KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER AMBON: MEMULIAKAN ILMU DAN GURU !

Al-Qur’an telah banyak menjelaskan dalil tentang keutamaan ilmu, bahwa ilmu adalah bagian dari ibadah sebagaimana sholat dan puasa yang akan mendapatkan pahala. Demikian juga belajar dan mengajar, sesungguhnya kita telah beribadah kepada Allah. Diantara ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang keagungan atau keutamaan ilmu, Allah tidak perna memerintahkan Rosulullah untuk meminta tambahan apapun kecuali tambahan ilmu.

فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۗ وَلَا تَعْجَلْ بِٱلْقُرْءَانِ مِن قَبْلِ أَن يُقْضَىٰٓ إِلَيْكَ وَحْيُهُۥ ۖ وَقُل رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًا
Artinya: Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”.
(QS. Thaha: 114)

Dalil tersebut menjelaskan tentang pentingnya ilmu, sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan mengangkat pula orang yang berilmu, terlebih lagi jika seseorang telah beriman dan berilmu. Keutamaan orang yang berilmu ketimbang ahli ibadah adalah bagaikan rembulan dan seluruh bintang-bintang. Meskipun rembulan hanya ada satu di dunia ini tapi cahayanya sampai ke bumi, sedangkan bintang-bintang yang banyak di langit tapi masih manfaat masih kalah dari rembulan. Orang yang berilmu lebih baik dari ratusan ahli ibadah yang tidak memiliki ilmu.

Continue reading

BERDIRINYA PERADABAN SUKU TAU TAA WANA DI PEGUNUNGAN TOKALA ADALAH TAMPARAN KERAS UNTUK UMAT ISLAM, KENAPA?

Perjuangan mencari saudara kita

Suku Tau Taa Wana berasal dari Pegunungan Tokala, Lambentana, Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Beberapa dari mereka sudah memiliki tempat tinggal untuk menetap, sebagian lagi masih hidup secara nomaden atau berpindah-pindah dan belum memiliki rumah. Tim Mualaf Center Nasional Aya Sofya bersama dengan beberapa ormas Indonesia telah mengadakan pensyahadatan masal jilid 2 pada tanggal 8 November 2020 dan melakukan pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.

Selama ini mereka hidup hanya mengandalkan hasil alam dengan mencari umbi-umbian di hutan untuk dimakan tanpa mengetahui khasiat dan kandungan gizinya. Meskipun begitu mereka jarang mengalami penyakit yang parah, mungkin tubuhnya sudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan tapi tak sedikit pula dari mereka yang menderita beberapa penyakit seperti gizi buruk, kuningan, dan lain sebagainya. Mereka hidup jauh dari kenikmatan yang telah dirasakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia, sungguh mengharukan.

Continue reading

KAJIAN KEISLAMAN MUALAF CENTER MAGETAN: KEAGUNGAN SYARIAH ISLAM

Kita tahu bahwa agama Islam adalah satu-satunya agama yang benar dan baik. Saling berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran. Barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan diterima oleh Allah di akhirat dan termasuk dalam orang-orang yang merugi. Sebagai umat Islam seharusnya bersyukur kepada Allah karena telah dilahirkan dan diberi petunjuk dalam beragama Islam, sesungguhnya nikmat yang terbaik adalah nikmat Islam. Cara kita bersyukur kepada Allah atas nikmat tersebut adalah dengan berusaha mengenal keindahan Islam agar bisa membentengi diri dari hal yang menjerumuskan pada kesesatan dan bisa mengajak orang diluar Islam untuk masuk ke agama yang indah ini.

Suatu hal menjadi masalah banyak orang adalah ketika sudah lama beragama Islam atau sejak lahir sudah beragama Islam kadang masih belum mendalami keindahan Islam sehingga membuatnya terpukau dengan agama lain. Sesungguhnya Islam sudah menyediakan secara lengkap dan sempurna yang dibutuhkan oleh manusia. Lain hanya dengan mualaf saat memutuskan masuk Islam, selain mendapatkan hidayah oleh Allah mereka pun cenderung akan mencari keindahan dalam agama Islam sehingga dengan begitu bisa lebih mencintai agama Islam daripada agama sebelumnya. Berikut ini adalah beberapa keagungan syariah Islam yang bisa membuat kita lebih bisa mendalami keindahan Islam:

Continue reading

NEGARA WANA: KAWASAN LUAR NEGERI, TAPI MILIK INDONESIA

Salah satu hal yang sangat berkesan adalah ketika Allah hadirkan kami disuatu negeri nan jauh di sana. Saat kami dipertemukan dengan saudara-saudara baru dari di kawasan yang indah seakan-akan berada di luar negeri. Lantaran mereka memiliki bahasa negara sendiri, yakni bahasa Taa.

Bahasa Indonesia adalah bahasa asing bagi mereka. Sehingga kami menggunakan bahasa kemanusiaan yang universal asalkan saling mengerti satu sama lain. Itulah mengapa daerah ini kami sebut sebagai: luar negeri.

Continue reading

KISAH SEORANG MUALAFAH DALAM DESA YANG SELURUH PENDUDUKNYA KRISTEN DAN DIHADAPKAN DENGAN PILIHAN BERAT DALAM HIDUP

Dalam satu desa, tepatnya di Desa Mogoyunggung, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara yang 100% penduduknya beragama Kristen dan hanya ada seorang wanita yang beragama Islam. Ia adalah mantan seorang misionaris Kristen yang berasal dari keluarga pendeta, sehingga awalnya sangat membenci Islam dan kurang senang dengan Islam karena sejak dulu ia bersekolah di Imandi. Banyak pula masyarakat Bolaang Mongondow yang bersekolah di Imandi suka melempar-lempari orang Islam karena memang sejak kecil sudah tertanam untuk membenci Islam. Tapi seiring berjalannya waktu Allah memberinya hidayah untuk memeluk agama Islam.

Wanita itu bernama Sandra Ngongoloy disapa sebagai bu Sandra. Mempunyai dua putra dan saat ini masih tinggal bersama suaminya di rumah peninggalan orang tua bu Sandra. Ia telah masuk Islam di Malang sejak tanggal 15 Desember 2017 lalu tanpa sepengetahuan suaminya. Namun, semenjak suaminya tahu ia mulai dihadapi dengan kondisi yang miris dan penuh haru karena selalu dimusuhi dan tidak dinafkahi secara lahiriyah oleh suami. Setiap hari selalu didatangi oleh orang-orang dari gereja dan mengajaknya untuk kembali ke agama Kristen.

Continue reading