FOTO: PERTEMUAN KHUSUS DENGAN PENDETA DR. YONATHAN PURNOMO DI SURABAYA – BELIAU MENANYAKAN KEPADA SAYA TENTANG: “NAMA ALLAH BARU ADA DI ABAD KETUJUH?”



Saat ini, sedang ramai gerakan massive untuk upaya menghapus nama Allah dari muka bumi ini. Akan disisakan hanya untuk muslim saja.
Jadi, semua kitab suci terutama milik Kristen akan dibuat serempak tidak lagi mencantumkan nama Allah.
Yang lalu, saya sempat mendatangi lembaga kekristenan di Turki. Pada beberapa Bible versi terbaru: sudah tidak ada lagi nama Allah di dalamnya. Semuanya telah diganti menjadi: TANRI (Tuhan).
Ribuan tahun Bible di Turki mencantumkan nama Allah. Bahkan, Bible awal-awal mencantumkan: ALLAH TA’ALA (Bisa dilihat pada tulisan saya sebelumnya). Namun sekarang: sudah mulai dibuat bersih. Adanya: TANRI.
Sementara di Indonesia, gerakan ini mulai dirintis oleh Lembaga Christian Center Nehemia yang berpusat di Jakarta dengan menerbitkan Bible pada tahun 2000 dengan judul: KITAB SUCI 2000. Apakah ada nama Allah di dalamnya? Bersih 100% tak ada. Semuanya telah diganti menjadi: ELOIM.
Jadi, awal nama Tuhannya saudara kita Kristen di Indonesia adalah: ALLAH. Lalu, diganti menjadi ELOIM.
Menarik, mari kita melihat juga kepada skala lebih kecil. Bible Bahasa Bali. Siapakah nama Tuhannya orang Kristen di Bali? Tidak ada nama Allah. Adanya: Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Dari pihak Kristen kerap memberikan alasan, bahwa: nama Tuhan bisa diganti-ganti menyesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing daerah dengan bahasa dan budaya yang berbeda-beda.
Sebuah perjumpaan yang sangat berharga. Bersama Bapak Pendeta Dr. Yonathan Purnomo. Kami bertemu di Surabaya. Perjumpaan kami adalah: dalam rangka membahas beberapa hal terkait peluang dialog-dialog lintas agama ke depan.
Beliau orangnya sangat humble. Saat ini, popularitasnya sedang di atas angin. Sedang naik daun tentunya. Pencetus Gagasan 6577 Kesalahan Alkitab. Sangat kontroversi dan sangat viral.
Pendeta Yonathan Purnomo ini merupakan salah satu ilmuwan Kristen. Memiliki kemampuan beberapa bahasa. Terutama, bahasa yang diunggulkannya adalah: Bahasa Yunani dan Bahasa China. Telah mendirikan kampus STT Biblikos. Banyak orang Kristen bergabung ke dalam komunitasnya.
Perlu diketahui, beliau juga telah menerbitkan Bible sendiri. Tidak sama dengan Bible yang kita pegang selama ini. Benar-benar berbeda. Beliau sedang digadang-gadang untuk menjadi pesaing baru LAI (Lembaga Alkitab Indonesia). Karena Bible yang diterbitkannya: benar-benar tidak sama dengan Bible keluaran LAI.
Begini …
Beberapa netizen di dunia maya kerap suka menyampaikan bahan bercandaan sebagai berikut:
“MUSUH ORANG KRISTEN ADA TIGA”
“1. Akal Sehat.”
“2. Kitab Sucinya Sendiri. Yakni, Bible.”
“3. Pendeta Yonathan Purnomo.”
Ini serius. Sebetulnya, Pendeta Yonathan Purnomo tidak sedang menyerang Kekristenan. Namun, beliau sejatinya sedang mensupport Kekristenan habis-habisan.
Ceritanya begini …
Berdasarkan penuturan dari paparannya sendiri, bahwa ia pernah menjalani sebuah fase kebingungan dalam hidupnya. Yakni, ia merasa ada keinginan untuk murtad atau keluar dari Kristen. Dikarenakan banyak sekali ayat di Bible yang bertolak belakang dengan realita Kekristenan.
Ditambah lagi, dengan maraknya fenomena: apologet Kristen yang kalah debat di mana-mana apalagi ketika dibenturkan dengan ayat di Bible. Para apologet Kristen seperti kehilangan arah dan kehilangan nyawa. Terlunta-lunta. Dibantai oleh para mualaf-mualaf.
Contoh, terlunta-lunta ketika berhadapan dengan ayat di Bible yang seperti ini:
– Yesus dibangkitkan oleh Allah.
– Yesus tidak tahu hari kiamat.
