PENEMUAN TERBARU: NAMA NABI MUHAMMAD TERTERA ASLI DI BIBLE || Eksklusif Ust. Kainama (Part 2)


Anda Penasaran Tulisan Bagian Pertama?

PENEMUAN TERBARU: NAMA NABI MUHAMMAD TERTERA ASLI DI BIBLE || Eksklusif Ust. Kainama (Part 1)


Dengan segala kerendahan hati, mari kita perhatikan gambar dibawah ini

Gambar 1. Kitab Yesasa Pasal 42:1 dari Dead Sea Scroll – Qurman.
Gambar 2. Heneh avdii atmokh bo, bechiri ratzetah nafshi; natatti ruchi alav, mishpat laggoyim yotz

Naskah Gua-gua Qumran, adalah suatu kumpulan sekitar 981 naskah berbeda yang ditemukan antara tahun 1946 dan 1956 dalam 11 gua di sekitar pemukiman kuno di Khirbet Qumran di Tepi Barat. Gua-gua tersebut terletak sekitar 2 kilometer ke pedalaman dari sebelah barat laut pantai Laut Mati, tempat asal naskah-naskah tersebut memperoleh namanya.
(sumber:  Down, David. Unveiling the Kings of Israel. p. 160. 2011.)

Gambar 3. Tertulis dalam hururf imperial Aramaic
Gambar 4. Seturut dengan naskah asli Qumran, terbaca “Ahmod” bukan ‘etmakh’.
Aramaic alphabet, mohon dicocokkan sendiri.

Sekali lagi mohon ma’afkan aku.
Jika saudara Kristian tidak setuju, maka saya dengan segala kerendahan hati akan menghormati dan menghargai pendapat saudara Kristian.

Didalam Negara Indonesia yang saling menghormati pendapat warga negaranya sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 ayat 1 :

“Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut, adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun”.

Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun  1945 pasal 29 :
“Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin
kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”.

Saya secara sungguh-sungguh, dan secara pribadi maupun secara warga Negara Indonesia yang patuh akan hokum, menghargai dan menghormati pandangan iman saudara-saudara Kristian, dan tidak memaksakan agama saya kepada saudara Kristian, sesuai dengan ayat kitab suci yang saya imani yaitu Al-Qur’annul Kariim surat Al-Baqarah ayatnya yang ke 256 yang berbunyi demikian :

Allah Ta’ala berfirman,

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Apakah saudara Kristian dan Katolik juga sama seperti saya ?
Silahkan di jawab masing-masing, terimakasih.

Jika berkenan, mari kita lanjutkan tema ini.

Ada beberapa point penting dari pembacaan kitab Yesaya pasal 42, sebagaimana tertulis didalam ayat 1 sampai 19, yang kiranya dapat dijadikan ‘pegangan’ untuk mendapatkan gambaran tentang siapakah ‘etmakh’ ini.

Point-point tersebut adalah :

42:1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

42:2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.

42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.

42:5 Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:

42:6 “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.42:8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.

42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu.”

42:10 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.

42:11 Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung!

42:12 Baiklah mereka memberi penghormatan kepada TUHAN, dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau.

42:13 TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya.

42:14 Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap.

42:15 Aku mau membuat tandus gunung-gunung dan bukit-bukit, dan mau membuat layu segala tumbuh-tumbuhannya; Aku mau membuat sungai-sungai menjadi tanah kering dan mau membuat kering telaga-telaga.

42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.

42:17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: “Kamulah allah kami!”

42:18 Dengarkanlah, hai orang-orang tuli pandanglah dan lihatlah, hai orang-orang buta!

42:19 Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh? Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN?

Point 1.
Seseorang ini adalah hamba atau עבדי abdi Allah yang didalam bahasa Arab nya adalah Abdullah.

Point 2.
Seseorang ini adalah seseorang yang diberikan ‘roh’ dari Allah untuk menyatakan hukum bagi bangsa-bangsa. Seseorang yang memiliki ‘roh kebenaran’ dari Allah dan menyatakan atau mengajarkan atau mengabarkan ‘hukum Allah’ kepada bangsa-bangsa.

Point 3.
Seseorang ini adalah seseorang yang tidak pernah berteriak-berteriak ‘berpromosi’ di jalan-jalan.

Point 4.
Seseorang ini adalah seseorang yang tidak mematahkan semangat orang lain, tidak menyalah-nyalahkan orang lain, tidak memadamkan semangat orang lain, tidak menghakimi orang lain, melainkan sabar menyatakan ‘hukum Allah’.

Point 5.
Seseorang ini adalah seseorang yang akan mengajarkan ‘hukum Tuhan’ sampai tuntas, dan pengajarannya itu memang telah ditunggu-tunggu oleh seluruh umat manusia dan seluruh alam, dari benua sampai pulau-pulau.

Point 6.
Seseorang ini adalah seseorang yang memiliki inti pengajaran Monotheisme, yaitu bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang menciptakan langit bumi beserta segala isinya, dan segala yang hidup dan bernafas.

Point 7.
Seseorang ini adalah seseorang yang mengajarkan manusia untuk menyembah Tuhan dan tidak ada sama sekali penyembahan terhadap patung.

Point 8.
Kitab Yesaya pasal 42 ayat 11 :

יִשְׂא֤וּ מִדְבָּר֙ וְעָרָ֔יו חֲצֵרִ֖ים תֵּשֵׁ֣ב קֵדָ֑ר יָרֹ֙נּוּ֙ יֹ֣שְׁבֵי סֶ֔לַע מֵרֹ֥אשׁ הָרִ֖ים יִצְוָֽחוּ׃

Hendaklah padang gurun dan kota-kotanya memuji TUHAN, baiklah penduduk Kedar memuji Dia! Hendaklah penduduk kota Sela bersorak-sorai, dan berseru-seru dari puncak gunung!

Dan juga seseorang yang ditulis didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 1 ini adalah seseorang yang memiliki hubungan dengan masyarakat kota Kedar (nama kota yang dibangun oleh keturunan Ishmael yaitu Kedar), sebagaimana tertulis didalam kitab Kejadian pasal 25 ayat 13 : Inilah nama anak-anak Ismael, disebutkan menurut urutan lahirnya: Nebayot, anak sulung Ismael, selanjutnya Kedar, Adbeel, Mibsam,

Kedar (bahasa InggrisCedar/Kedar/Qedar) adalah nama orang, juga nama suku bangsa nomadik kuno, suku Kedar (bahasa InggrisQedarites, juga Kedarites/Cedarenes), dan kerajaan kuno (Kingdom of Qedar) yang tinggal di wilayah Jazirah Arab, dan termasuk ke dalam konfederasi suku-suku Semitik Arab. Pada puncak kejayaannya digambarkan sebagai “suku Arab Utara kuno yang paling terorganisir”, pada abad ke-6 SM menguasai daerah luas antara Teluk Persia dan Semenanjung Sinai.
(sumber : Stearns and Langer, 2001, p. 41).

Dan juga seseorang ini adalah seseorang yang memiliki hubungan dengan masyarakat kota Sela (Sela ( Arab : سلع ) adalah gunung di Madinah di Arab Saudi modern. Gunung selae di “Distrik Tujuh Masjid ” di kota Madinah di Arab Saudi. Sela ‘berarti “diiris”, karena gunung itu tampak seperti diiris beberapa kali.).

Rasulullah Nabi Muhammad salallahu alihi wa salaam dalam Pertempuran Parit berdoa kepada Tuhan untuk kemenangan di Gunung Sela. Gunung Sela disebutkan oleh beberapa hadis tentang kisah-kisah Nabi seperti Doa untuk Hujan, Pengampunan Ka’b b. malik.
(sumber : Sela’ (Medina) citations at Book Mujam Buldan by Yaqut Hamwi, Volume I: pages 5,1,5.145.237.432.663.671 Volume ii:pages ,32.111.)

Point 9.
Dan lagi pula seseorang yang ditulis didalam kitab Yesaya pasal 42 ini adalah seseorang yang memimpin perang dan berperang melawan orang-orang atau bangsa-bangsa penyembah patung.

Point 10.
Seseorang ‘etmakh’ yang ditulis didalam Yesaya 42 ayat 1 ini, adalah orang yang memiliki hubungan dengan kata bahasa Ibrani “meshulam’ atau ‘muslim’.

Mari kita baca Yesaya pasal 42 ayat 19 :
Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh? Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN?

מִי עִוֵּר כִּי אִם-עַבְדִּי, וְחֵרֵשׁ כְּמַלְאָכִי אֶשְׁלָח; מִי עִוֵּר כִּמְשֻׁלָּם, וְעִוֵּר כְּעֶבֶד יְהוָה.

Mohon diperhatikan huruf Ibrani yang digaris bawahi, dan terbaca dari arah kanan ke kiri : huruf mem – shin – lamed – mem, atau huruf M – S – L – M.

Tertulis didalam kitab Nehemia pasal 8 ayat 4 :
Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat untuk peristiwa itu. Di sisinya sebelah kanan berdiri Matica, Sema, Anaya, Uria, Hilkia dan Maaseya, sedang di sebelah kiri berdiri Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakharia dan Mesulam.

