KAJIAN KRISTOLOGI MUALAF CENTER BANYUMAS: MODUS PEMURTADAN YANG SERING TERJADI

Marak modus-modus pemurtadan beredar di masyarakat menandahkan bahwa ilmu kristologi sangat penting untuk dipelajari sedini mungkin. Tujuannya agar dapat membentengi diri dari pemurtadan. Memperkuat akidah Islam sangatlah penting karena salah satu cara agar tidak mudah terjebak dalam permainan pola fikir yang menjebak para misionaris.

Salah satu modusnya adalah seseorang masuk Islam dengan tujuan menikah dan setelah menikah dia tidak mau belajar agama Islam lalu mengajak istrinya untuk masuk Kristen jika isrinya menolak maka akan terjadi perceraian. Modus lainnya adalah dengan motif terbuka, para misionaris masuk rumah secara door to door untuk menyebarkan ajaran agama mereka seperti Kristen Saksi Yehuwa dan Kristen Mormon. Aturan negara melarang untuk menyebarkan agama lain kepada orang yang sudah beragama, tapi mereka gencar melanggar aturan itu. Modus lainnya adalah pemurtadan berkedok agnotisme yang menganggap bahwa semua agama dan menyasar umat Islam menengah keatas atau berilmu.

Modus Pemurtadan Hamilisasi

Modus ini sudah lama menjadi program andalan mereka. Kasus yang terjadi baru-baru ini adalah pemurtadan setelah beberapa bulan menikah, bahkan saat istrinya hamil diajak untuk murtad dengan ancaman akan diceraikan dan tidak dinafkahi secara materi. Sebelumnya program ini dilakukan oleh wanita Kristen yang berpura-pura masuk agama Islam untuk menikahi pemuda Islam dan memurtadkannya. Tapi ternyata program ini gagal total dan justru wanita Kristen itu bersungguh-sungguh masuk agama Islam. Program itu kini mengubah sasarannya dengan menikahi wanita muslim.

Untuk mencegah hal ini, sebagai wanita harus mendalami agama Islam dan yakin bahwa Islam adalah jalan kebenaran yang akan menyelamatkan kita di dunia dan akhirat. Perlu bagi umat Islam terlebih juga wanita untuk belajar mengenai perbandingan agama seperti Islam dan Kristen. Serta peran orang tua hendaknya memperhatikan pergaulan putri-putrinya. Jangan asal memberikan restu hanya karena tergiur dengan materi duniawi dan dengan mudah merelakan akidah putrinya untuk menjadi kafir.

Memilih pasangan seorang mualaf adalah suatu resiko karena kita akan tauh isi hati seseorang. Cara yang paling tepat adalah menepatkan 100% cinta dan kasih kita hanya kepada Allah karena dengan begitu telah tertanam dalam diri kita bahwa agama tidak bisa ditukar dengan apapun. Pemurtadan yang terjadi di Surabaya meningkat 19,8% dan faktor yang mempengaruhi adalah menjadikan pensyahadatan sebagai tameng untuk menikahi wanita Islam dan kemudian memurtadkannya.

Metode dakwah saat ini dirasa kurang dapat diterima oleh kaum muda dan milenials karena jika diperhatikan pendakwah saat ini belum naik level dan sebagian besar masih bicara soal surga dan neraka. Sedangkan dakwah terkait kehidupan millenial atau mendekati usia pernikahan kurang intensif dalam membentengi pemurtadan, sehingga para millenial atau generasi yang memasuki usia pernikahan rawan mengalami pemurtadan dengan modus-modus seperti itu.

Bagaimana hukumnya jika laki-laki muslim menikah dengan wanita Kristen?

Hukum yang pertama menyatakan bahwa seorang imam (laki-laki) jika sudah teguh keimanannya maka tidak masalah dan menjadi halal pernikahan tersebut. Sebagian ulama mengatakan jika sebagian dari kaum Kristen adalah ahli kitab, apabila seorang muslimin menikah dengah ahli kitab maka hukumnya adalah boleh dengan catatan suami harus benar-benar memiliki akidah yang kuat agar dapat membimbing keluarganya untuk beriman kepada Allah.

Hukum yang kedua adalah haram manakala pernikahan dapat menyebabkan seorang muslimin (suami) tersebut murtad jadi sebaiknya pernikahan itu tidak pernah terjadi. Bagaimanapun seorang suami harus meningkatkan kadar keimanannya dan pengetahuan keagamaannya agar bisa menyelamatkan keluarganya dari jebakan pemurtadan dan siksaan akhirat.

