MUALAF CENTER TORAJA: MAHASISWI CALON PENDETA KAMPUS TORAJA KABUR DAN MASUK ISLAM

Beberapa waktu yang lalu, kami melakukan kunjungan dakwah ke Mualaf Center Nasional Aya Sofya Lamongan untuk bertemu dengan seorang wanita yang kabur dari kampung halamannya yakni Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Beliau adalah seorang mahasiswi dari salah satu kampus di Toraja yang akan menjadi seorang pendeta jika sudah lulus kuliah. Kami pun melakukan wawancara dengan beliau yang dipimpin oleh Ust. Imam Mujahidin untuk mengetahui kisah perjalanan dan perjuangan beliau hingga pada akhirnya memeluk agama Islam.

Pada hari Senin tanggal 15 November 2022, MCN Aya Sofya Lamongan mendapatkan telepon dari seorang wanita yang meminta tolong untuk disyahadatkan. Tanpa perjanjian sebelumnya, beliau ternyata sudah berada di Masjid Al-Muttaqin, Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Hingga pada akhirnya kami sepakat untuk mengadakan pertemuan pukul 15.00 WIB.

Continue reading

KISAH MUALAF ORANG ATHEIS BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM, MAKIN CERDAS!!

Semakin lama dan seiring perkembangan zaman kebenaran agama Islam semakin terungkap yang terbukti dengan adanya penemuan ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuan yang menjurus pada kebenaran Al-Qur’an. Maka tak heran jika saat ini banyak orang Atheis yang berbondong-bondong untuk masuk agama Islam.

Mereka yang pada awalnya tidak mempercayai keberadaan Tuhan. Banyak orang Atheis berpikir bahwa kepercayaan berasal dari pemikiran yang rasional. Maka wajar jika pola fikir seperti itu membuat mereka tidak mempercayai Tuhan dan mereka akan lebih mempercayai sesuatu yang didukung ilmu pengetahuan dari pada sekedar dogma.

Continue reading

KISAH MUALAF TERTUA TAHUN INI: HIDAYAH DATANG TIDAK MEMANDANG USIA

Kisah mualaf kali ini berasal dari seorang nenek yang lahir pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1940 yakni 5 tahun sebelum Indonesia merdeka. Beliau bernama Mbah Sukira berumur 81 Tahun dengan kondisi pendengaran yang sudah berkurang. Sehingga beliau harus memperhatikan pergerakan bibir lawan bicaranya agar bisa memahami apa yang dikatakan kepadanya.

Selama nafas masih dikandung badan dan raga ini masih diberikan nyawa. Sesungguhnya hidayah Allah datang kepada siapa saja yang dikehendakinnya tidak memandang gender, tua, atau muda. Allah dengan segala kuasanya telah memberikan kesempatan kepada Mbah Sukirah di usianya yang lanjut untuk memeluk agama Islam.

Continue reading

BIBLE MEMERINTAHKAN MENUTUP AURAT, INILAH KISAH MUALAF MASUK ISLAM DENGAN AKAL SEHAT

Channel Youtube: M

Alhamdulillah, segala puja dan puji syukur hanya milik Allah Subhanallahu Ta’ala. Kisah Mualaf kali ini tentang dua orang wanita yang berasal dari Kelurahan Binuang, Kota Bitung yang ingin memeluk agama Islam. Selain itu, kami juga membantu perlindungan hukum kepada saudara/i dalam bentuk sertifikat sercara berbadan hukum yang dapat digunakan untuk keperluan administrasi negara terkait pergantian status agama di KTP.

Kami adalah lembaga berbentuk yayasan yang bergerak dibidang bakti sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Alhamdulillah, begitu sangat aktif kami membantu untuk kemaslahatan umat. Terlihat pada kali ini kami juga membantu material untuk pembangunan masjid Masjid Ar- Rahman, Kel. Binuang, Kec. Lembeh Utara, Kota Bitung, Sulawesi Utara yang menjadi salah satu upaya kami dalam membangun peradaban Islam di Pedalaman Indonesia.

Continue reading

TIDAK MEMILIKI KTP HINGGA SAKIT KERAS, INILAH KISAH MUALAF YANG SANGAT MEMPRIHATINKAN

Mualaf yang hidup memprihatinkan setelah masuk Islam

Kisah seorang mualaf yang hidup dengan memprihatinkan setelah masuk Islam pada tahun 2019. Beliau bernama Mike Lohige, wanita paruh baya berusia 50 tahun asal Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Saat ini beliau merantau dan tinggal di ibu kota provinsi Sulawesi Utara yakni Kota Manado.

Berawal informasi dari seorang Ustadz di Manado, Ustadz ini kerap kali menolong saudara kita yang kurang beruntung dalam hidupnya. Beliau memberitakan kisah bahwa ada keluarga mualaf yang hidup dengan memprihatinkan di daerah Mapanget, Kota Manado.

Sudah 3 tahun lamanya hidup di bawah tenda, mengalami kehujanan, dan kepanasan setiap harinya. Berawal dari informasi tersebut Tim Mualaf Center Nasional Aya Sofya mendatangi tempat mualaf tersebut, ternyata informasi tersebut benar adanya. Kami pun sangat trenyuh melihat keadaan mereka.

Continue reading