BANYAK YANG TIDAK TAHU!! Mukjizat-Mukjizat Yesus Yang Akhirnya Yesus Lolos Dari Penyaliban


Perdebatan tentang apakah Yesus ‘alaihis salam disalib atau diselamatkan sudah berlangsung selama berabad-abad. Dalam perspektif Islam, jawabannya jelas: beliau tidak disalib dan tidak dibunuh, melainkan Allah menyelamatkan beliau. Namun, bagi umat Kristen, penyaliban adalah inti iman mereka. Di sinilah perbedaan mendasar antara kedua agama besar ini. Banyak pertanyaan muncul dari para penggemar kajian kristologi mengenai satu topik yang selalu memicu diskusi panjang: apakah Yesus ‘alaihis salam benar-benar disalib, ataukah ia lolos dari penyaliban?

Dalam perspektif Islam, keyakinan ini tegas disebutkan dalam Al-Qur’an: Yesus tidak dibunuh dan tidak disalib, melainkan ada orang lain yang diserupakan dengan beliau (QS. An-Nisa: 157). Namun, benarkah klaim ini juga dapat kita temukan petunjuknya dalam Alkitab? Mari kita telusuri.

Sosok Nabi yang Penuh Mukjizat

Dalam pandangan Islam, Isa ‘alaihis salam adalah nabi pilihan Allah yang penuh mukjizat. Beliau lahir tanpa ayah, hanya dari seorang ibu bernama Maryam ‘alaihas salam. Sejak bayi, beliau sudah berbicara membela ibunya dari fitnah, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, bahkan mengusir setan, semuanya dengan izin Allah.

Jika diibaratkan dalam istilah Jawa, beliau adalah sosok yang sakti mandraguna. Nabi seharusnya memiliki kemampuan luar biasa, termasuk kemungkinan menghilang, berubah wajah, atau berada di beberapa tempat sekaligus jika Allah menghendaki.

Kontras Gambaran Yesus: Al-Qur’an vs Alkitab

Menariknya, meski Alkitab berisi banyak kisah tentang Yesus, justru gambaran yang diberikan sering kali menampilkan dia sebagai sosok yang lemah, takut, bahkan tidak berdaya menghadapi penjajah Romawi.

Contohnya, dalam Injil Matius, ketika Petrus bertanya tentang pajak, Yesus memintanya memancing ikan dan mengambil uang dari mulut ikan tersebut untuk membayar pajak. Kisah ini, jika dibaca secara literal, memberi kesan bahwa dia tidak memiliki sumber daya, padahal seorang nabi tentunya memiliki kedudukan mulia di hadapan Allah.

Apakah Isa Bisa Mengubah Wajah dan Menghilang?

Banyak umat Islam percaya bahwa Yesus selamat dari penyaliban dengan mengubah wajah orang lain sehingga diserupakan dengan dirinya. Menariknya, Alkitab sendiri memuat ayat-ayat yang menggambarkannya mampu menghilang atau berubah rupa.

Fase Pra-Penyaliban

  1. Yohanes 8:59 – Yesus menghilang ketika hendak dilempari batu.
  2. Yohanes 5:13 – Yesus menghilang di tengah kerumunan orang banyak.
  3. Markus 9:2 / Lukas 9:29 – Wajah Yesus berubah dan pakaiannya menjadi berkilauan.
  4. Matius 14:26 – Yesus berjalan di atas air, hingga para murid mengira ia hantu.
  5. Markus 16:12 – Yesus menampakkan diri dalam rupa yang berbeda.
  6. Lukas 24:31 – Yesus lenyap dari tengah-tengah orang setelah dikenali.

Kejadian-kejadian ini menunjukkan bahwa kemampuan untuk berubah rupa atau menghilang memang pernah terjadi sebelum peristiwa penyaliban.

Fase Setelah Penyaliban

Setelah peristiwa penyaliban yang diyakini umat Kristen, Alkitab mencatat Yesus tetap muncul dengan cara-cara ajaib:

  • Yohanes 20:19 & 20:26 – Yesus muncul di tengah ruangan yang pintunya terkunci.
  • Lukas 24:36-43 – Yesus tiba-tiba hadir, mengucap salam, lalu meminta makanan dan memakan ikan panggang di hadapan para murid.

Fakta bahwa dia makan ikan menunjukkan bahwa beliau adalah manusia seutuhnya, bukan makhluk spiritual murni seperti malaikat yang tidak membutuhkan makanan.

