KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER NTT: HAL YANG DAPAT MENJADI PENGHALANG AZAB

Sesungguhnya surga sebagaimana penjelasan Al-Iman ibn Qayyim rahimahullahu ta’ala adalah sesuatu yang baik, murni, dan tidak bisa masuk ke dalamnya kecuali orang-orang baik dan bersih dari segala dosa. Kita tahu bahwasanya dalam kehidupan manusia tidak luput dari dosa-dosa seperti dosa kesyirikan, bid’ah, maksiat dengan Allah Ta’ala, dan terkadang secara sengaja atau pun tidak telah berbuat dzholim kepada orang lain. Orang yang akan masuk surga adalah orang yang dosa-dosanya diampuni oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana Allah sebutkan tentang orang-orang baik dalam firman-Nya sebagai berikut:

ٱلَّذِينَ تَتَوَفَّىٰهُمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلَٰمٌ عَلَيْكُمُ ٱدْخُلُوا۟ ٱلْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya: (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Salaamun’alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. An-Nahl: 32)

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER AMBON: MEMULIAKAN ILMU DAN GURU !

Al-Qur’an telah banyak menjelaskan dalil tentang keutamaan ilmu, bahwa ilmu adalah bagian dari ibadah sebagaimana sholat dan puasa yang akan mendapatkan pahala. Demikian juga belajar dan mengajar, sesungguhnya kita telah beribadah kepada Allah. Diantara ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang keagungan atau keutamaan ilmu, Allah tidak perna memerintahkan Rosulullah untuk meminta tambahan apapun kecuali tambahan ilmu.

فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۗ وَلَا تَعْجَلْ بِٱلْقُرْءَانِ مِن قَبْلِ أَن يُقْضَىٰٓ إِلَيْكَ وَحْيُهُۥ ۖ وَقُل رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًا
Artinya: Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”.
(QS. Thaha: 114)

Dalil tersebut menjelaskan tentang pentingnya ilmu, sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan mengangkat pula orang yang berilmu, terlebih lagi jika seseorang telah beriman dan berilmu. Keutamaan orang yang berilmu ketimbang ahli ibadah adalah bagaikan rembulan dan seluruh bintang-bintang. Meskipun rembulan hanya ada satu di dunia ini tapi cahayanya sampai ke bumi, sedangkan bintang-bintang yang banyak di langit tapi masih manfaat masih kalah dari rembulan. Orang yang berilmu lebih baik dari ratusan ahli ibadah yang tidak memiliki ilmu.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER DENPASAR: KAIDAH-KAIDAH KEHIDUPAN DALAM AL-QUR’AN

Kita tauh bahwasanya Al-Qur’an adalah pedoman dalam kehidupan kita. siapapun yang semakin dekat dengan Al-Qur’an maka dia semakin bahagia dan berada di jalan yang lurus, sebaliknya siapa yang jauh dari Al-Qur’an maka hidupnya akan jauh dari kebahagiaan. Diturunkannya Al-Qur’an tidak akan membuat susah dan justru akan membuat hidup menjadi lebih bahagia seperti firman-firman Allah berikut ini:

( )طٰهٰ.ۙ(١)مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓى
Artinya: Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah. (QS. Thaha: 1-2)

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا
Artinya: Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (QS. Al-Isra’: 9)

Al-Qur’an mengantarkan kita pada jalan yang paling benar, oleh karena itu seseorang yang berpegang teguh pada Al-Qur’an akan menjadi yang terbaik dalam segala hal. Jika mempelajari akhlak dalam Al-Qur’an maka akan menjadi orang yang terbaik dalam akhlaknya. Dan jika mempelajari sisi apapun dalam Al-Qur’an maka dia akan menjadi yang terbaik karena Al-Qur’an memberi petunjuk pada jalan yang terbaik.

Continue reading

RIBUAN MUALAF DI MANADO INGIN BERGABUNG DAN MEMBENTUK MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA SULAWESI UTARA

Persebaran mualaf terbesar se-Indonesia adalah di pulau Sulawesi tepatnya di Provinsi Sulawesi Utara dengan ibu kota Manado yang mayoritas masyarakatnya beragama Kristen. Sehingga sangat wajar jika perkembangan mualaf disana sangat pesat ketimbang di pulau Jawa yang mayoritas penduduknya telah beragama Islam.

Di Sulawesi Utara terdapat perkumpulan mualaf yang dapat dijadikan contoh untuk mualaf di seluruh Indonesia. Perkumpulan tersebut yakni Majelis Muallaf Sulawesi Utara (MMS), berdiri dan berkembang di Sulawesi Utara dan berpusat di kota Manado. Merupakan organisasi mualaf terbesar di Indonesia yang menaungi semua mualaf di Sulawesi dengan sistem kepengurusan yang terorganisir, jelas, dan terstruktur mulai dari tingkat Dewan Pempinan Ranting (DPRa), Dewan Pempinan Cabang (DPC), Dewan Pempinan Daerah (DPD), dan Dewan Pempinan Wilayah (DPW).

Continue reading