Modus Pemurtadan Door to Door

Para Misionaris ini sangat gencar mendakwahkan ajaran agamanya secara Intens dengan mendatangi satu per satu rumah penduduk. Mereka aktif melakukan penyebarannya tidak hanya lewat gereja saja melainkan mendatangi rumah penduduk satu per satu, menyebarkan  dalil dalil yang mendukung, atau simbol-simbol kekristenan. Modus ini telah gencar dilakukan oleh Kristen Saksi Saksi Yehuwa dan Ajaran Gereja Mormon.

Mereka bebas masuk ke kampung-kampung menyebarkan ajarannya dijalan-jalan dan sepanjang tempat lainnya. Pada zaman presiden Soeharto gerakan dakwah mereka yang seperti itu dilarang, kemudian larangan itu dicabut pada zaman presiden Abdurahman Wahid dan hingga sampai hari ini mereka bebas melakukan hal tersebut.

Para misionaris yang terjun kelapangan adalah ahli debat dan bukan orang biasa, mereka pandai menggiring opini dengan menyampaikan ajaran mereka dengan pendekatan Islami. Beberapa dari mereka bisa bahasa arab dan paham mengenai dalil dan hadist.

Saksi Yehuwa

Saksi-saksi Yehuwa akan berdalih seperti yang diyakini umat Islam bahwa Yesus bukan tuhan melainkan sebagian kecil dari tuhan. Tidak seperti di kebanyakan ajaran gereja yang sangat mengagungkan Yesus sebagai tuhan, tetapi ajaran mereka berbeda. Sebenarnya inilah kekacauan ajaran Kristen, meski memiliki kitab yang sama tapi masing-masing memiliki tafsir bermacam-macam. Saksi Yehuwa tetap saja ajaran yang nyeleneh karena umat Kristen pun tidak mengakuinya, sehingga mereka bergerak secara sembunyi-sembunyi.

Sebenarnya mereka melakukan penginjilan bukan hanya kepada orang non kristen saja melainkan pada orang kristen juga mereka datangi untuk masuk kedalam ajarannya. Ajaran kristen Saksi Yehuwa sudah nasional karena merupakan gerakan dunia yang penganutnya juga sangat besar dan sudah masuk kepelosok-pelosok desa.

Dari sinilah pentingnya belajar ilmu Kristologi agar jika mereka mendatangi kita tidak membuat iman kita goncang, syukur Alhamdulillah jika bisa berdialog dan mengajak mereka masuk Islam. Inilah pentingya pelajaran kristologi selain untuk membentengi diri dari pemurtadan juga dapat digunakan untuk menggiring misionaris untuk masuk Islam. Pelajari diri dengan ilmu kristologi karena belajar kristologi bukanlah hal tabu dan juga senantiasa memahami Al-Qur’an karena jika setiap muslim sudah memahami kitabnya maka tidak mungkin seseorang akan murtad.

Ajaran Gereja Mormon

Berbeda dengan agama Islam yang jelas ditegaskan dalam Al-Qur’an ada khataman nabi atau nabi penutup. Sedangkan pada kitab suci umat Kristen tidak dijelaskan dengan tegas keberadaan nabi terakhir jadi sebagian besar umat kristen sampai saat ini masih ada mencari keberadaannya dan bahkan ada ajaran kristen telah menetapkan seseorang menjadi nabi, entah itu atas dasar apa. Sebagaimana dalam kitab Bible Yohanes 14: 16, sebagai berikut:

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,” [Yohanes 14: 16]

Ayat tersebut juga penuh perdebatan, jika sebagian umat Kristen menganggapnya sebagai Roh Kudus dan sebagian lagi masih mencari tentang siapa seseorang yang dimaksud oleh Yesus, sedangkan umat Islam menganggap seseorang itu adalah Nabi Muhammad sebagai penutup para nabi.

