MENERIMA DONASI BAJU UNTUK MUALAF DHUAFA DI PELOSOK NUSANTARA, Info Terbaru !!

Mualaf Center Nasional Aya Sofya sedang menggencarkan amunisi dakwah untuk disalurkan ke para mualaf dhuafa dalam rangka membangun peradaban Islam di pelosok negeri, seperti yang kita lakukan pada suku Tau Taa Wana sebelumnya. Telah kita ketahui berdirinya peradaban suku Wana telah di pelopori oleh kristenisasi gereja, maka itu menjadi tamparan sekaligus pembelajaran bagi ummat Islam Indonesia untuk lebih peduli kepada saudara sebangsa dan setanah air di pelosok nusantara (baca artikelnya disini).

Mualaf Center Nasional Aya Sofya mengajak ummat muslim di Indonesia untuk menyisihkan rizkinya agar bisa berdonasi pada program dakwah kami yang tulus dan mulia ini demi membangun peradaban Indonesia yang berlandaskan Islam. Kami menerima donasi berupa bentuk uang, donasi baju baru, donasi baju bekas layak pakai, peralatan sholat, peralatan mandi, sembako, dan donasi atau sumbangan lainnya dalam bentuk apapun yang sekiranya dibutuhkan oleh saudara kita di pelosok nusantara.

Continue reading

LAPORAN PENGIRIMAN MESIN GERGAJI CHAINSAW UNTUK SUKU PEDALAMAN TAU TAA WANA MOROWALI UTARA

Mualaf Center Nasional Aya Sofya saat ini berfokus dalam pemberdayaan masyarakat Suku Tau Taa Wana di Pedalaman Lambentana, meliputi:

  1. Membangun rumah gubuk bagi masyarakat Suku Wana yang belum memiliki rumah karena hingga saat ini banyak dari mereka yang masih hidup secara nomaden.
  2. Mengadakan program zakat produktif dengan cara memberikan hewan ternak berupa kambing untuk membangun perekonomian masyarakat Suku Wana.
  3. Mengadakan program edukasi pertanian berupa pelatihan menanam tanaman buah dan pangan karena ilmu pertanian masih dianggap sangat tabu bagi masyarakat Suku Wana.

Insya Allah, pada bulan Februari 2021 akan dilakukan eksekusi pembangunan rumah mualaf dan program zakat produktif berupa peternakan kambing. Segala hal yang mendukung kesuksesan program dakwah kami akan dipantau secara langsung agar tidak terjadi kendala di kemudian hari.

Continue reading

GERAKAN DONASI BAJU 2 KONTAINER UNTUK DHUAFA DI PEDALAMAN SULAWESI BERSAMA MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA

Mualaf Center Nasional AYA SOFYA merupakan lembaga sosial dan dakwah memiliki beberapa program diantaranya gerakan dakwah “DONASI BAJU 2 KONTAINER” yang akan disalurkan kewilayah-wilayah pedalaman nusantara terutama pedalaman Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah sebagai amunisi dakwah dalam bentuk kepedulian kami terhadap sesama ummat khususnya para dhuafa di pedalaman. Donasi akan kami terima mulai 07 OKTOBER s/d 10 DESEMBER 2020.

Saudara kita di pedalaman nusantara sedang membutuhkan uluran tangan berupa donasi baju yang layak pakai dalam keseharian mereka. Sehingga kami mengundang seluruh ummat Islam terutama para muhsinin untuk turut serta mendukung dan mensukseskan gerakan dakwah tersebut dengan menyumbangkan baju layak pakai hingga mencapai target dua kontainer. Dan kami pun dengan senang hati menerima bantuan dari siapapun para dermawan yang dapat menfasilitasi transportasi atau jasa pengiriman gratis dari Jawa Timur ke Sulawesi dengan imbalan yang Insya Allah akan diganti oleh Allah berupa pahala yang berlimpah.

Continue reading

BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM EDISI KE-2: LEBIH DARI 40 KK KELUARGA SUKU WANA DI LEMBAH LAMBENTANA AKAN MASUK ISLAM

Terjadi lagi. Insya Allah pada tanggal 7-8 November 2020, Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia bersama Ust. Ahmad Kainama (Mantan Pendeta, Pakar Kristologi Nasional) dan gabungan ormas lainnya akan mensyahadatkan lebih dari 40 KK atau ratusan Suku Wana (Tau Taa Wana) di pedalaman Lambentana, pegunungan Tokala, Kab. Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Continue reading

BERBAGI KISAH MUALAF SUKU DA’A DI PEGUNUNGAN DONGGALA SULAWESI TENGAH BERSAMA MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA

Sulawesi Tengah tepatnya di pegunungan Gawalise Donggala terdapat suku yang bermukim di pedalaman hutan dan pegunungan, suku tersebut bernama suku Da’a. Mereka pada awalnya menganut kepercayaan Animisme sebagai ajaran nenek moyangnya kemudian memeluk agama Islam, namun karena minimnya kepedulian kita terhadap saudara se-Iman di pelosok negeri didukung dengan datangnya para misionaris Kristen dapat mengubah keyakinan mereka secara drastis hingga 100% masyarakat suku Da’a menjadi murtad dan akhirnya beragama Kristen. Hingga saat ini telah banyak terbangun gereja dan tempat pendidikan (Kristen) disana.

Continue reading