Logika Mukjizat dan Keselamatan Yesus

Jika dalam budaya Jawa kuno banyak cerita tentang tokoh sakti yang mampu menghilang atau menggandakan diri, maka wajar jika seorang nabi pilihan Allah memiliki kemampuan yang jauh lebih hebat. Yesus, dengan izin Allah, dapat saja menyelamatkan diri dari penyaliban melalui perubahan rupa atau penghilangan diri.

Al-Qur’an menegaskan bahwa Isa tidak disalib, dan Alkitab ternyata menyimpan banyak ayat yang mengisyaratkan kemampuannya untuk menghilang, berubah rupa, bahkan hadir di tempat yang terkunci. Mukjizat-mukjizat ini menjadi bukti bahwa keselamatan Yesus dari penyaliban bukanlah hal yang mustahil.

Dengan menggabungkan data dari Al-Qur’an dan Alkitab, kita mendapatkan gambaran yang lebih utuh: Yesus adalah nabi mulia, manusia biasa yang penuh mukjizat, dan diselamatkan oleh Allah dari rencana penyaliban.

Yesus Menurut Al-Qur’an

Menariknya, jika kita teliti, Alkitab sendiri memuat petunjuk-petunjuk yang justru mendukung pandangan Al-Qur’an. Artikel lanjutan ini akan mengupas tuntas bukti-bukti tersebut, baik dari sisi wahyu maupun logika.

Kisah Kelahiran

Al-Qur’an menggambarkan Yesus (‘Isa bin Maryam) sebagai nabi mulia yang lahir secara mukjizat tanpa ayah. Kisahnya tertulis jelas dalam QS. Maryam ayat 16–21, di mana Malaikat Jibril membawa kabar gembira kepada Maryam bahwa ia akan melahirkan seorang anak laki-laki meski belum pernah disentuh lelaki.

Mukjizat Sejak Bayi

Isa AS berbicara membela ibunya saat masih bayi (QS. Maryam: 29–30), menyatakan dirinya hamba Allah, nabi yang diutus, dan diberi kitab. Mukjizat lainnya:

  • Menyembuhkan orang buta sejak lahir (QS. Ali Imran: 49)
  • Menghidupkan orang mati (QS. Ali Imran: 49)
  • Membuat burung dari tanah lalu meniupnya hingga hidup (QS. Ali Imran: 49)
    Semua ini dilakukan bi idznillah (dengan izin Allah).

Penegasan Tidak Disalib

Ayat paling tegas tentang hal ini adalah QS. An-Nisa: 157–158:

“Dan karena ucapan mereka: Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah. Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh) adalah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka…” (QS. An-Nisa: 157)

Ayat ini menjadi landasan akidah Islam bahwa penyaliban Yesus tidak pernah terjadi.

Yesus Menurut Alkitab

Gambaran Umum

Alkitab Perjanjian Baru menggambarkan Yesus sebagai pribadi penuh kasih dan mukjizat, namun juga manusia yang pernah lapar, haus, letih, dan berdoa kepada Tuhan.
Menariknya, ada perbedaan besar antara Injil Yohanes yang menonjolkan sisi “ketuhanan” Yesus, dengan Injil Sinoptik (Matius, Markus, Lukas) yang lebih menonjolkan sisi kemanusiaan.

Kesan Lemah vs. Sakti

Ada bagian-bagian di Alkitab yang seolah menunjukkan Yesus lemah secara fisik, misalnya:

  • Membayar pajak dengan uang dari mulut ikan (Matius 17:27)
  • Lari menghindar saat hendak ditangkap (Yohanes 8:59)
    Namun di sisi lain, ada bagian yang menunjukkan beliau luar biasa sakti, seperti menghidupkan Lazarus atau berjalan di atas air.

Analisis Mukjizat Yesus di Alkitab

Banyak orang tidak menyadari bahwa Alkitab memuat catatan kemampuan Yesus untuk menghilang, berubah rupa, bahkan menembus ruangan terkunci.

Menghilang dari Kerumunan

  • Yohanes 8:59 – Yesus bersembunyi dan keluar dari Bait Allah ketika hendak dilempari batu.
  • Yohanes 5:13 – Yesus menghilang di tengah kerumunan setelah menyembuhkan orang lumpuh.

