Dalam suasana kajian sore yang hangat dan penuh kekhusyukan, para hadirin, bapak-bapak dan ibu-ibu berkumpul dengan satu tujuan: menimba ilmu dan memperkuat benteng keimanan di tengah derasnya arus dakwah lintas agama yang semakin masif.
Kajian kali ini membahas kristologi, kajian yang mempelajari seluk-beluk tentang ajaran Kristus dan penyimpangan yang terjadi setelah masa kenabian Isa alaihissalam, agar umat Islam memiliki bekal untuk menjaga diri, keluarga, dan generasi muda dari pengaruh pemurtadan yang kian sistematis.
Tag Archives: Pemurtadan di Indonesia
Membentengi Generasi Muda dari Pemurtadan: Kajian Bersama Ustaz Ahmad Kainama
Sambutan Tuan Guru Coach Dr. Fahmi
Dalam sambutannya, Dr. Fahmi menekankan rasa syukur atas kehadiran para tamu, khususnya Ustaz Ahmad Kainama dan Ibu Etika, yang didampingi Ustaz Ipung dari Jakarta. Beliau menegaskan bahwa acara ini merupakan kesempatan berharga bagi para santri untuk mendapatkan ilmu penting dalam membentengi diri dari upaya pemurtadan, baik iru pemurtadan yang dilakukan oleh kaum Kristen maupun pemurtadan yang dilakukan oleh umat Islam itu sendiri.
Continue readingMENGUNGKAP PRAKTIK KKR: KESAKSIAN MANTAN PELAKU DAN FENOMENA PEMURTADAN DI INDONESIA
Dalam sebuah dialog menarik bersama seorang mualaf cerdas bernama Jaslin Ta Lestari, terbongkar fakta-fakta mengejutkan mengenai praktik Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Bagi banyak orang, KKR dipandang sebagai kegiatan keagamaan umat Kristen yang penuh dengan doa, nyanyian rohani, dan khotbah. Namun, di balik itu semua, tersimpan strategi terselubung yang seringkali menjadi alat pemurtadan terhadap umat Islam, terutama di wilayah pelosok.
Continue readingMUALAF CENTER CIANJUR: PEMURTADAN BESAR-BESARAN DI CIRANJANG – ISLAM DITUKAR DENGAN SAWAH
Kecamatan Ciranjang menjadi salah satu pusat pemurtadan terbesar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kami melaporkan ini berdasarkan data yang kami peroleh dari wawancara yang dilakukan oleh Koh Agus Tan bersama salah satu warga sekitar. Narasumber kami pada kali ini bernama Bapak Ahmad Fauzi yang merupakan seorang mualaf. Beliau sempat mengaku bahwa dirinya mendapatkan tawaran sawah dan harta dari misionaris untuk kembali memeluk agama Kristen.
Beliau menolak tawaran itu dan tetap memilih Islam. Baginya menjadi bagian dari seorang muslim adalah hal baik yang beliau lakukan seumur hidup. Keyakinannya pada Islam sudah mendarah daging. Dari pada memberikan alasan logis bahwa Kristen adalah agama yang benar, para misionaris itu justru mengiming-iming materi duniawi yang seolah Islam mudah dijatuhkan dengan materi duniawi.
Continue reading