KISAH MUALAF ORANG ATHEIS BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM, MAKIN CERDAS!!

Semakin lama dan seiring perkembangan zaman kebenaran agama Islam semakin terungkap yang terbukti dengan adanya penemuan ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuan yang menjurus pada kebenaran Al-Qur’an. Maka tak heran jika saat ini banyak orang Atheis yang berbondong-bondong untuk memeluk agama Islam.

Mereka yang pada awalnya tidak mempercayai keberadaan Tuhan. Banyak orang Atheis berpikir bahwa kepercayaan berasal dari pemikiran yang rasional. Maka wajar jika pola fikir seperti itu membuat mereka tidak mempercayai Tuhan dan mereka akan lebih mempercayai sesuatu yang didukung ilmu pengetahuan dari pada sekedar dogma.

Saat ini orang-orang semakin cerdas, mereka akan menerima kebenaran dengan bukti-bukti yang dapat diterima oleh akal dan ilmu pengetahuan. Islam adalah satu-satunya agama yang kebenarannya dapat dibuktikan secara logis dan akademis.

Orang Atheis Berbondong-bondong Masuk Islam

Alhamdulillah, telah bertambah lagi saudara kita yang ingin memeluk agama Islam. Kami sapa beliau dengan nama Koh Yule Huang. Beliau berumur 50 tahun, berasal China, dan sama sekali tidak bisa berbahasa Indonesia. Datang ke Indonesia dan menghubungi kami karena ingin memeluk agama Islam. Keinginannya memeluk agama Islam pada awalnya karena ingin menikah dengan pujaan hati.

Tetapi memudian beliau mempelajari agama Islam dengan mencari referensi dari berbagai buku, jurnal, dan internet hingga kemudian beliau menemukan suatu titik yang menyatukan antara pola fikirnya yang rasional dengan ajaran Al-Qur’an. Sesungguhnya dari sudut pandang manapun jika Al-Qur’an dikaji secara benar maka akan menunjukan kebenaran-kebenarannya.

Kami melakukan beberapa wawancara dengan beliau, meskipun sedikit terkendala bahasa pada akhirnya kami meminta salah satu relawan kami untuk menjadi translator bahasa Mandarin. Terdapat dua hal yang dijelaskan dari pertanyaan yang kami ajukan kepada Koh Yule Huang.

Beliau menjelaskan bahwa seseorang harus memiliki agama karena tuhan memang ada terbukti dengan adanya alam semesta. Kehidupan setelah kematian itu ada sebab harus ada peradilan dan keadilan atas semua perbuatan yang dilakukan manusia selama di dunia. Sehingga dengan begitu manusia tidak bisa berbuat seenaknya kepada yang lain, seperti pembunuhan yang dilakukan oleh Hitler.

Selain itu beliau juga menjelaskan alasannya memilih agama Islam karena menurutnya agama Islam adala agama yang paling sesuai dengan ilmu pengetahuan dan hal itu sudah dibuktikan oleh banyak ilmuwan tentang kebenaran Al Qur’an. Menurutnya, Islam adalah agama yang sempurna karena tidak ada agama lain yang mengatur segala aspek kehidupan secara lebih detail dan lengkap sebagaimana Al Qur’an yang menjadi pedoman hidup bagi manusia.

Prosesi Pensyahadatan

Kegiatan prosesi pensyahadat dilakukan MCN Aya Sofya Tangerang yang pada saat itu disaksikan oleh rekan dan relawan Aya Sofya. Sebagaimana pensyahadatan pada umumnya, kegiatan penyahadatan dimulai dengan pembacaan kalimat Bismillah kemudian pembacaan 2 kalimat syahadat berbahasa arab dan diulangi dengan bahasa Mandarin.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

(Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar Rasulullah)

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”.