KJV.
And Ezra the scribe stood upon a pulpit of wood, which they had made for the purpose; and beside him stood Mattithiah, and Shema, and Anaiah, and Urijah, and Hilkiah, and Maaseiah, on his right hand; and on his left hand, Pedaiah, and Mishael, and Malchiah, and Hashum, and Hashbadana, Zechariah, [and] Meshullam.

Mohon perhatikan, ada tanda kurung lalu [and] baru Meshulam.

וַיַּעֲמֹד עֶזְרָא הַסֹּפֵר, עַל-מִגְדַּל-עֵץ אֲשֶׁר עָשׂוּ לַדָּבָר, וַיַּעֲמֹד אֶצְלוֹ מַתִּתְיָה וְשֶׁמַע וַעֲנָיָה וְאוּרִיָּה וְחִלְקִיָּה וּמַעֲשֵׂיָה, עַל-יְמִינוֹ; וּמִשְּׂמֹאלוֹ, פְּדָיָה וּמִישָׁאֵל וּמַלְכִּיָּה וְחָשֻׁם וְחַשְׁבַּדָּנָה–זְכַרְיָה מְשֻׁלָּם.  {פ}

Sedangkan pada Hebrew Bible tertulis di akhir ayat demikian :
“tzekharyah mesulam”, dan tidak ada kata “ve” atau “and” atau “dan” disana.

Jadi, seharusnya (menurut saya) artinya adalah : “Zakharia Mesulam”.
Menurut kamus, ‘meshulam’ dalam bahasa Ibrani berarti ‘pay’ dalam bahasa Inggris.
Sedangkan menurut Alkitab, kata ‘meshulam’ yang tertulis didalam kitab Nehemia pasal 8 ayat 4 tadi diterjemahkan menjadi ‘[and] Meshulam’.

Sedangkan didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 19, kata ‘meshulam’ tadi, oleh alkitab diterjemahkan sebagai “as [he who is] perfect”.

Jadi dengan demikian, masih lah belum didapat ‘padanan kata’ yang tepat untuk kata bahasa Ibrani “meshulam” yang terdapat didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 19 tadi.

Pada kesimpulan saya, dengan merujuk kepada pemaparan ayat-ayat alkitab diatas tadi, dapatlah kiranya saya menyatukan beberapa hopotesa sebagai dasar bagi kesimpulan saya atas pembacaan perikop atau pasal bacaan didalam alkitab yang terambil dari kitab Yesaya pasal 42 ayat 1, yang untuk kemudian dilanjutkan hingga ayatnya yang ke 25.

Mohon izin, inilah kesimpulan saya :
Seseorang ‘etmakh’ yang tertulis didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 1 ini adalah seorang hamba atau עבדי abdi Allah yang didalam bahasa Arab nya adalah Abdullah yang diberikan ‘roh’ dari Allah untuk menyatakan hukum bagi bangsa-bangsa. Seseorang yang memiliki ‘roh kebenaran’ dari Allah dan menyatakan atau mengajarkan atau mengabarkan ‘hukum Allah’ kepada bangsa-bangsa.

Tidak pernah berteriak-berteriak ‘berpromosi’ di jalan-jalan, tidak mematahkan semangat orang lain, tidak menyalah-nyalahkan orang lain, tidak memadamkan semangat orang lain, tidak menghakimi orang lain, melainkan sabar menyatakan ‘hukum Allah’.

Dan dia akan mengajarkan ‘hukum Tuhan’ sampai tuntas, dan pengajarannya itu memang telah ditunggu-tunggu oleh seluruh umat manusia dan seluruh alam, dari benua sampai pulau-pulau,

Memiliki inti pengajaran Monotheisme, yaitu bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang menciptakan langit bumi beserta segala isinya, dan segala yang hidup dan bernafas.

Mengajarkan manusia untuk menyembah Tuhan dan tidak ada sama sekali manusia yang dia ajarkan untuk penyembahan terhadap patung.

Memiliki hubungan dengan masyarakat kota Kedar sebagaimana tertulis didalam kitab Kejadian pasal 25 ayat 13, dan juga seseorang ini adalah seseorang yang memiliki hubungan dengan masyarakat kota Sela – gunung di Madinah di Arab Saudi modern.

Seorang yang memimpin perang dan berperang melawan orang-orang atau bangsa-bangsa penyembah patung.

Orang yang memiliki hubungan dengan kata bahasa Ibrani “meshulam’ atau ‘muslim’.

Seorang yang lahir dari ‘seorang perempuan muda’ dan bukan dari ‘seorang perawan’.
Karena didalam Hebrew Bible tertulis ‘ha almah’ dan bukan ‘ha betulah’.

Hebrew Bible Isaiah 7:14.

לָ֠כֵן יִתֵּ֨ן אֲדֹנָ֥י ה֛וּא לָכֶ֖ם אֹ֑ות הִנֵּ֣ה הָעַלְמָ֗ה הָרָה֙ וְיֹלֶ֣דֶת בֵּ֔ן וְקָרָ֥את שְׁמֹ֖ו עִמָּ֥נוּ אֵֽל׃

‘Virgin’ itu didalam bahasa Ibraninya adalah ‘betulah’ בתולה dan bukan ‘almah’.

Mohon kiranya berkenan memperhatikan apa yang tertulis didalam kitab Lukas pasal 1 ayat 27 : kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.

KJV.
To a virgin espoused to a man whose name was Joseph, of the house of David; and the virgin‘s name was Mary.

Hebrew Bible.

אל בתולה מארשה לאיש אשר שמו יוסף מבית דוד ושם הבתולה מרים׃

Saudara ku para pembaca,
Didalam kitab Matius pasal 1 ayat 22 dan 23 tertulis demikian :

1:22
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:

1:23              
“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.

KJV.
Now all this was done, that it might be fulfilled which was spoken of the Lord by the prophet, saying, See, the virgin will become pregnant and give birth to a son, and they will name Him Immanuel, which is translated “God is with us.”

Hebrew Bible.

ותהי כל זאת למלאת את אשר דבר יהוה ביד הנביא לאמר׃
הנה העלמה הרה וילדת בן וקראו שמו עמנואל אשר פרושו האל עמנו׃

Tertulis didalam kitab Lukas pasal 1 ayat 30 dan 31 demikian :

Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.

Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

KJV.

And the angel said unto her, Fear not, Mary: for thou hast found favour with God.

“And behold, you will conceive in your womb and bear a son, and you shall name Him Jesus.

Hebrew Bible.

ויאמר לה המלאך אל תיראי מרים כי מצאת חן לפני האלהים׃
והנך הרה וילדת בן וקראת את שמו ישוע׃

Pada akhir ayat 23 tertulis :

“….et shemo yashua”
“….dan namanya yashua”

Dan mari kita baca juga kitab Lukas pasal 2 ayat 21
Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

KJV.
And when eight days were accomplished for the circumcising of the child, his name was called JESUS, which was so named of the angel before he was conceived in the womb.

Hebrew Bible.

ויהי במלאת לנער שמנה ימים וימול ויקרא שמו ישוע כשם אשר קרא לו המלאך בטרם הרה בבטן׃

Mohon dengan sangat, agar kiranya kita membaca ayat-ayat diatas dengan kesungguhan hati, dan memperhatikannya.

Sela.
Lalu dengan segala kerendahan hati, kita kembali memperhatikan ayat didalam kitab Yesaya pasal 7 ayat  14 tertulis bahwa : Dinubuatkan Tuhan kepada nabi Yesaya untuk disampaikan kepada keluarga keturunan Daud adalah demikian ; akan terjadi ‘seorang perempuan muda’ yang akan melahirkan seorang anak yang lalu ‘perempuan muda’ tadi menamainya Imanuel.

Anak itu adalah seorang anak yang sungguh-sungguh pasrah dan berserah kepada Allah – Tuhan nya – sampai sampai beliau disebut Imanuel yang artinya “Allah beserta kita”, atau beliau menyebutkan kata “innallah ma ‘ana”.

Pada saat beliau masih kanak-kanak atau belum baligh, makanan beliau adalah ‘susu atau yoghurt’ dan madu.

Dan dengan segala kerendahan hati, Sekali lagi, mohon kita baca lagi kitab Yesaya pasal 7 ayat 13 sampai ayat 17 :

7:13
Lalu berkatalah nabi Yesaya: “Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga?

7:14   
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

7:15   
Ia akan makan dadih dan madu sampai ia tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik,

7:16   
sebab sebelum anak itu tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik, maka negeri yang kedua rajanya engkau takuti akan ditinggalkan kosong.

7:17   
TUHAN akan mendatangkan atasmu dan atas rakyatmu dan atas kaum keluargamu hari-hari seperti yang belum pernah datang sejak Efraim menjauhkan diri dari Yehuda–yakni raja Asyur.”

