai praktik Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Bagi banyak orang, KKR dipandang sebagai kegiatan keagamaan umat Kristen yang penuh dengan doa, nyanyian rohani, dan khotbah. Namun, di balik itu semua, tersimpan strategi terselubung yang seringkali menjadi alat pemurtadan terhadap umat Islam, terutama di wilayah pelosok.
Continue reading