KAJIAN KRISTOLOGI OLEH UST. KAINAMA (Part 2) : NAMA NABI MUHAMMAD TERTERA DI BIBLE


Anda Penasaran Tulisan Bagian Pertama?

PENEMUAN TERBARU: NAMA NABI MUHAMMAD TERTERA ASLI DI BIBLE || Eksklusif Ust. Kainama (Part 1)


Dengan segala kerendahan hati, mari kita perhatikan gambar dibawah ini

Gambar 1. Kitab Yesasa Pasal 42:1 dari Dead Sea Scroll – Qurman.
Gambar 2. Heneh avdii atmokh bo, bechiri ratzetah nafshi; natatti ruchi alav, mishpat laggoyim yotz

Naskah Gua-gua Qumran, adalah suatu kumpulan sekitar 981 naskah berbeda yang ditemukan antara tahun 1946 dan 1956 dalam 11 gua di sekitar pemukiman kuno di Khirbet Qumran di Tepi Barat. Gua-gua tersebut terletak sekitar 2 kilometer ke pedalaman dari sebelah barat laut pantai Laut Mati, tempat asal naskah-naskah tersebut memperoleh namanya.
(sumber:  Down, David. Unveiling the Kings of Israel. p. 160. 2011.)

Continue reading

KAJIAN KRISTOLOGI OLEH UST. KAINAMA (Part 1) : NAMA NABI MUHAMMAD TERTERA DI BIBLE

اعوذ بالله السّميع العليم من الشيطان الرجيم
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِين
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
(Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 2).

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ يَٰبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ إِنِّى رَسُولُ ٱللَّهِ إِلَيْكُم مُّصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَىَّ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ وَمُبَشِّرًۢا بِرَسُولٍ يَأْتِى مِنۢ بَعْدِى ٱسْمُهُۥٓ
أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَآءَهُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ قَالُوا۟ هَٰذَا سِحْرٌ مُّبِينٌ
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)”. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata”.
(Al-Qur’an Surat As-Shaff ayat 6).

Continue reading

MATAHARI TERBIT DI ATAS PEGUNUNGAN DONGGALA: KISAH SATU DESA MURTAD MASUK KRISTEN

Inilah sebuah kisah dan catatan perjalanan kami di pedalaman Donggala, kepada suku Da’a. Suku Da’a merupakan suku nomaden yang mendiami Sulawesi Tengah dan perbatasan Sulawesi Barat. Mereka bermukim di kawasan hutan dan pegunungan, terutama di gunung Gawalise. Suku ini merupakan salah satu dari kelompok sub-suku Kaili.

Sebelumnya agama nenek moyangnya adalah Islam, namun setelah kedatangan misionaris kristen dan kurangnya kepedulian kita dengan saudara seiman kita, suku Da’a, sehingga mereka murtad masuk Kristen.

Terlebih banyaknya fasilitas-fasilitas seperti gereja, tempat pendidikan kristen yang dibuat oleh misionaris, sehingga menjadikan suku Da’a murtad dan memeluk Kristen keseluruhan di kampung tersebut.

Continue reading

KARENA AKU PENGIKUT YESUS, MAKA AKU MASUK ISLAM

Mantan Misionaris Kriten: Drs. H. Wakhid Rosyid (Willibrordus Romanus Lasiman) Ketika beragama Katolik, Lasiman bernama baptis Willibrordus, ditambah nama baptis penguatan (kader) Romanus. Jadilah ia dikenal sebagai Willibrordus Romanus Lasiman. Lasiman atau akrab dipanggil Pak Willi. Kegelisahan demi kegelisahan menyerang keyakinannya. Akhirnya ia pun berkelana dari Katolik ke Kristen Baptis, lalu pindah ke Kebatinan Pangestu (Ngestu Tunggil), mendalami kitab Sasongko Jati, Sabdo Kudus, dan lainnya.

Ia juga terjun ke perdukunan dan menguasai berbagai kitab primbon dan ajian. Tujuannya satu, mencari dan menemukan kebenaran hakiki. Ketika bertugas sebagai misionaris di Garut, Allah mempertemukannya dengan Prof Dr Anwar Musaddad, berdiskusi tentang agama. Diskusi inilah yang menuntunnya pada Islam. Allah memberikan hidayah ketika ia berusia 25 tahun.

Continue reading

KISAH MUALAF: DALAM SATU DESA, HANYA WANITA INI SAJA YANG ISLAM

Ini adalah kisah sedih mualaf dunia, khususnya kisah mualaf Indonesia, datang dari salah satu perempuan ia berasal dari pulau Sulawesi. merupakan salah satu wanita yang taat terhadap agamanya (kristen) bahkan juga merupakan salah satu misionaris.

Kisah sedih sedih mualaf di Indonesia: Bu Sandra, Sulawesi Utara.

Dalam perjalannnya (misinya) sebagai misionaris yakni salah satunya belajar islam. namun bukan untuk mendalaminya malainkan untuk melemahkannya. siapa sangka Allah maha pembolak balik hati. yang awalnya ingin mancari kelemahnnya islam karena sangat bencinya terhadap islam.

Continue reading