Pada ayat-ayat diatas sangatlah jelas bahwa kelahiran ‘anak Imanuel’ (‘anak’ ini adalah seorang anak laki-laki, karena didalam bahasa Ibrani nya – kitab Yesaya pasal 7 ayat 14 menyebutnya dengan menggunakan kata ‘ben’ yang artinya adalah ‘son’ dan kata  ‘shemo’ yang artinya “his name’)  ini bukanlah dari keluarga daud atau keturunan nya, melainkan adalah sebagai ‘tanda’ atau ‘peringatan’ kepada atau bagi atau untuk keluarga dan keturunan Daud, dan ‘anak Imanuel’ ini akan hidup dimasa kosongnya pemerintahan kerajaan Siria dan Persia.

Sekali lagi,
‘Anak Imanuel’ adalah ‘tanda’ bagi keluarga dan keturunan Daud, dan tidaklah tertulis bahwa ‘anak Imanuel’ ini berasal dari keluarga Daud.

‘Anak Imanuel’ ini lahir dari ‘seorang perempuan muda, dan bukan dari ‘seorang perawan’.
‘perawan’ sudah pasti adalah ‘seorang perempuan muda’, tetapi ‘seorang perempuan muda’ belum tentu adalah ‘seorang perawan’.

Berbeda dengan Yesus.
Yesus itu, sebagaimana yang disampaikan oleh malaikat Gabriel, beliau dilahirkan dari ‘seorang perawan’.

‘Imanuel’ dilahirkan oleh ‘seorang perempuan muda’, dan Yesus dilahirkan oleh ‘seorang perawan’.

Ini pemahaman saya.


Jika saudara Kristian tidak setuju, saya sangat menghormati ke-tidak setujuan itu.
Silahkan saja, saya sangat menghargainya.

Lanjut,
Dan yang pada ujungnya adalah : Beliau ‘anak laki-laki Imanuel’ ini akan tumbuh menjadi seorang laki-laki ‘etmakh’, yang mana ‘anak Imanuel’ ini juga adalah seseorang yang dinubuatkan oleh Tuhan kepada nabi Yesaya sebagai “abdi Tuhan’ yang akan datang, atau seseorang yang belum ada pada masa nabi Yesaya, atau seseorang yang akan ada dimasa setelah masa Yesaya, atau masa yang akan datang.

Kitab Kidung Agung pasal 5 ayat 10 sampai 16 :

5:10
Putih bersih dan merah cerah kekasihku, menyolok mata di antara selaksa orang.

5:11   
Bagaikan emas, emas murni, kepalanya, rambutnya mengombak, hitam seperti gagak.

5:12   
Matanya bagaikan merpati pada batang air, bermandi dalam susu, duduk pada kolam yang penuh.

5:13   
Pipinya bagaikan bedeng rempah-rempah, petak-petak rempah-rempah akar. Bunga-bunga bakung bibirnya, bertetesan cairan mur.

5:14   
Tangannya bundaran emas, berhiaskan permata Tarsis, tubuhnya ukiran dari gading, bertabur batu nilam.

5:15   
Kakinya adalah tiang-tiang marmar putih, bertumpu pada alas emas murni. Perawakannya seperti gunung Libanon, terpilih seperti pohon-pohon aras.

5:16   
Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem

KJV.
10 My beloved is white and ruddy, the chiefest among ten thousand.

11 His head is as the most fine gold, his locks are bushy, and black as a raven.

12 His eyes are as the eyes of doves by the rivers of waters, washed with milk, and fitly set.

13 His cheeks are as a bed of spices, as sweet flowers: his lips like lilies, dropping sweet smelling myrrh.

14 His hands are as gold rings set with the beryl: his belly is as bright ivory overlaid with sapphires.

15 His legs are as pillars of marble, set upon sockets of fine gold: his countenance is as Lebanon, excellent as the cedars.

16 His mouth is most sweet: yea, he is altogether lovely. This is my beloved, and this is my friend, O daughters of Jerusalem.

Hebrew Bible :

דּוֹדִי צַח וְאָדוֹם, דָּגוּל מֵרְבָבָה.
רֹאשׁוֹ, כֶּתֶם פָּז; קְוֻצּוֹתָיו, תַּלְתַּלִּים, שְׁחֹרוֹת, כָּעוֹרֵב
עֵינָיו, כְּיוֹנִים עַל-אֲפִיקֵי מָיִם; רֹחֲצוֹת, בֶּחָלָב–יֹשְׁבוֹת, עַל-מִלֵּאת.
לְחָיָו כַּעֲרוּגַת הַבֹּשֶׂם, מִגְדְּלוֹת מֶרְקָחִים; שִׂפְתוֹתָיו, שׁוֹשַׁנִּים–נֹטְפוֹת, מוֹר עֹבֵר.
יָדָיו גְּלִילֵי זָהָב, מְמֻלָּאִים בַּתַּרְשִׁישׁ; מֵעָיו עֶשֶׁת שֵׁן, מְעֻלֶּפֶת סַפִּירִים.
שׁוֹקָיו עַמּוּדֵי שֵׁשׁ, מְיֻסָּדִים עַל-אַדְנֵי-פָז; מַרְאֵהוּ, כַּלְּבָנוֹן–בָּחוּר, כָּאֲרָזִים. חִכֹּו֙ מַֽמְתַקִּ֔ים וְכֻלֹּ֖ו מַחֲמַדִּ֑ים זֶ֤ה דֹודִי֙ וְזֶ֣ה רֵעִ֔י בְּנֹ֖ות יְרוּשָׁלִָֽם׃

 hikho mamtakhiim vekhulo muhammadiim tzeh dwodi vetzeh reii benot yerushelei
Gambar tersebut menunjukkan, bahwa kata tersebut di google translate artinya adalah Muhamamad.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَٰكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 40).

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”.
(Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 158).

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.
(Al-Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 170).

Saudaraku pembaca,
Demikianlah pemaparan yang sangat sederhana dari saya.
Apabila saudara ku adalah seseorang yang ber-iman kepada Al-Qur’an dan hadits yang shohih atau dengan kata lain ber-iman Islam – hanya menyembah kepada Tuhan yang satu yaitu Allah subhana wa ta’ala serta patuh dan cinta kepada rasulullah Muhammad salallahu alaihi wasalaam, maka in sya Allah, kiranya tulisan saya ini dapat diterima, dan berkenan.
Wallahu A’lam Bishawab

Sedangkan teruntuk saudara-saudara ku yang aku kasihi dan aku hormati umat Kristen dan Katolik, jika tulisan ini tidak berkenan bagi saudara ku, sebaiknya tidak usahlah kiranya dibaca, karena tujuan tulisan ini adalah hanya untuk menerangkan dan menceritakan pengalaman ‘riset ayat alkitab’ dari seorang muallaf yang diceritakan kepada para saudaranya sesama muslimiin dan muslimat. Tulisan ini bukanlah untuk dijadikan bahan perdebatan, melainkan hanyalah sebagai cerita pengalaman seorang muallaf, yang in sya Allah dapat dijadikan dasar untuk semakin timbulnya rasa toleransi –rasa menghargai – rasa menyayangi – diantara umat Islam kepada saudara nya umat Kristen dan Katolik. Itu saja. Tidak lebih dan tidak kurang.

Sungguhlah tidak ada maksud dari saya menuliskan paparan diatas sebagai bahan untuk menghina – menyerang – menjelek jelekkan – mendiskreditkan – merendahkan iman kepercayaan agama saudara-saudara umat Kristen dan Katolik. Sama sekali tidak. Sungguh.

Karena itu,
Dapatlah kiranya bagi para pembaca yang ber-agama Kristen atau Katolik, untuk menerima tulisan ini hanya sebagai “sebuah cerita pengalaman seorang muallaf kepada saudara-saudara nya umat Islam”, agar tulisan ini tidaklah menjadi bahan perdebatan.

Jika saudara ku Kristian dan Katolik tidak setuju dengan isi tulisan ini, saya dengan segala kerendahan hati menerima nya. Tetapi mohon ma’af, saya tidak akan pernah mendebatnya.

Pada akhirnya, Saya mengucapkan banyak terima kasih,

Salam Damai – Indonesia Damai – Indonesia diberkahi Allah.

Amiin yaa Allah ya rahman ya rahiim ya malikul quddus ya salaam.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kainama.


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


Silahkan dibaca artikel menarik kami lainnya berjudul:

300 ORANG SUKU TAU TAA WANA BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM

Hubungi kami:
MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
HOTLINE-1: +62 8233-121-6100 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-2: +62 8233-735-6361 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-3: +62 8571-048-3731 (WhatsApp, Call, SMS)

Chat WA:
wa.me/6282331216100
wa.me/6282337356361

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com
Webwww.ayasofya.id
Facebook: mualaf center aya sofya
Instagram: aya sofya indonesia

ADDRESS:
– Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
– Jl. Tugu Raya No. 8 Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


ANDA INGIN MEMBANTU KAMI DALAM PROGAM MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI:
MUALAF CENTER AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-00-4040-12
An. Yayasan Thoriqussalam Indonesia QQ Aya Sofya Indonesia
———-
– Kode BANK MANDIRI: 008
– Kode SWIFT BANK MANDIRI (Jika Transfer Dari Luar Negeri): BMRIIDJA


Inilah Channel Unggulan Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia:

Mualaf Center Aya Sofya

PENEMUAN TERBARU: NAMA NABI MUHAMMAD TERTERA ASLI DI BIBLE || Eksklusif Ust. Kainama (Part 1)

اعوذ بالله السّميع العليم من الشيطان الرجيم
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيم

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِين
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
(Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 2).