Berubah Rupa

  • Markus 9:2 / Lukas 9:29 – Peristiwa transfigurasi: wajah Yesus berubah dan pakaiannya berkilauan.
  • Markus 16:12 – Yesus menampakkan diri dalam rupa yang berbeda setelah kebangkitan.

Menembus Ruangan Terkunci

  • Yohanes 20:19 – Yesus muncul di tengah murid-murid padahal pintu terkunci.
  • Yohanes 20:26 – Delapan hari kemudian, peristiwa yang sama terulang.

Petunjuk Keselamatan Yesus Pra-Penyaliban

Jika Yesus mampu menghilang dan berubah rupa sebelum penyaliban, mengapa tidak mungkin beliau lolos dari penyaliban itu sendiri?
Narasi Injil juga menunjukkan kejanggalan:

  • Perbedaan urutan kejadian antara Matius, Markus, Lukas, Yohanes.
  • Tidak semua murid menyaksikan langsung penyaliban.
  • Ada kemungkinan orang lain diserupakan dengan Yesus.

Pasca-Penyaliban: Pertemuan dengan Murid

Menariknya, setelah “penyaliban”:

  • Yesus makan ikan panggang dan roti (Lukas 24:42–43)
  • Meminta murid menyentuhnya (Lukas 24:39)
    Ini bukti bahwa beliau adalah manusia hidup, bukan roh. Jika Yesus telah mati dan bangkit dalam tubuh rohani, mengapa beliau masih makan dan bisa disentuh?

Pandangan Ulama & Sejarawan

Tafsir Klasik

  • Ibnu Katsir: Orang yang disalib adalah Yudas Iskariot, diserupakan dengan wajah Isa AS.
  • Al-Qurtubi: Penyerupaan itu adalah mukjizat dari Allah.
  • Ath-Thabari: Perbedaan pendapat tentang siapa yang diserupakan, namun sepakat Yesus diangkat ke langit.

Pandangan Modern

  • Ahmad Deedat: Penyaliban adalah “hoax” sejarah yang dilanggengkan gereja.
  • Dr. Zakir Naik: Alkitab sendiri membantah kematiannya dengan bukti jasmani pasca-penyaliban.

Menggabungkan keterangan Al-Qur’an dan Alkitab, kita melihat pola yang konsisten:
dia adalah nabi pilihan Allah, penuh mukjizat, dan memiliki kemampuan luar biasa untuk menghilang, berubah rupa, bahkan selamat dari rencana pembunuhan.


Penyaliban, sebagaimana diyakini umat Kristen, tidak pernah benar-benar terjadi, melainkan Allah telah menyelamatkan Nabi-Nya dari kehinaan.


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


ANDA INGIN SUPPORT KAMI UNTUK GERAKAN DUKUNGAN BAGI MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-2243196-9
AN. MUALAF CENTER AYA SOFYA


SAKSIKAN Petualangan Dakwah Seru Kami Di Spesial Channel YouTube Kami:

MUALAF CENTER AYA SOFYA

PRODUK PARFUM AYA SOFYA


MEDIA AYA SOFYA

Website: www.ayasofya.id

Facebook: Mualaf Center AYA SOFYA

YouTube: MUALAF CENTER AYA SOFYA

Instagram: @ayasofyaindonesia

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com


HOTLINE:

+62 851-7301-0506 (Admin Center)
CHAT: wa.me/6285173010506

+62 8233-121-6100 (Ust. Ipung)
CHAT: wa.me/6282331216100

+62 8233-735-6361 (Ust. Fitroh)
CHAT: wa.me/6282337356361


ADDRESS:

MALANG: INSAN MOKOGINTA INSTITUTE, Puncak Buring Indah Blok Q8, Citra Garden, Kota Malang, Jawa Timur.

PURWOKERTO: RT.04/RW.01, Kel. Mersi, Kec. Purwokerto Timur., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

SIDOARJO: MASJID AYA SOFYA SIDOARJO, Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

SURABAYA: Purimas Regency B3 No. 57 B, Kec. Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294.

TANGERANG: Jl. Villa Pamulang No.3 Blok CE 1, Pd. Benda, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15416

BEKASI: Jl. Bambu Kuning IX No.78, RT.001/RW.002, Sepanjang Jaya, Kec. Rawalumbu, Kota Bks, Jawa Barat

DEPOK: Jl. Tugu Raya Jl. Klp. Dua Raya, Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451

BOGOR: Jl. Komp. Kehutanan Cikoneng No.15, Pagelaran, Kec. Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16610

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.