KISAH JAABIR ‘ATSARAATIL KIRAAM, MENGHIBUR KESULITAN SANG DERMAWAN

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Khuzaimah bin Bisyir seorang saudagar kaya tinggal di daerah Raqqah di negeri Syam. Khuzaimah sebagai orang yang dermawan.

Hatinya lembut, selalu tersentuh untuk menolong orang yang dikenal maupun tidak dikenal. Ia tidak pernah menolak jika diminta bantuan. Seringkali ia tampil sebagai pahlawan dengan menanggung beban dan menolong mereka yang sedang dalam kesulitan.

Beliau memiliki banyak sahabat, baik yang tinggal di Raqqah ataupun di luar kota.
Khuzaimah terkadang ke luar kota berkunjung dan bermajelis di rumah Ikrimah Al Fayyadh Walikota Al – Jazirah (daerah antara Irak-Turki).

Ikrimah Al Fayyadh juga memiliki sifat yang hampir sama dengan Khuzaimah. Ikrimah tidak peduli dengan risiko yang ditanggungnya dikarenakan pertolongan dan bantuannya kepada saudaranya.

Continue reading

KISAH KEISLAMAN RAFI’ BIN UMAIR MENEMBUS PADANG PASIR BELANTARA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

ASH SHAAHIBU SAAHIBUN

Rafi’ bin Umair seorang Arab Badui dari suku Ath Thaa’iyy tinggal di dekat bukit Thayyi. Bukit Thayyi berada di daerah Hail sebelah Timur Laut dari kota Madinah. Jarak dari Madinah ke Hail sekitar 424 km. Ia seorang pencuri unta, bukan unta biasa tapi unta spesial yang harganya sangat mahal. Harga unta biasa sekarang ini antara lima sampai sepuluh ribu real Saudi, sedangkan unta yang spesial harganya mencapai jutaan real Saudi bahkan ada yang mencapai enam puluh lima juta real Saudi.

Dalam beroperasi, Rafi’ bekerja sendiri tanpa kawan yang membantunya. Sebelum mencuri, Rafi’ mempersiapkan bekal air minum yang banyak, ia masukkan air tersebut ke telur burung unta yang sudah kosong. Ia sembunyikan telur burung unta yang berisi air di beberapa tempat yang akan dilaluinya terutama di tempat persembunyiannya yang terakhir di pedalaman padang pasir. Rafi’ terkenal orang yang menguasai medan padang pasir.

Ketika Rafi’ mencuri unta di malam hari, ia akan melarikan untanya ke tempat yang sangat jauh di pedalaman padang pasir. Pemilik unta yang dicuri keesokan harinya akan mengejar pencuri dari jejak kaki unta yang membekas di pasir. Tapi ia sudah ketinggalan cukup jauh, dan tidak sanggup untuk mengejar berhari-hari karena tipisnya persediaan makanan dan air minum. Pemilik unta yang dicuri juga umumnya tidak hafal daerah padang pasir yang jauh dari rumahnya. Ia akan memilih pulang ke rumah dengan tangan kosong daripada tersesat atau kehausan di padang pasir yang dapat mengakibatkan kematian.

Continue reading

KEISLAMAN AMRU BIN ASH R.A. MENJADI INSPIRASI KISAH MUALAF DUNIA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Setelah pulang dari perang Khandaq (tahun 5 H) dan setelah ayah Amru bin Ash wafat, kaum musyrikin Makkah melihat perubahan sikap pada diri Amru terhadap dakwah Islam. Amru yang dahulunya sangat keras permusuhannya terhadap Islam mulai melunak. Yang dahulunya Amru bin Ash bersegera menolong penduduk Makkah untuk memerangi dakwah Islam, sekarang mulai ogah-ogahan.

Mereka mengirim seorang pemuda menemuinya dan dan menanyakan kepadanya, “Wahai Abu Abdullah! Sesungguhnya kaummu telah menyangka bahwa engkau bersimpati kepada Muhammad?” Amru menjawab, “Wahai keponakanku! Jika engkau ingin mengetahui jawabanku maka temuilah aku di bayangan gunung Hira!”
Rupanya saat keduanya berjumpa di tempat yang panas karena terik matahari, lalu Amru meminta untuk berbicara di tempat yang teduh.

Continue reading

KISAH MUALAF LUKAS, PEMUDA JERMAN JATUH CINTA KARENA ISLAM AGAMA SEDERHANA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Berkenalan dengan Lukas

Selesai shalat maghrib dari masjid, saya dan teman-teman kembali ke kantor Jeddah Dakwah Center. Tidak lama, masuklah ke ruang sekretariat seorang pemuda berkulit putih dan berambut pirang. Dia memperkenalkan diri dengan bahasa Arab yang fasih. Namanya Lukas Rothfuchs (24 tahun) berasal dari Jerman. Baru dua hari sampai di Jeddah untuk kerja praktek selama lima bulan di sebuah perusahaan di Jeddah. Lukas masih kuliah mengambil jurusan ekonomi di Universitas Bremen, Jerman.

Di Jeddah, Lukas sementara tinggal di hotel dekat kantor kami selama dua hari setelah itu akan pindah untuk tinggal di tempat yang disediakan oleh perusahaan. Ketika sedang jalan-jalan melihat-lihat sekitar hotel lalu ia melihat kantor Islamic Center. Ia berpikir mencari guru privat bagi dirinya untuk belajar tahfidz Al Quran. Lalu ia masuk dan menemui pengurus kantor. Setelah selesai berbincang dengan pengurus kantor, saya meminta dia untuk menceritakan tentang kisah keislamannya. Kejadian ini terjadi di hari Senin, 24 Dzul Qa’dah 1434 H / 30 September 2013 M.

Continue reading

SURAT TERBUKA KEPADA ORANG-ORANG YANG TERTUTUP PINTU HATINYA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Surat terbuka kepada orang yang tertutup pintu hatinya. Betapa pun manusia kufur dan menentang Allah, Allah yang memiliki nama Arrahman (Maha Pengasih) dan Al Halim (Maha Penyantun) tetap banyak memberi kesempatan kepada manusia untuk kembali kepada fitrah mereka, menjadikan Allah saja yang berhak diibadahi dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun.

Kesempatan yang diberikan biasanya berupa kesempitan dan masalah yang sedang dihadapi. Ada yang diuji dengan anaknya yang kemasukan jin, ada yang diteror, difitnah, ada yang masuk penjara, ada yang diingatkan dengan sakit dan lain-lain. Ada yang justru mendapatkan hidayah Islam karena mereka merespons ketidakadilan yang diterima Islam dan kaum muslimin yang selalu disudutkan dan difitnah. Mereka justru semakin penasaran dan mulai mempelajari tentang Islam. Barangsiapa berjalan menuntut ilmu maka Allah memudahkan baginya jalan menuju Surga.

Tidak sedikit diantara manusia yang menyadari teguran Allah berupa musibah lalu mereka bertaubat dan kembali ke jalan Allah. Bahkan ada pula mereka yang mendapatkan hidayah Islam tanpa melalui musibah.

Continue reading