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ يَٰبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ إِنِّى رَسُولُ ٱللَّهِ إِلَيْكُم مُّصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَىَّ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ وَمُبَشِّرًۢا بِرَسُولٍ يَأْتِى مِنۢ بَعْدِى ٱسْمُهُۥٓ
أَحْمَدُ ۖ فَلَمَّا جَآءَهُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ قَالُوا۟ هَٰذَا سِحْرٌ مُّبِينٌ
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)”. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata”.
(Al-Qur’an Surat As-Shaff ayat 6).


Pembukaan.
A’uu dzu billahi minasy syaithaanir rajiim
Bismillahir rahmaanir rahiim
Alhamdu lillahi rabbil ‘aalamiin
Asy hadu an laa ilaaha illaallahu wahdahu laa syariika lah, wa asy hadu anna sayyidanaa muhammadan ‘abduhu wa rasuuluuh
Wash shalaatu was salaamu’alaa rasuulillah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man waalaah
Laa haula wa laa quwwata ilaa billaah,
ammaa ba’du

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaiton yang terkutuk, dan dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala pujian dan rasa syukur hanya kepada Allah pemilik seluruh alam beserta segala isinya. Sholawat beserta salam kiranya tercurah bagi baginda nabi Muhammad salallahu alaihi wassalam rasulullah, beserta seluruh keluarganya, sahabatnya, para thabi’in, thabi’ut thabi’in dan juga kiranya kita sekalian umat Islam di saat ini menerima karunia keberkahan dari Allah subhanahu wa ta’ala, amin ya robbal al amiin.

Di tengah rasa syukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas segala ni’mat dan kurnia-Nya sehingga seseorang seperti saya ini dapat hidup didalam keselamatan dan kasih sayang Allah subhanahu wa ta’ala yang menarik diri saya dari kegelapan yang membuat diri ini merasa sombong didalam kesesatan dan kesalah pemahaman akan nilai-nilai kebenaran, untuk kemudian menuntunku kepada cahaya yang menyelamatkan yaitu cahaya kebenaran sejati didalam Islam serta keberkahan karena Allah subhanahu wa ta’ala memberikan contoh tauladan sebagai pegangan dalam meniti kehidupan dunia yang sekejap ini yaitu Al-Qur’annulkariim dan hadits serta sunnah rasulullah salallahu alaihi wassalam.

Keberagaman didalam kesatuan, ke-bhineka-an dalam ke-manunggal-an, bhineka yang ika menumbuhkan kenyamanan dan kedamaian berkehidupan di negara ini, walaupun di suatu saat dan tempat tertentu harus diakui bahwa ada pula riak-riak ketidak selarasan di beberapa hal kecil bidang kehidupan bermasyarakat dan kehidupan ber-negara, hal ini justru membuat kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia tampil indah bagaikan riak biru ombak di tepi lautan

Kebahagiaan inilah yang kemudian menuntun saya untuk sedapat mungkin secara baik, menyusun satu-dua kumpulan pengalaman tentang ‘dialog iman saya’ yang adalah seorang muallaf, yaitu seorang kristiani yang kemudian menerima hidayah kebenaran Islam untuk menjadi seseorang yang memeluk agama Islam.

Dan untuk kemudian pengalaman tersebut dituliskan sebagai sebuah kesimpulan sederhana yang insya Allah dapat memberikan suatu manfa’at bagi semua saudara yang membacanya, baik para pembaca yang datang dari lingkup persaudaraan muslimin dan muslimat, ataupun dari saudara-saudara non muslim.

Saya sungguh-sungguh memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala di dalam do’a.

Saya pun berusaha dengan segala kemampuan, dan dengan berdasar pada sumber referensi penelaahan yang valid dan terbukti keabsahannya, di samping itu juga disertai dengan pengetahuan dan pemahaman saya yang didapat dari pengalaman saat saya belajar alkitab, saya juga berusaha dengan sekuat tenaga  untuk menggunakan bahasa tulisan  dan tatanan kata yang umum dan biasa dipakai didalam kehidupan bersosialisasi sehari-hari.

Saling bersandingnya tulisan pemahaman yang saya ajukan dengan mencantumkan kutipan ayat bible dan kemudian ada beberapa titik pemahaman yang saya runut kepada petunjuk dari ayat Al-Qur’annul kariim di dalam tulisan  ini, kiranya tidak ditafsirkan sebagai suatu perbuatan  untuk “membanding-bandingkan ayat Al-Qur’an dengan ayat bijble”.

Dengan begitu, tulisan tentang pemahaman seorang muallaf ini pada intinya bukanlah tulisan yang ditulis untuk tujuan menghina salah satu iman kepercayaan agama selain Islam.

Sama sekali bukan.

Tulisan ini bukanlah tulisan yang berisikan hal-hal yang merendahkan atau melecehkan salah satu agama di tanah republik ini, atau bahkan lebih dari itu, tulisan ini bukanlah tulisan yang berisikan pendapat atau pemikiran pribadi beralaskan pada suatu kepentingan yang pada akhirnya dapat menjadi pemicu pemikiran dan tindakan intoleransi dan profokasi yang ujung-ujungnya akan memecah belah kesatuan dan kerukunan antar umat beragama di negeri ini.

Semoga Allah subhana wa ta’ala meridhoi agar  tulisan ini benar-benar ditulis sebagai gambaran rasa syukur dan sukacita seorang muallaf yang menjadi lebih sayang kepada semua saudaranya non muslim, dan kiranya nampak pada kenyataannya bahwa seorang muallaf adalah seseorang yang telah merasakan karunia hidayah dari Allah subhana wa ta’ala, untuk kemudian membuka pengertian dan pengetahuan nya akan inti dari kitab suci yang selama ini dipercayai dan dipelajarinya.

Hidayah Allah subhanahu wa ta’ala melalui terbukanya mata hati dan pengertian akan kitab suci dari seorang muallaf inilah, yang akan bersama-sama kita baca di dalam tulisan ini, dan semoga pula dapat menjadi masukan pengetahuan bagi saudara-saudara  kaum muslimin dan muslimat, sehingga menjadikan suatu cara pandang baru dalam melihat keimanan dan pemikiran keagamaan saudara-saudara kita non muslim, dalam hal ini secara lebih khusus, saudara umat Kristian dan saudara umat katholik dari sisi pandang saudara muallafnya yang bertoleransi didalam pandangan bernegara di Indonesia ini, pandandangan filosofi Negara kita, Pancasila.

Kiranya tidaklah menjadi sesuatu yang menyakiti hati pembaca yang bukan beragama Islam apabila membaca tulisan ini, dikarenakan tiada maksud penulis untuk menyakiti hati atau menyinggung perasaan pembaca yang non muslim disaat membaca tulisan ini,

Tulisan ini hanyalah sebagai penyampai rasa sayang sebagai saudara yang telah menerima keberkahan Allah subhana wa ta’ala melalui “kasih yang sempurna” yaitu kasih sayang Allah SWT melalui agama Islam.

Saudara ku pembaca,
Berulang-ulang kali telah saya sampaikan, baik didalam video maupun tulisan saya, bahwa setiap paparan saya adalah suatu penyampaian pengalaman saya sebagai muallaf kepada saudara muslimiin dan muslimat tentang pemahaman dan hasil riset saya terhadap ayat-ayat alkitab yang untuk kemudian menuntun saya untuk menerima dan mengucapkan dua kalimat suci syahadat.

Seluruh paparan saya yang meilibatkan ayat-ayat alkitab, sekali lagi, bukanlah untuk memperbandingkan agama Islam dan Kristen atau Katolik, melainkan – ayat-ayat alkitab tadi saya haturkan sebagai gambaran riset saya sebelum saya mengucapkan dua kalimat suci syahadat.

Seperti pada saat saya membaca dua ayat Al-Qur’annul kariim diatas.
Surat Al-Baqarah ayat 2 dan Surat As-Shaff ayat 6.

Pada saat saya membaca kedua ayat suci Al-Qur’an di atas, maka tergeraklah hati saya untuk (sedapat mungkin) mencari bukti yang baik, dan yang pada awalnya saya berkeinginan untuk membuktikan bahwa kedua ayat Al-Qur’an di atas tadi tidaklah benar.

Namun sebaliknya.
Saya menemukan kebenaran yang ‘terlewati’ didalam alkitab, tentang esensi ayat didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 1, kitab Yohanes pasal 14 ayat 16, dan kitab Yohanes pasal 16 ayat 13, dan masih banyak ayat-ayat lain yang pada dasarnya mengandung penjelasan tentang : “Akan datangnya seorang utusan dan hamba Allah setelah Yesus Kristus”.

Pada akhir dari kata pembuka ini ingin saya sampaikan dengan segala kerendahan hati bahwa, saya menampilkan pemaparan ini adalah sebagai cerita saya (Kainama) yang adalah pengalaman pribadi saya, dan bukanlah, sekali lagi, bukanlah, untuk menjadi bahan perdebatan agama antara Islam dan Kristen.