Pendeta Yonathan Purnomo akhirnya melakukan pencarian yang mendalam selama bertahun-tahun. Dan aha!! Ia akhirnya berhasil menemukan kesimpulan: Bahwa ternyata Bible yang selama ini digunakan oleh orang-orang di dunia terutama di Indonesia (Bible LAI) adalah tidak kanon, atau bahasa jelasnya adalah: tidak asli.
Lalu, mana yang asli?
Menurutnya, yang asli adalah yang kanon. Bible apakah yang kanon itu?
Saya mencoba meminta kepadanya informasi tentang Bible yang beliau gunakan.
Η ΑΓΙΑ ΓΡΑΦΗ
Dibaca: I Agia Grafi
Artinya: Kitab Suci / Holy Scripture
Menurutnya, inilah Bible yang kanon dan lebih asli. Kata beliau, inilah Bible era Konstantinopel yang dikanon oleh Gereja awal mula-mula, digunakan oleh Komunitas Kristen Ortodoks Yunani.
Sehingga, Pendeta Yonathan Purnomo menyimpulkan revisi sebagai berikut:
– Yesus dibangkitkan oleh Allah: SALAH.
– Yang benar: YESUS BANGKIT SENDIRI.
– Yesus tidak tahu hari kiamat: SALAH.
– Yang benar: YESUS TAHU HARI KIAMAT.
Secara khusus pada pertemuan ini, Pendeta Yonathan Purnomo bertanya kepada saya dengan pertanyaan kurang lebih sebagai berikut:
“Kenapa nama Allah baru ada setelah abad ketujuh? Jadi, manusia di muka bumi ini baru menyebut nama Allah pada abad ketujuh dan setelahnya. Karena tidak ada satu pun naskah-naskah kuno pada abad keenam atau sebelumnya yang tercantum nama Allah di dalamnya.”
Langsung saya jawab:
“Ada, Pak Pendeta …”
“Oh, iya?” Tanyanya. Lalu lanjutnya: “Apakah anda memiliki datanya?”
Saya jawab:
“Ada …”
Baiklah, saya persembahkan tulisan ini teruntuk masyarakat luas. Semoga bermanfaat dan menjadi tambahan khasanah keilmuan bersama.
Terutama, agar kaum muslimin terhindar dari bahaya laten penyakit pemurtadan oleh para pendeta-pendeta Kristian yang kerap melakukan penginjilan kepada kaum muslimin.
Sebenarnya, pertanyaan Bapak Pendeta Yonathan Purnomo di atas adalah sedang ramai. Pertanyaan yang saat ini sedang gencar-gencarnya diarahkan kepada umat Islam. Ini sangat massive. Pendeta Yonathan Purnomo mengambil narasi ini dari suara-suara gaduh di ranah publik.
Sejatinya beliau tidak bermaksud menyerang Islam. Namun, statusnya adalah bertanya, menanyakan hal ini kepada saya.
PERTANYAANNYA:
ADAKAH NASKAH KUNO SEBELUM ABAD KE-7 YANG TERCANTUM NAMA ALLAH?
Jawaban: ADA!!
BUKTI PERTAMA: BUKTI ADANYA INSKRIPSI UMM AL-JIMAL
Berasal dari abad ke-5 Masehi. Tempat penemuan adalah sebuah desa bernama Umm Al Jimal yang terletak di perbatasan Yordania – Syria.
Inskripsi ini membuktikan telah ada penggunaan kata “Allah” sebelum abad ke-7, jauh sebelum kedatangan Nabi Muhammad.
Jadi, manusia di muka bumi, sudah memanggil-manggil nama Tuhan dengan sebutan: ALLAH, jauh sebelum abad ke-7. Diajarkan oleh para Nabi-Nabi sebelumnya, sebelum era Nabi Muhammad.
Di Indonesia, awal-awal berita tentang adanya Inskripsi Umm Al-Jimal ini pertama kali ramai: sebenarnya malah justru dirilis oleh kalangan Kristen dari Bapak Pendeta Bambang Noorsena. Beliau adalah Pendeta yang selama ini aktif ber-apologetika menyerang dan mengkritik Islam, namun tidak pernah mau diajak untuk berdialog dengan pihak pegiat dakwah Islam.
BUKTI KEDUA: KITAB PESHITTA BERBAHASA ARAMAIC
Kitab Peshitta berbahasa Aramaic diperkirakan awal mula ditulis pada abad ke-5 Masehi. Jauh sebelum Nabi Muhammad lahir. Manusia saat itu sudah memanggil-manggil nama Allah.
Mereka menggaung-gaungkan nama Allah dalam kehidupan keseharian mereka.
– Orang Aramaic Di Wilayah Timur:
Saat itu mereka memanggil-manggil nama Allah dengan sebutan dan logat mereka: “ALAHA”.
– Orang Aramaic Di Wilayah Barat:
Saat itu mereka memanggil-manggil nama Allah dengan sebutan dan logat mereka: “ALOHO”.
