Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Mualaf yang Menjadi Panglima Perang
Sepulang pasukan kaum muslimin dari perang Mu’tah, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengutus pasukan untuk memerangi Bani Qudha’ah di tempat kediaman mereka. Sebab peperangan ini ada beberapa keterangan dari ahli sejarah:
Pertama, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mendengar dari informan beliau yang bisa dipercaya bahwa pasukan dari Bani Qudha’ah akan mempersiapkan diri menyerang kaum muslimin di sekitar kota Madinah. Maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mendahului mengirim pasukan untuk memerangi mereka di daerah mereka sendiri.
Kedua, pendapat ahli sejarah lainnya berpendapat bahwa Bani Qudha’ah ini telah memerangi kaum muslimin di perang Mu’tah dan mereka loyal kepada kekaisaran Romawi. Maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hendak memberi pelajaran kepada mereka.
Yang jelas tujuan dari peperangan yang dilakukan kaum muslimin untuk menegakkan kalimat Allah, untuk mendakwahkan Islam agar hanya Allah saja yang berhak diibadahi dan tidak disekutukan dengan sesuatu apa pun. Ketika para penguasa kafir menghalangi dakwah dan memerangi kaum muslimin maka terpaksa kaum muslimin memerangi mereka.
Continue reading