Kalaupun ada di antara saudara Kristen atau Katolik yang tidak setuju dengan tulisan atau paparan saya di dalam video saya, saya sangat menerima hal tersebut dengan terbuka dan juga saya akan menghormati dan menghargai pendapat dari saudara-saudara Kristen dan Katolik yang tidak setuju.

Saya tidak mau berdebat.
Saya meng-imani Surat Al-Baqarah ayat 2 dan Surat As-Shaff ayat 6.
Dan saya mendapati kebenaran ayat tersebut didalam ayat-ayat alkitab.
Itu adalah saya.

Jika saudara Kristen dan Katolik keberatan, itu adalah hak saudara.
Karena kita hidup sekarang ini didalam bingkai Negara Demokrasi Republik Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika Berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 yang saling menghormati pendapat orang lain.

Hormat saya,

Kainama.


Pendapat Kainama Tentang Nama Ahmad Pada Kitab Yesaya 42:1.

יְשַׁעְיָהוּ
א  הֵן עַבְדִּי אֶתְמָךְ-בּוֹ, בְּחִירִי רָצְתָה נַפְשִׁי; נָתַתִּי רוּחִי עָלָיו, מִשְׁפָּט לַגּוֹיִם יוֹצִיא.

(Dibaca dari kanan ke kiri).
“hen abdii etmakh-bo, behiirii ratstah nafsii ; natatii ruhii alii misfit lagoyim iittsii”.

Kitab Yesaya pasal 42 ayat 1 :
Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

KVJ.
“Behold, My Servant, whom I uphold; My chosen one in whom My soul delights. I have put My Spirit upon Him; He will bring forth justice to the nations.

Pemahaman (menurut Kainama) tentang beberapa kata penting didalam ayat ini adalah :

1. Hamba Allah, yang didalam ayat di atas tertulis dalam bahasa Ibrani nya adalah עבדי abdi (dengan menggunakan huruf ‘ayin), abdi Allah atau Abdullah عبدالله

2. Disebutkan abdi Allah ini adalah אתמך atau etmakh’.

3. Disebutkan bahwa ‘etmakh’ ini adalah abdi Allah yang dicurahkan kepada nya yaitu רוּחִי עָלָיו atau terbaca ‘ruhi alii’, Allah mencurahkan ‘roh’ kepada ‘etmakh’.

4. Dan ‘etmakh’ ini melakukan pengajaran ‘sentences’ atau yang pada ayat di atas tertulis sebagai משפט (misfat yang didalam bahasa Ibrani itu, bahasa inggrisnya sentence).

5. Dan pada bagian akhir ayat tertulis לַגּוֹיִם יוֹצִיא (lagoyiim yotsii), yang artinya ‘go to nations’, atau ‘pergi kepada bangsa-bangsa’, ‘kepada bangsa-bangsa’.

6. Dari beberapa pegangan kata diatas, maka tidaklah berkelebihan jika kita mendapatkan gambaran tentang Yesaya pasal 42 ayat 1 ini sedemikian :

“Hamba Allah atau Abdi Allah (Abdullah) ‘etmakh’ mendapatkan curahan ‘roh’ dari Allah untuk mengajarkan hukum Allah kepada bangsa-bangsa”, atau didalam bahasa Ibrani nya terbaca אלוהים חוק   “khukh ellohim”.

Dan pemahaman saya berikutnya adalah, dari apa yang tertulis didalam kitab Matius pasal 12 ayat 17 dan 18 :

supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
“Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.

KJV.
that it might be fulfilled which was spoken by Isaiah the prophet, saying:
Behold my servant, whom I have chosen; my beloved, in whom my soul is well pleased: I will put my spirit upon him, and he shall shew judgment to the Gentiles

Hebrew Bible.
הן עבדי בחרתי בו ידידי רצתה נפשי נתתי רוחי עליו ומשפט לגוים יוציא׃

Teks asli kitab Bible

Ma’afkan saya sejenak,
Apakah saudara Kristian meng-imani bahwa kitab Yesaya pasal 42 ayat 1 itu firman Tuhan yang sungguh ?

Dan apakah Matius pasal 12 ayat 17 dan 18 itu juga firman Tuhan yang sungguh ?

Jika iya,
Dengan segala kerendahan hati dan permohonan ma’af,

Mengapa Tuhan berbeda dalam mengutip kata-kata Nya sendiri ? (Astaghfirullah Al adziim, Naudzubillahil min dzaliik).

Didalam Yesaya tertulis ‘hen avdii etmakh’ tetapi didalam Matius tertulis ‘hen avdii baharatii’ (atau ‘bahartii)  בחרתי ?

Didalam Yesaya versi King James tertulis “whom I uphold”, tetapi didalam Matius tertulis “whom I have chosen” ?

Yang manakah yang benar ?

Dan lagi selanjutnya, apa yang menurut saya adalah informasi tentang Rasulullah menurut Yesus sebagaimana yang tertulis didalam Bible, yang saya ajukan didalam paparan saya seperti yang tertulis didalam sKitab Yohanes pasal 14 ayat 17 :

yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

KJV.
the Spirit of truth, whom the world cannot receive, because it neither sees Him nor knows Him; but you know Him, for He dwells with you and will be in you.

Hebrew Bible.
כה־אמר יהוה למשיחו לכורש אשר־החזקתי בימינו לרד־לפניו גוים ומתני מלכים אפתח לפתח לפניו דלתים ושערים לא יסגרו׃

Dan juga seperti apa yang tertulis didalam Kitab Yohanes pasal 16 ayat 13 :
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran ; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

KJV.
However, when He, the Spirit of truth, has come, He will guide you into all truth; for He will not speak on His own authority, but whatever He hears He will speak; and He will tell you things to come.

Hebrew Bible.
ורוח האמת בבאו הוא ידריך אתכם אל כל האמת כי לא ידבר מעצמו כי אם אשר ישמע ידבר והאתיות יגיד לכם׃

Teks asli kitab Bible

Beliau Yesus didalam Bible selalu mengatakan dan menekan kan, bahwa yang akan datang setelah beliau adalah ‘roh kebenaran’  ורוח האמת (terbaca : ruah ha’amat) ‘roh – amat’, dan bukan ‘roh kudus’ atau רוח קודש  ‘ruah – khodes’ sebagaimana yang selalu diklaim oleh saudaraku Kristian.

Didalam kitab Perjajian Baru, kata ‘Roh Kudus’ dalam bahasa Yunani nya adalah πνεῦμα ἅγιον (terbaca : pneuma hagion atau pneuma hogion), sedangkan kata ‘roh kebenaran’ yang terdapat didalam Yohanes 14 dan 16 dalam bahasa Yunani nya adalah πνεῦμα τῆς ἀληθείας (terbaca : pneuma tes aletheias).

Sekali lagi,
Kata ‘roh kudus’ didalam bahasa Ibrani nya adalah ‘ruah ha khodesh’ dan kata ‘roh kebenaran’ adalah ‘ruah ha amat’.

Mari bedakan, dengan hati terbuka dan kejujuran.
Apakah beliau yang mulia Yesus tidak tau membedakan ; mana yang ‘ruah ha khodesh’ dan mana yang ‘ruah ha amat’ ?

Berbeda bukan ?

Karena sangatlah jelas sekali tertulis dalam Bible, bahwa Yesus tidak pernah menjanjikan yang akan datang setelah beliau adalah ‘roh kudus’ melainkan ‘roh kebenaran’, karena beliau Yesus didalam kitab Yohanes pasal 20 ayat 22 telah ‘menghembuskan roh kudus’ kepada murid-muridnya.

Yohanes 20:22
Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus

KJV.
And when He had said this, He breathed on them , and said to them, “Receive the Holy Spirit.

Hebrew Bible.
ויהי בדברו זאת ויפח בהם ויאמר אליהם קחו לכם את רוח הקדש׃

Textus Receptus 1955.
καὶ τοῦτο εἰπὼν ἐνεφύσησεν καὶ λέγει αὐτοῖς Λάβετε πνεῦμα ἅγιον·

Teks asli kitab Bible

Sungguh,
Yesus adalah seseorang yang sangat baik karena telah menunjukan dengan jelas bahwa beliau membedakan antara ‘roh kudus’ dengan ‘roh kebenaran’.

Menurut informasi yang sangat valid dari Yesus sendiri bahwa yang akan datang itu adalah ‘ruah ha amat’ – ‘amat’ – ‘roh amat’ – dan bukan ‘ruah ha khodesh’.

Allahu Akbar !
Yesus mengabarkan kedatangan Rasulullah shalallahu alaihi wa salaam.

Ma’af,
Kita kembali kepada ayat yang menjadi inti masalah dari statement Kainama, tentang ayat Yesaya pasal 42 ayat 1.

Inti masalah nya adalah pada kata :

1. uphold, didalam bahasa Ibrani adalah : לקיים Terbaca : lekhi’im

2. hold atau pegang, didalam bahasa Ibrani nya adalah : להחזיק (terbaca : lehhatzikh).

3. Dan kata ‘keep’ atau yang di-Indonesia-kan menjadi ‘tetap berpegang teguh’ itu bahasa Ibrani nya adalah לשמור (terbaca : leshemor).

