KISAH EKSPEDISI MILITER DZATUS SALASIL, KECERDASAN SEORANG PEMIMPIN

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Mualaf yang Menjadi Panglima Perang

Sepulang pasukan kaum muslimin dari perang Mu’tah, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengutus pasukan untuk memerangi Bani Qudha’ah di tempat kediaman mereka. Sebab peperangan ini ada beberapa keterangan dari ahli sejarah:

Pertama, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mendengar dari informan beliau yang bisa dipercaya bahwa pasukan dari Bani Qudha’ah akan mempersiapkan diri menyerang kaum muslimin di sekitar kota Madinah. Maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mendahului mengirim pasukan untuk memerangi mereka di daerah mereka sendiri.

Kedua, pendapat ahli sejarah lainnya berpendapat bahwa Bani Qudha’ah ini telah memerangi kaum muslimin di perang Mu’tah dan mereka loyal kepada kekaisaran Romawi. Maka Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam hendak memberi pelajaran kepada mereka.

Yang jelas tujuan dari peperangan yang dilakukan kaum muslimin untuk menegakkan kalimat Allah, untuk mendakwahkan Islam agar hanya Allah saja yang berhak diibadahi dan tidak disekutukan dengan sesuatu apa pun. Ketika para penguasa kafir menghalangi dakwah dan memerangi kaum muslimin maka terpaksa kaum muslimin memerangi mereka.

Continue reading

KISAH MUALAF AUSTRALIA, SESUNGGUHNYA SHALAT MENCEGAH PERBUATAN KEJI DAN MUNGKAR

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Ryo dilahirkan di kota Melbourne, Australia. Ayahnya berasal dari Indonesia, pernah tinggal di Jepang lalu menetap di Australia. Ibu Ryo berasal dari Jepang.

Ryo tumbuh menjadi remaja dan ikut bergabung dengan geng remaja di kotanya. Kakak Ryo yang berusia tiga tahun lebih tua juga ikut bergabung dengan geng anak-anak muda. Bahkan kakak Ryo seringkali melindungi dan membela adiknya.

Kenakalan remaja di kota Melbourne berupa kebiasaan minum minuman keras yang mengakibatkan keonaran, perkelahian. Kenakalan lainnya berupa bolos sekolah, tawuran antara anak muda, mengkonsumsi obat terlarang dan lainnya.

Kakak Ryo bekerja di Restaurant milik seorang muslim asal Mesir. Pemilik Restaurant berakhlak mulia, dan menjadi penyebab kakak Ryo masuk Islam.

Kakak Ryo sering datang ke rumah orang tuanya dan berulang kali mendakwahi adiknya untuk masuk Islam. Ryo diberinya hadiah berupa buku dan DVD tentang Islam. Kakak Ryo juga sering mengajak adiknya untuk merenung, untuk apa manusia diciptakan? Apa yang akan terjadi setelah kematian?

Continue reading

KISAH JAABIR ‘ATSARAATIL KIRAAM, MENGHIBUR KESULITAN SANG DERMAWAN

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Khuzaimah bin Bisyir seorang saudagar kaya tinggal di daerah Raqqah di negeri Syam. Khuzaimah sebagai orang yang dermawan.

Hatinya lembut, selalu tersentuh untuk menolong orang yang dikenal maupun tidak dikenal. Ia tidak pernah menolak jika diminta bantuan. Seringkali ia tampil sebagai pahlawan dengan menanggung beban dan menolong mereka yang sedang dalam kesulitan.

Beliau memiliki banyak sahabat, baik yang tinggal di Raqqah ataupun di luar kota.
Khuzaimah terkadang ke luar kota berkunjung dan bermajelis di rumah Ikrimah Al Fayyadh Walikota Al – Jazirah (daerah antara Irak-Turki).

Ikrimah Al Fayyadh juga memiliki sifat yang hampir sama dengan Khuzaimah. Ikrimah tidak peduli dengan risiko yang ditanggungnya dikarenakan pertolongan dan bantuannya kepada saudaranya.

Continue reading

KISAH KEISLAMAN RAFI’ BIN UMAIR MENEMBUS PADANG PASIR BELANTARA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

ASH SHAAHIBU SAAHIBUN

Rafi’ bin Umair seorang Arab Badui dari suku Ath Thaa’iyy tinggal di dekat bukit Thayyi. Bukit Thayyi berada di daerah Hail sebelah Timur Laut dari kota Madinah. Jarak dari Madinah ke Hail sekitar 424 km. Ia seorang pencuri unta, bukan unta biasa tapi unta spesial yang harganya sangat mahal. Harga unta biasa sekarang ini antara lima sampai sepuluh ribu real Saudi, sedangkan unta yang spesial harganya mencapai jutaan real Saudi bahkan ada yang mencapai enam puluh lima juta real Saudi.

Dalam beroperasi, Rafi’ bekerja sendiri tanpa kawan yang membantunya. Sebelum mencuri, Rafi’ mempersiapkan bekal air minum yang banyak, ia masukkan air tersebut ke telur burung unta yang sudah kosong. Ia sembunyikan telur burung unta yang berisi air di beberapa tempat yang akan dilaluinya terutama di tempat persembunyiannya yang terakhir di pedalaman padang pasir. Rafi’ terkenal orang yang menguasai medan padang pasir.

Ketika Rafi’ mencuri unta di malam hari, ia akan melarikan untanya ke tempat yang sangat jauh di pedalaman padang pasir. Pemilik unta yang dicuri keesokan harinya akan mengejar pencuri dari jejak kaki unta yang membekas di pasir. Tapi ia sudah ketinggalan cukup jauh, dan tidak sanggup untuk mengejar berhari-hari karena tipisnya persediaan makanan dan air minum. Pemilik unta yang dicuri juga umumnya tidak hafal daerah padang pasir yang jauh dari rumahnya. Ia akan memilih pulang ke rumah dengan tangan kosong daripada tersesat atau kehausan di padang pasir yang dapat mengakibatkan kematian.

Continue reading

KEISLAMAN AMRU BIN ASH R.A. MENJADI INSPIRASI KISAH MUALAF DUNIA

Oleh: Ust. Fariq Gasim Anuz

Setelah pulang dari perang Khandaq (tahun 5 H) dan setelah ayah Amru bin Ash wafat, kaum musyrikin Makkah melihat perubahan sikap pada diri Amru terhadap dakwah Islam. Amru yang dahulunya sangat keras permusuhannya terhadap Islam mulai melunak. Yang dahulunya Amru bin Ash bersegera menolong penduduk Makkah untuk memerangi dakwah Islam, sekarang mulai ogah-ogahan.

Mereka mengirim seorang pemuda menemuinya dan dan menanyakan kepadanya, “Wahai Abu Abdullah! Sesungguhnya kaummu telah menyangka bahwa engkau bersimpati kepada Muhammad?” Amru menjawab, “Wahai keponakanku! Jika engkau ingin mengetahui jawabanku maka temuilah aku di bayangan gunung Hira!”
Rupanya saat keduanya berjumpa di tempat yang panas karena terik matahari, lalu Amru meminta untuk berbicara di tempat yang teduh.

Continue reading