Koh Yule Huang pada akhirnya bersyahadat dengan mengucapkan dua kalimat syahadat dalam bahasa Arab dan diulangi dengan bahasa Mandarin. Meski dengan sedikit terbata-bata karena terkendala bahasa. Semoga Koh Yule Huang selalu istiqomah dalam Islam dan semangat menjalankan ibadah. Setiap agama sudah pasti memiliki ajarannya masing-masing begitu pula dengan agama Islam, sebagaimana firman Allah Allah berikut ini:

إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلْإِسْلَٰمُ ۗ وَمَا ٱخْتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْعِلْمُ بَغْيًۢا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

Artinya: Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (QS. Ali ‘Imran: 19)

Bagaimana agar Ke-Islaman kita di akui negara?

Sekali lagi kami sangat bersyukur, Alhamdulillah… Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji syukur kepada Allah dengan bertambahnya saudara kita. Selanjutnya agar ke-Islamannya diketahui masyarakat dan diakui pemerintah, hingga dapat dicantumkan dalam identitas diri, maka semestinya ucapan syahadatain diikrarkan di depan ulama’ dan para saksi untuk kemudian diberi sertifikat sebagai tanda bukti.

Hal tersebut juga bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan seputar hak beragama bagi warga negara di Indonesia. Berikut ini adalah persyaratan lain sebagai pendukung yang harus disiapkan bagi calon mualaf yang ingin masuk islam:

  1. Foto kopi KTP
  2. Foto kopi KK
  3. Foto kopi Akte Lahir
  4. Foto kopi Surat Baptis
  5. Foto 4 x 6 = 2 Lembar
  6. Materai 2 Lembar

Hampir setiap hari selalu ada seseorang yang menghubung kami dengan niat ingin mendapatkan pembinaan masuk Islam. Tentu kami sangat menyambutnya dengan suka cita, itu artinya banyak orang-orang yang telah menerima fakta bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar.

Ketauhidan adalah kebenaran yang haqiqi dalam menjalankan firman Tuhan yang sebenar-benarnnya. Selama ini umat Kristen mungkin merasa telah menjalankan firman Allah, tetapi pada kenyataannya tidak ada firman tuhan yang mereka jalankan, ibadah mereka justru tidak sesuai dengan yang disampaikan oleh Bible.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (QS. Fussilat: 30)

Mualaf Center Nasional Aya Sofya senantiasa menyambut dengan hangat saudara kita yang telah mendapatkan hidayah ingin memeluk agama Islam dengan adanya pembinaan dari mulai pengenalan dasar ke-Islaman hingga mempelajari ilmu keagamaan mulai dari tingkat dasar sampai lanjutan.

Lembaga ini juga difokuskan dalam pemberdayaan ummat kepada para mualaf di seluruh Indonesia dengan menjadi media perantara yang menyalurkan dan menjembatani para Muhsinin (orang-orang baik) untuk saling berbagi sebagian rizkinya kepada saudara kita para mualaf dhuafa di pelosok-pelosok nusantara.

“Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai Agamaku dan Muhammad sebagai Nabi-ku dan Rasul utusan Allah”: maka aku adalah penjaminnya, dan akan aku gandeng dia dengan memegang tangannya, sampai aku memasukkannya ke dalam Surga. (HR. At-Thabrani)

Rekomendasi artikel:


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


ANDA INGIN SUPPORT KAMI UNTUK GERAKAN DUKUNGAN BAGI MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-00-4040-12
AN. YAYASAN THORIQUSSALAM INDONESIA QQ AYA SOFYA INDONESIA


SAKSIKAN Petualangan Dakwah Seru Kami Di Spesial Channel YouTube Kami:

MUALAF CENTER AYA SOFYA


MEDIA AYA SOFYA

Website: www.ayasofya.id

Facebook: Mualaf Center AYA SOFYA

YouTube: MUALAF CENTER AYA SOFYA

Instagram: @ayasofyaindonesia

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com


HOTLINE:

+62 8233-121-6100 (Ust. Ipung)
CHAT: wa.me/6282331216100

+62 8233-735-6361 (Ust. Fitroh)
CHAT: wa.me/6282337356361


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.