Sedangkan אתמך (terbaca : etmakh) artinya : with you.

Sedangkan didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 6 tertulis :
Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

King James Bible.
I the LORD have called thee in righteousness, and will hold thine hand, and will keep thee, and give thee for a covenant of the people, for a light of the Gentiles;

Hebrew Bible.
אֲנִ֧י יְהוָ֛ה קְרָאתִ֥יךָֽ בְצֶ֖דֶק וְאַחְזֵ֣ק בְּיָדֶ֑ךָ וְאֶצָּרְךָ֗ וְאֶתֶּנְךָ֛ לִבְרִ֥ית עָ֖ם לְאֹ֥ור גֹּויִֽם׃

Didalam ayat ke-enam pasal 42 kitab Yesaya, timbul lagi kata ‘hold’ atau ‘pegang’. Tetapi kata ‘hold’ disini – didalam bahasa Ibrani nya – justru dipakai kata וְאַחְזֵ֣ק (terbaca : veahtzekh, yang adalah bersumber dari kata memegang yang asli yaitu  להחזיק – lehhatzikh – dan bukan אתמך – terbaca : etmakh.

Singkatnya,
Kata ‘hold’ atau ‘pegang’ atau ‘uphold’ atau ‘memegang’ pada kitab Yesaya pasal 42 ayat 1 didalam bahasa Ibrani nya menggunakan kata ‘etmakh’ yang artinya ‘with you’, sedangkan pada ayat 6 dipakai kata bahasa ibrani menggunakan kata yang sesungguhnya untuk kata ‘pegang’ atau ‘uphold’ yaitu ‘lehhatzekh’.

Dan ternyata, kata ‘etmakh’ ini, memang hanya diketemukan satu kali didalam seluruh tulisan kitab Torah, Nevi’im, dan Kethubvi’im.

Hanya satu kali !

Kata ‘etmakh’ hanya ada di kitab Yesaya pasal 42 ayat 1.

Tidak ada lagi di ayat lain, di seluruh kitab Torah, Nevi’im, Khethubvi’im.

Ada ratusan ayat didalam Torah – Nevi’im – Kethubvi’im yang terdapat kata ‘pegang’ atau ‘hold’ atau ‘uphold’.

Tetapi, semua kata ‘pegang’ – ‘memegang’ – ‘berpegang’ – ‘hold’ – ‘uphold’ – ‘keep’ – kesemuanya tidak ada yang menggunakan kata bahasa Ibrani ‘etmakh’ melainkan ‘lekhi’im’ – ‘lehhatzikh’ – atau ‘leshemor’.

Hebrew Bible.
כה־אמר יהוה למשיחו לכורש אשר־החזקתי בימינו לרד־לפניו גוים ומתני מלכים אפתח לפתח לפניו דלתים ושערים לא יסגרו׃

Hebrew Bible diatas berasal dari Kitab Yesaya pasal 45 ayat 1 :
Beginilah firman TUHAN: “Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:

Hebrew Bible diatas berasal dari Kitab Yesaya pasal 45 ayat 1 :

Beginilah firman TUHAN: “Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:

King James Bible.
Thus saith the LORD to his anointed, to Cyrus, whose right hand I have holden, to subdue nations before him; and I will loose the loins of kings, to open before him the two leaved gates; and the gates shall not be shut;

Didalam ayat ini kata ‘pegang’ atau ‘held’ atau ‘hold’ atau perfect past tense nya adalah ‘holden’, bahasa Ibrani nya menggunakan kata הֶחֱזַ֣קְתִּי – terbaca : ‘hehetzekhti’ – yang adalah kata bentukan dari kata dasar ‘lehatzikh’, kata bahasa Ibrani yang baku untuk ‘hold’ atau ‘pegang’.

Disaat saya mendapati turutan tulisan pada ayat-ayat diatas, maka saya, sekali lagi saya, mendapatkan kesimpulan bahwa tulisan ayat ‘yang Ku pegang’ tidaklah hanya ada pada Yesaya pasal 42 ayat 1, melainkan juga ada di Yesaya pasal 45 ayat 1.

Saya, sekali lagi saya, sempat berkesimpulan bahwa ‘etmakh’ yang tertulis didalam kitab Yesaya 42 ayat 1 itu adalah ‘Koresh al-masih’ atau ‘Koresh kristus’ (karena didalam bahasa Ibrani nya tertulis : למשיחו לכורש atau terbaca “lemashihu lekoresh”), namun ternyata : BUKAN.

Mari kita lihat kitab Yesaya pasal 45 ayat 1 :
Beginilah firman TUHAN: “Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:

‘Koresh yang di-urapi’, atau ‘Koresh al-masih’, atau ‘Koresh kristus’ (karena arti kata ‘mesiah’ atau ‘al-masih’ atau ‘kristus’ adalah : ‘the anointed one’ atau ‘yang di-urapi’), adalah seseorang yang ‘di-urapi’ Tuhan dan di ‘pegang tangan nya’ untuk membebaskan bangsa Israel yang saat itu menjadi tawanan di kerajaan nya, dengan mebuka pintu-pintu gerbang bagi kebebasan bangsa tawanan yaitu bangsa Israel.

“Ketika Babilonia menaklukkan Yudea tahun 586 SM, mereka memboyong orang Yudea ke Babilonia. Tetapi lima puluh tahun kemudian, sesudah Koresh menaklukkan Babilonia, dia beri izin orang-orang Yahudi kembali ke kampung halamannya. Kalau tidak karena Koresh, rasanya orang-orang Yahudi akan musnah sebagai kelompok yang terasing pada abad ke-5 SM”
(Sumber : Media.isnet.org/iptek/100/Cyrus.html).

Koresh bukanlah seseorang yang ‘dipegang tangan nya’ oleh Tuhan untuk mengajarkan hukum-hukum Tuhan, hukum-hukum Allah kepada bangsa-bangsa.

Saya, sekali lagi saya, mengambil kesimpulan dari ayat ini bahwa : kitab Yesaya pasal 42 ayat 1 bukanlah menunjuk kepada Koresh.

Lalu, marikita lihat lagi ayat berikutnya.
Kitab Yesaya pasal 22 ayat 20 sampai 23 :
22:20
Maka pada waktu itu Aku akan memanggil hamba-Ku, Elyakim bin Hilkia:22:21 

Aku akan mengenakan jubahmu kepadanya dan ikat pinggangmu akan Kuikatkan kepadanya, dan kekuasaanmu akan Kuberikan ke tangannya; maka ia akan menjadi bapa bagi penduduk Yerusalem dan bagi kaum Yehuda.
22:22         

Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
22:23   

Aku akan memberikan dia kedudukan yang teguh seperti gantungan yang dipasang kuat-kuat pada tembok yang kokoh; maka ia akan menjadi kursi kemuliaan bagi kaum keluarganya.

Elyakim bin Hilkia, ternyata juga bukanlah menunjuk pada tokoh ‘etmakh’ yang tertulis didalam Yesaya pasal 42 ayat 1, karena beliau orang suci Elyakim diutus hanya bagi penduduk Yerusalem, kaum Yehuda, keturunan Daud, dan keluarga beliau.

Orang suci Elyakim bin Hilkia, bukanlah orang yang diutus Tuhan untuk mengajarkan hukum-hukum Tuhan bagi bangsa-bangsa.

Kemudian, Kitab Yesaya pasal 42 ayat 1, sepertinya juga bukanlah membicarakan nabi Yakub.Karena kitab Yesaya diperkirakan ditulis pada tahun antara 700 SM sampai tahun 680 SM (sumber : sabda.org/sejarah/artikel/pengantarfulllifeyesaya.htm), sedangkan nabi Yakub hidup antara tahun 1750 SM sampai tahun 1570 SM. “Tradisi tentang Yakub terhimpun selama beberapa abad, namun sejauh dapat diperkirakan bahwa Yakub adalah pribadi historis, agaknya ia hidup pada periode antara 1750 dan 1570 SM.
(sumber : alkitab.sabda.org).

Kitab Yesaya pasal 43 ayat 1 sampai ayat 28 :

43:1
Tetapi sekarang, beginilah firman TUHAN yang menciptakan engkau, hai Yakub, yang membentuk engkau, hai Israel: “Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.

43:2     
Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.         

43:3 
Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu. Aku menebus engkau dengan Mesir, dan memberikan Etiopia dan Syeba sebagai gantimu.        

43:4      
Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.    

43:5        
Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat.      

43:6 
Aku akan berkata kepada utara: Berikanlah! dan kepada selatan: Janganlah tahan-tahan! Bawalah anak-anak-Ku laki-laki dari jauh, dan anak-anak-Ku perempuan dari ujung-ujung bumi,             

43:7   
semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!”          

43:8   
Biarlah orang membawa tampil bangsa yang buta sekalipun ada matanya, yang tuli sekalipun ada telinganya!          

43:9           
Biarlah berhimpun bersama-sama segala bangsa-bangsa, dan biarlah berkumpul suku-suku bangsa! Siapakah di antara mereka yang dapat memberitahukan hal-hal ini, yang dapat mengabarkan kepada kita hal-hal yang dahulu? Biarlah mereka membawa saksi-saksinya, supaya mereka nyata benar; biarlah orang mendengarnya dan berkata: “Benar demikian!”   