Contoh KITAB PESHITTA Kejadian 1:1
ܒܪܺܝܫܺܝܬ ܒܪܳܐ ܐܰܠܳܗܳܐ ܝܳܬ ܫܡܰܝܳܐ ܘܝܳܬ ܐܰܪܥܳܐ.
B’rīshīth brā ALĀHĀ yāth shmayyā w’yāth ar’ā.
Contoh KITAB PESHITTA Kisah Para Rasul 2:5
ܐܺܝܬ݂ ܗ݈ܘܳܘ ܕ݁ܶܝܢ ܓ݁ܰܒ݂ܪܶܐ ܕ݁ܥܳܡܪܺܝܢ ܒ݁ܽܐܘܪܶܫܠܶܡ ܕ݁ܕ݂ܳܚܠܺܝܢ ܡܶܢ ܐܰܠܳܗܳܐ ܝܺܗܽܘܕ݂ܳܝܶܐ ܡܶܢ ܟ݁ܽܠ ܥܰܡ݈ܡܶܐ ܕ݁ܬ݂ܰܚܬ݂ ܫܡܰܝܳܐ ܀
Īt haw dēn gabrē d-ʿāmrīn b-Ūrshlem d-dāḥlīn men ALĀHĀ, Yihūdāyē men kul ʿammē d-taḥt shmayyā.

Mari, kita lihat pada foto atau gambar yang telah saya lampirkan. Itu termaktub goresan tulisan orang-orang Aramaic dengan gaya lekukan goresan tulisan asli mereka.
YANG TEKS WARNA PUTIH: gaya tulisan orang-orang Aramaic di wilayah barat. Saya lingkari dengan warna merah. Itulah tulisan: “ALOHO”.
YANG TEKS WARNA BIRU: gaya tulisan orang-orang Aramaic di wilayah timur. Saya lingkari dengan warna merah. Itulah tulisan: “ALAHA”.
Mereka menyebut untuk Tuhan yang sama.
Mari kita lihat secara seksama. Betapa tulisan “ALOHO” dan “ALAHA” benar-benar mirip tulisan “ALLAH” dalam bahasa Arab.
Demikianlah sesungguhnya, karena nama-nama tersebut adalah Paralel. Nama yang sama. Karena sekali lagi, itu adalah satu bahasa dalam satu rumpun, bahasa Semitik. Sehingga, kata-katanya tidak akan jauh berbeda. Hanya berbeda soal dialek saja.
BUKTI KETIGA:
(BERSAMBUNG KE PART-2)
BEST REGARDS.
Baarakallaahu Fiikum.
Apakah anda seorang Pendeta atau Imam di Gereja? Tertarik berdialog dengan saya secara terbuka? Dengan senang hati. Bisa berkomunikasi dengan saya di Hotline Mualaf Center Nasional AYA SOFYA:
+62 8233-121-6100 (WA)
PENULIS: Ust. Ipung Atria
Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).
ANDA INGIN SUPPORT KAMI UNTUK GERAKAN DUKUNGAN BAGI MUALAF INDONESIA?
REKENING DONASI MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-2243196-9
AN. MUALAF CENTER AYA SOFYA
SAKSIKAN Petualangan Dakwah Seru Kami Di Spesial Channel YouTube Kami:
MUALAF CENTER AYA SOFYA
MEDIA AYA SOFYA
Website: www.ayasofya.id
Facebook: Mualaf Center AYA SOFYA
YouTube: MUALAF CENTER AYA SOFYA
Instagram: @ayasofyaindonesia
Email: ayasofyaindonesia@gmail.com
HOTLINE:
+62 851-7301-0506 (Admin Center)
CHAT: wa.me/6285173010506
+62 8233-121-6100 (Ust. Ipung)
CHAT: wa.me/6282331216100
+62 8233-735-6361 (Ust. Fitroh)
CHAT: wa.me/6282337356361
ADDRESS:
MALANG: INSAN MOKOGINTA INSTITUTE, Puncak Buring Indah Blok Q8, Citra Garden, Kota Malang, Jawa Timur.
PURWOKERTO: RT.04/RW.01, Kel. Mersi, Kec. Purwokerto Timur., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
SIDOARJO: MASJID AYA SOFYA SIDOARJO, Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
SURABAYA: Purimas Regency B3 No. 57 B, Kec. Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294.
TANGERANG: Jl. Villa Pamulang No.3 Blok CE 1, Pd. Benda, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15416
BEKASI: Jl. Bambu Kuning IX No.78, RT.001/RW.002, Sepanjang Jaya, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat
DEPOK: Jl. Tugu Raya Jl. Klp. Dua Raya, Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451
BOGOR: Jl. Komp. Kehutanan Cikoneng No.15, Pagelaran, Kec. Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 1661