Ajaran Gereja Mormon bisa saja disebut radikal karena mereka memiliki pemikiran lain dan gemar menghantam ajaran lain yang tidak sesuai dengan ajaran mereka. Dalam pandangan mereka, semua gereja diluar Gereja Orang-Orang Suci Zaman Akhir (Gereja Mormon) tidak akan masuk surga. Tapi mereka memiliki konsep bahwa jika di kehidupan setelah mati masih dapat bertaubat karena ada penginjilan di alam kubur. Ajaran Gereja Mormon ini didirikan oleh Joseph Smith yang dianggap sebagai nabi dan ajaran tersebut merupakan ajaran kristen produk Amerika kedua setelah Saksi Yehuwa.

Jadi menurut mereka setelah penyaliban Yesus dianggap pernah ke Amerika dan bertemu dengan Joseph Smith. Bagi mereka kenabian masih terus berjalan, hingga saat ini mereka memiliki masih nabi. Ajaran Gereja Mormon menolak tritunggal, jika dibandingkan konsep ketuhanan Saksi Yehuwa lebih jelas ketimbang mereka. Konsep Mormon menolak tritunggal tapi masih menganggap Yesus sebagai Allah.

Pentingnya Mempelajadi Kristologi

Permasalahan yang terjadi saat ini adalah banyak umat Islam yang masih menganggap tabu mempelajari kitab Bible atau sesuatu hal yang berhubungan dengan kristologi. Padahal hal tersebut sangat penting untuk membekali diri dengan ilmu agar dapat membentengi diri dari ajaran-ajaran sesat.

Jika dalam hati kita terdapat iman yang kuat terhadap agama Islam, mempelajari kitab Bible bukanlah hal sulit. kita bisa melakukan perbandingan agama, membandingkan kitab suci lain dengan merujuk pada Al-Qur’an, sesungguhnya Al-Qur’an bukanlah suatu keraguan. Dari situ kita bisa menemukan ajaran yang sesuai dengan syariat Islam dan dapat kita jadikan bahan untuk berdialog dan berdakwah dengan misionaris.

Mempelajari Kitab Bible dan Kristologi bukanlah suatu hal yang haram, kita hanya perlu keyakinan bahwa tidak ada agama yang benar selain Islam dan Al-Qur’an bukanlah suatu keraguan.

إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلْإِسْلَٰمُ ۗ وَمَا ٱخْتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ ٱلْعِلْمُ بَغْيًۢا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ
Artinya: Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
(QS. Al-Imran: 19)

Sesungguhnya Allah memerintahkan kita (ummat Islam) untuk senantiasa mengajak saudara kita yang belum mendapatkan hidayah Allah untuk berusaha mendapatkan hidayah-Nya dengan cara belajar agama Islam. Bersama Mualaf Center Banyumas dan Mualaf Center Nasional Aya Sofya, siap membantu mualaf yang membutuhkan pertolongan baik secara fisik, materi, ataupun solusi dari masalah yang dialami seorang mualaf.

Kami juga akan melakukan edukasi atau advokasi bagi mualaf di seluruh Indonesia untuk mendalami dan mengamalkan ajaran agama Islam dalam kesehariannya, serta membina para mualaf agar produktif dalam syi’ar dan dakwah, serta mandiri secara finansial dalam kehidupan yang berlandaskan iman, taqwa, dan cinta tanah air.


Rekomendasi artikel:


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


ANDA INGIN SUPPORT KAMI UNTUK GERAKAN DUKUNGAN BAGI MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-00-4040-12
AN. YAYASAN THORIQUSSALAM INDONESIA QQ AYA SOFYA INDONESIA


SAKSIKAN Petualangan Dakwah Seru Kami Di Spesial Channel YouTube Kami:

MUALAF CENTER AYA SOFYA


MEDIA AYA SOFYA

Website: www.ayasofya.id

Facebook: Mualaf Center AYA SOFYA

YouTube: MUALAF CENTER AYA SOFYA

Instagram: @ayasofyaindonesia

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com


HOTLINE:

+62 8233-121-6100 (Ust. Ipung)
CHAT: wa.me/6282331216100

+62 8233-735-6361 (Ust. Fitroh)
CHAT: wa.me/6282337356361


ADDRESS:

SIDOARJO: MASJID AYA SOFYA SIDOARJO, Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

MALANG: INSAN MOKOGINTA INSTITUTE, Puncak Buring Indah, Citra Garden, Kota Malang, Jawa Timur.

SURABAYA: Pesantren JEHA Dolly. Jl. Putat Jaya No. 4B, Putat Jaya, Kota Surabaya.

DEPOK: Jl. Tugu Raya No. 8 Kelapa Dua Cimanggis, Depok.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.