43:10       
“Kamu inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.     

43:11            
Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.

43:12 
Akulah yang memberitahukan, menyelamatkan dan mengabarkan, dan bukannya allah asing yang ada di antaramu. Kamulah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan Akulah Allah.           

43:13            
Juga seterusnya Aku tetap Dia, dan tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku; Aku melakukannya, siapakah yang dapat mencegahnya?”

43:14            
Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Oleh karena kamu Aku mau menyuruh orang ke Babel dan mau membuka semua palang-palang pintu penjara, dan sorak-sorai orang Kasdim menjadi keluh kesah.

43:15            
Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel.”

43:16   
Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat,         

43:17   
yang telah menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang, juga tentara dan orang gagah–mereka terbaring, tidak dapat bangkit, sudah mati, sudah padam sebagai sumbu–,

43:18            
firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!

43:19 
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.          

43:20            
Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku;

43:21            
umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku.”

43:22            
“Sungguh, engkau tidak memanggil Aku, hai Yakub, dan engkau tidak bersusah-susah karena Aku, hai Israel.

43:23            
Engkau tidak membawa domba korban bakaranmu bagi-Ku, dan tidak memuliakan Aku dengan korban sembelihanmu. Aku tidak memberati engkau dengan menuntut korban sajian atau menyusahi engkau dengan menuntut kemenyan.

43:24            
Engkau tidak membeli tebu wangi bagi-Ku dengan uang atau mengenyangkan Aku dengan lemak korban sembelihanmu. Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu.

43:25            
Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.

43:26            
Ingatkanlah Aku, marilah kita berperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!

43:27            
Bapa leluhurmu yang pertama sudah berdosa, dan jurubicaramu telah memberontak terhadap Aku.

43:28            
Jadi Aku terpaksa menajiskan pemimpin-pemimpin tempat kudus, dan terpaksa menyerahkan Yakub untuk ditumpas dan Israel untuk dinista.”

Menurut kitab Yesaya pasal 43 :
Yakub, bukanlah ‘etmakh’ sebagaimana yang tertulis didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 1, disebabkan karena pada pasal bacaan utuh ini diterangkan bahwa, “Yakub adalah seseorang yang beliau bersama seluruh keturunan nya ‘mendapatkan’ atau ‘diberikan’ pengampunan oleh Tuhan, oleh Allah, dan Tuhan lah yang mengumpulkan kembali keturunan Yakub yang tercerai-berai diantara bangsa-bangsa, lalu dikumpulkan kembali oleh Tuhan di tanah yang diberikan Tuhan kepada Yakub”.

Mohon dibaca Yesaya pasal 43 ayat 24 :

Engkau tidak membeli tebu wangi bagi-Ku dengan uang atau mengenyangkan Aku dengan lemak korban sembelihanmu. Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu

Didalam ayat ini justru dikatakan Tuhan bahwa Yakub ‘memberati’ Tuhan dengan dosa. Yakub ‘menyusahkan’ Tuhan dengan kesalahan.

Lalu pada ayat nya yang ke 28 :

Jadi Aku terpaksa menajiskan pemimpin-pemimpin tempat kudus, dan terpaksa menyerahkan Yakub untuk ditumpas dan Israel untuk dinista.”

Pada ayat 28, Tuhan berkata bahwa :
“Tuhan terpaksa menajiskan…….”

Menurut saya,
Yakub bukanlah ‘etmakh’ pada kitab Yesaya pasal 42 ayat 1.

Daud.
Juga menurut saya,
Daud bukanlah ‘etmakh’ pada kitab Yesaya pasal 42 ayat 1.

Mari kita membaca kitab Yesaya pasal 7 ayat 13 sampai 15 :

7:13
Lalu berkatalah nabi Yesaya: “Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga?

7:14
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

7:15   
Ia akan makan dadih dan madu sampai ia tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik,

Justru didalam kitab Yesaya pasal 7 ini kita melihat bahwa : “keluarga Daud adalah keluarga yang ‘melelahkan Tuhan’, (ayat 13).
Dan dari keturunan Daud, Tuhan akan memberikan tanda yaitu : tanda lahirnya seorang anak laki-laki yang diberi nama Imanuel (Imanuel atau Immanuel adalah sebuah nama yang berasal dari bahasa Ibrani עִמָּנוּאֵל “”El” atau Allah beserta kita”. Nama ini terdiri dari dua kata Ibrani: אל El, artinya Allah dan עמנו Immanu, artinya “beserta kita”, “bersama kita” atau “dengan kita).

Imanuel didalam bahasa Arab nya adalah “innallaha ma ‘ana” إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا       

(Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 40).
Anak keturunan Daud ini – menurut kitab Yesaya pasal 7 ini – akan memiliki tanda : anak yang sebelum masa baligh akan memakan ‘dadih’ (dadih/da·dih/ n air susu sapi, kerbau, dan sebagainya yang pekat atau dikentalkan; – sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia) atau yang kita kenal dengan ‘yoghurt’, dan juga anak itu akan makan atau minum ‘madu’.

Lagi, lagi, dan lagi, menurut saya, Seturut denga kitab Yesaya, bahwa Daud bukanlah yang dituliskan ‘etmakh’ didalam kitab Yesaya pasal 42 ayat 1.

Bagaimana dengan Musa ?
Musa adalah hamba Tuhan yang membawa hukum Taurat – yang kemudian diajarkan oleh beliau Musa kepada bani Israel, dan bukan ‘etmakh’ yang akan, sekali lagi – akan, mengajarkan hukum-hukum Tuhan kepada bangsa-bangsa.

Kembali kepada kitab Yesaya pasal 42 ayat 1 menurut tulisan pada gulungan kitab laut mati.
Musa, tidak bisa dipadankan dengan ‘etmakh’.
Mohon ma’af.


TULISAN INI DIULAS JAUH LEBIH MENARIK DI BAGIAN-2:

PENEMUAN TERBARU: NAMA NABI MUHAMMAD TERTERA ASLI DI BIBLE || Eksklusif Ust. Kainama (Part 2)


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


Silahkan dibaca artikel menarik kami lainnya berjudul:

300 ORANG SUKU TAU TAA WANA BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM

Hubungi kami:
MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
HOTLINE-1: +62 8233-121-6100 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-2: +62 8233-735-6361 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-3: +62 8571-048-3731 (WhatsApp, Call, SMS)

Chat WA:
wa.me/6282331216100
wa.me/6282337356361

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com
Webwww.ayasofya.id
Facebook: mualaf center aya sofya
Instagram: aya sofya indonesia

ADDRESS:
– Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
– Jl. Tugu Raya No. 8 Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


ANDA INGIN MEMBANTU KAMI DALAM PROGAM MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI:
MUALAF CENTER AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-00-4040-12
An. Yayasan Thoriqussalam Indonesia QQ Aya Sofya Indonesia
———-
– Kode BANK MANDIRI: 008
– Kode SWIFT BANK MANDIRI (Jika Transfer Dari Luar Negeri): BMRIIDJA


Inilah Channel Unggulan Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia:

Mualaf Center Aya Sofya

MATAHARI TERBIT DI ATAS PEGUNUNGAN DONGGALA // Kisah Satu Desa Murtad Masuk Kristen

Inilah sebuah kisah dan catatan perjalanan kami di pedalaman Donggala, kepada suku Da’a. Suku Da’a merupakan suku nomaden yang mendiami Sulawesi Tengah dan perbatasan Sulawesi Barat. Mereka bermukim di kawasan hutan dan pegunungan, terutama di gunung Gawalise. Suku ini merupakan salah satu dari kelompok sub-suku Kaili.

Sebelumnya agama nenek moyangnya adalah Islam, namun setelah kedatangan misionaris kristen dan kurangnya kepedulian kita dengan saudara seiman kita, suku Da’a, sehingga mereka murtad masuk Kristen.

Terlebih banyaknya fasilitas-fasilitas seperti gereja, tempat pendidikan kristen yang dibuat oleh misionaris, sehingga menjadikan suku Da’a murtad dan memeluk Kristen keseluruhan di kampung tersebut.

Kisah Perjuangan Suku Da’a Untuk Memerangi Pemurtadan.

Kini tercatat ada belasan gereja yang dibangun di sana, namun Alhamdulillah masih ada kepedulian tokoh masyarakat setempat. yakni Habib sholeh yang biasa dipanggil habib rotan. Beliau mendakwahkan dan mengajak suku Da’a yang ada di kampung tersebut untuk masuk Islam, sehingga atas ijin Allah kini menjadi 20% orang suku Da’a (di kampung tersebut) yang masuk Islam (Mualaf).

Kini diteruskan oleh pemuda peduli mualaf dan IZI (Lembaga Zakat setempat) untuk meneruskan perjuangan habib rotan. Di samping itu mereka juga mengajak kerja sama Mualaf Center aya sofya untuk mengatur strategi dakwah menghadaoi kaum misionaris kristen.

Akhirnya mualaf center aya sofya dan Ust. Insan Mokoginta ke sana, atas undangan pemuda peduli mualaf untuk membantu program mereka yaitu mendakwahkan dan memperkuat akidah Islam mereka. apalagi sangat membutuhkan ilmu tentang kristologi atau ilmu perbandingan agama islam dengan kristen. Yang di mana itu dapat menjadikan bekal untuk para da;i dan masyarakat setempat, khususnya suku Da’a.

Tapi ada yang sangat memprihatinkan, yakni bangunan saung popa guru atau biasa disebut dengan warga setempat yaitu tempat belajar, yang diberi nama langsung oleh salah satu tokoh setempat sana yaitu habib rotan. Kini sudah digunakan untuk aktivitas keagamaan bahkan juga sholat jamaah dan sholat jum’at. sangat disayangkan tempatnya masih belum layak, mereka berharap tempat tersebut dapat menjadi masjid atau layak disebut tempat ibadah yang sebenarnya.

Dan kami, team mualaf center AYA SOFYA Indonesia yang dipimpin langsung oleh ust. Insan Ls Mokoginta beserta rombongan dari pemuda peduli mualaf, memberikan inisiatif ilmu kristologi, semoga dengan adanya kedatangan kami dapat menajdikan wasilah kepada para mualaf yang ada di pedalaman gunung gawalise atau dikenal dengan sebutan suku Da’a.


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


Silahkan dibaca artikel menarik kami lainnya berjudul:

300 ORANG SUKU TAU TAA WANA BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM


Hubungi kami:
MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
HOTLINE-1: +62 8233-121-6100 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-2: +62 8233-735-6361 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-3: +62 8571-048-3731 (WhatsApp, Call, SMS)

Chat WA: wa.me/6282337356361

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com
Webwww.ayasofya.id

ADDRESS:
– Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
– Jl. Tugu Raya No. 8 Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
– Puncak Buring Indah Q8, Citra Garden City, Kota Malang, Jawa Timur.


ANDA INGIN MEMBANTU KAMI DALAM PROGAM MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI:
MUALAF CENTER AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-00-4040-12
An. Yayasan Thoriqussalam Indonesia QQ Aya Sofya Indonesia
———-
– Kode BANK MANDIRI: 008
– Kode SWIFT BANK MANDIRI (Jika Transfer Dari Luar Negeri): BMRIIDJA

==========

MOHON DIBANTU SHARE, Semoga Menjadi Ladang Amal Kebajikan Bagi Kita Semuanya.

Karena Aku Pengikut Yesus, Maka Aku Masuk Islam

Mantan Misionaris Kriten: Drs. H. Wakhid Rosyid (Willibrordus Romanus Lasiman) Ketika beragama Katolik, Lasiman bernama baptis Willibrordus, ditambah nama baptis penguatan (kader) Romanus. Jadilah ia dikenal sebagai Willibrordus Romanus Lasiman. Lasiman atau akrab dipanggil Pak Willi. Kegelisahan demi kegelisahan menyerang keyakinannya. Akhirnya ia pun berkelana dari Katolik ke Kristen Baptis, lalu pindah ke Kebatinan Pangestu (Ngestu Tunggil), mendalami kitab Sasongko Jati, Sabdo Kudus, dan lainnya.

Ia juga terjun ke perdukunan dan menguasai berbagai kitab primbon dan ajian. Tujuannya satu, mencari dan menemukan kebenaran hakiki. Ketika bertugas sebagai misionaris di Garut, Allah mempertemukannya dengan Prof Dr Anwar Musaddad, berdiskusi tentang agama. Diskusi inilah yang menuntunnya pada Islam. Allah memberikan hidayah ketika ia berusia 25 tahun.

Karena aku pengikut yesus maka aku masuk Islam.

Lalu, Willi pulang ke Yogya dan berdiskusi dengan Drs Muhammad Daim dari UGM. Akhirnya, 15 April 1980, Willi berikrar dua kalimat syahadat, masuk dalam dekapan Islam dengan nama Wahid Rasyid Lasiman. Sejak itu, Willi tekun mengkaji Islam di pesantren. Dari pesantren inilah, Ia menjadi ustadz yang rajin berdakwah dari kampung k kampung di Sleman, Yogyakarta, hingga pelosok kampung di kaki Gunung Merapi.

Singkat cerita Akhirnya Beliau memantabkan untuk memeluk agama Islam. dan saat ini beliau gemar berdakwah tentang kritologi di daerahnya. Semoga dijadikan istiqomah dalam memeluk agamanya (Islam) dan menjadi pejuang-pejuang islam yang mendakwahkannya di pelosok nusantara bahkan dunia. Aaamiin.


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


Silahkan dibaca artikel menarik kami lainnya berjudul:

300 ORANG SUKU TAU TAA WANA BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM

Hubungi kami:
MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
HOTLINE-1: +62 8233-121-6100 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-2: +62 8233-735-6361 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-3: +62 8571-048-3731 (WhatsApp, Call, SMS)

Chat WA:
wa.me/6282331216100
wa.me/6282337356361

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com
Webwww.ayasofya.id
Facebook: mualaf center aya sofya
Instagram: aya sofya indonesia

ADDRESS:
– Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
– Jl. Tugu Raya No. 8 Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Jawa Barat.


ANDA INGIN MEMBANTU KAMI DALAM PROGAM MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI:
MUALAF CENTER AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-00-4040-12
An. Yayasan Thoriqussalam Indonesia QQ Aya Sofya Indonesia
———-
– Kode BANK MANDIRI: 008
– Kode SWIFT BANK MANDIRI (Jika Transfer Dari Luar Negeri): BMRIIDJA


Inilah Channel Unggulan Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia:

KISAH SEDIH MUALAF: DALAM SATU DESA, HANYA WANITA INI SAJA YANG ISLAM

Ini adalah kisah sedih mualaf dunia, khususnya kisah sedih mualaf Indonesia, datang dari salah satu perempuan ia berasal dari pulau Sulawesi. merupakan salah satu wanita yang taat terhadap agamanya (kristen) bahkan juga merupakan salah satu misionaris.

Kisah sedih sedih mualaf di Indonesia: Bu Sandra, Sulawesi Utara.

Dalam perjalannnya (misinya) sebagai misionaris yakni salah satunya belajar islam. namun bukan untuk mendalaminya malainkan untuk melemahkannya. siapa sangka Allah maha pembolak balik hati. yang awalnya ingin mancari kelemahnnya islam karena sangat bencinya terhadap islam.

Jika anda penasaran dengan videonya, ini adalah video menariknya. Bisa disaksikan di YouTube berikut ini:

Inilah Video Lengkapnya

Justru kuasa Allah ia balikkan hatinya untuk peduli dan hjatuh hati terhadap islam. sehingga ia mantabkan hatinya untuk memeluk agama islam. Qodarullah.. niat baik setlah msuk islam tidak cukup sampai di situ. justru ujian bertubi-tubi kian menghampiri, mulai dari keluarga khususnya suami, dan semua warga kampung membencinya. karena memang di kampung itu 99 persen atau mayoritas bragama nasrani.

Tapi karena kekokohan hati ibu sandra untuk memeluk agama islam. ujian seberat apapun ia tak hiaraukan. ia tetap mantab terhadap islam dan justru dengan mengenal islam, menganal Allah. bu sandra diberikan ketenaggan oleh Allah (itu yang ia rasakan).

Insyaa Allah aya sofya indonesia akan senantisa mengawal bu sandra hingga permasalahnaya teratasi, termasuk membantu dalam segi finansial.


Mualaf Center Nasional AYA SOFYA Indonesia Adalah Lembaga Sosial. Berdiri Untuk Semua Golongan. Membantu dan Advokasi Bagi Para Mualaf di Seluruh Indonesia. Dengan Founder Ust. Insan LS Mokoginta (Bapak Kristolog Nasional).


Silahkan dibaca artikel menarik kami lainnya berjudul:

300 ORANG SUKU TAU TAA WANA BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM


Hubungi kami:
MUALAF CENTER NASIONAL AYA SOFYA INDONESIA
HOTLINE-1: +62 8233-121-6100 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-2: +62 8233-735-6361 (WhatsApp, Call, SMS)
HOTLINE-3: +62 8571-048-3731 (WhatsApp, Call, SMS)

Chat WA: wa.me/6282337356361

Email: ayasofyaindonesia@gmail.com
Webwww.ayasofya.id

ADDRESS:
– Pasar Wisata F2 No. 1, Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
– Jl. Tugu Raya No. 8 Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
– Puncak Buring Indah Q8, Citra Garden City, Kota Malang, Jawa Timur.


ANDA INGIN MEMBANTU KAMI DALAM PROGAM MUALAF INDONESIA?

REKENING DONASI:
MUALAF CENTER AYA SOFYA INDONESIA
BANK MANDIRI 141-00-00-4040-12
An. Yayasan Thoriqussalam Indonesia QQ Aya Sofya Indonesia
———-
– Kode BANK MANDIRI: 008
– Kode SWIFT BANK MANDIRI (Jika Transfer Dari Luar Negeri): BMRIIDJA

==========

MOHON DIBANTU SHARE, Semoga Menjadi Ladang Amal Kebajikan Bagi Kita Semuanya.